Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan nasional usai kerusuhan di sejumlah wilayah. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan, Polri bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar patroli gabungan skala besar secara serentak di seluruh Indonesia. Instruksi ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok perusuh maupun pelaku anarkis. “Seluruh jajaran Polda dan Polres kami minta bergerak cepat. Patroli gabungan TNI-Polri tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi juga hingga tingkat RT/RW. Kami ingin memastikan masyarakat merasa terlindungi di lingkungan rumah, tempat usaha, maupun fasilitas umum,” ujar Wakapolri dalam arahannya di Jakarta, Minggu (31/8/2025). Menurut Dedi, keresahan publik soal isu penjarahan menjadi perhatian serius aparat. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi kerusuhan. “Setiap tindakan kriminal seperti penjarahan dan vandalisme akan ditindak tegas, profesional, dan terukur. Kamtibmas adalah harga mati,” tegasnya. Selain patroli rutin, Polri juga memperketat pengamanan di markas, asrama polisi, dan fasilitas vital negara. Langkah ini, kata Dedi, bukan hanya soal menjaga simbol institusi, tetapi juga melindungi keluarga anggota serta aset negara. Wakapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga pemerintah daerah. “Masyarakat adalah mata dan telinga di lapangan. Laporkan setiap hal yang mencurigakan agar segera bisa kami tindaklanjuti,” ucapnya. Menjawab maraknya isu liar di media sosial, Dedi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi kabar bohong. Ia memastikan aparat tetap bekerja profesional, humanis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. “Jangan panik, jangan percaya hoaks. TNI-Polri siaga penuh, semua tindakan tegas dilakukan demi melindungi rakyat Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, pengamat keamanan nasional dari Universitas Indonesia, Dr. Arif Susanto, menilai patroli gabungan TNI-Polri merupakan strategi tepat untuk meredam potensi kerusuhan lanjutan. Kehadiran aparat, menurutnya, memberi efek psikologis positif bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak kelompok perusuh. Namun ia mengingatkan, operasi keamanan sebaiknya tidak hanya bersifat represif. “Pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka penting agar tidak menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Transparansi informasi juga kunci untuk melawan hoaks,” jelasnya. Dengan patroli rutin, pendekatan persuasif, serta dukungan seluruh elemen bangsa, TNI-Polri optimistis situasi keamanan nasional segera pulih. “Indonesia adalah rumah kita bersama, dan menjadi tugas kami untuk menjaganya,” pungkas Wakapolri.(Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menetapkan tujuh personel Brimob terlibat pelanggaran etik dalam kasus meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis (rantis) saat kericuhan aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025. Kepala Biro Wabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol. Agus Wijayanto, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan adanya dua kategori pelanggaran, yakni pelanggaran berat dan pelanggaran sedang. “Dua personel ditetapkan melanggar pelanggaran berat karena berperan langsung sebagai pengemudi dan pendamping di kursi depan kendaraan taktis. Sementara lima lainnya dijerat pelanggaran sedang karena berstatus sebagai penumpang,” kata Brigjen Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/9/2025). Dua personel yang diduga melakukan pelanggaran berat adalah Kompol K dan Bripka R. Sedangkan lima lainnya yang dikenakan pelanggaran sedang meliputi Briptu D, Aipda M, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J. Agus menegaskan, meski lima personel tersebut tidak mengendalikan laju kendaraan, mereka tetap memiliki kewajiban mengikuti prosedur operasional di lapangan. “Polri berkomitmen memproses kasus ini secara profesional dan transparan. Sidang kode etik untuk pelanggaran berat dijadwalkan Rabu, 3 September 2025, sementara untuk pelanggaran sedang akan digelar pada Kamis, 4 September 2025,” jelasnya. Selain itu, pemeriksaan lanjutan terhadap para personel akan dilakukan pada Selasa, 2 September 2025, sebelum sidang etik dimulai. Polri juga membuka ruang pengawasan bagi Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses penyelidikan. “Kami pastikan tidak ada yang ditutupi. Semua dilakukan sesuai aturan, dan masyarakat dapat memantau transparansi proses ini,” tegas Brigjen Agus. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video insiden rantis Brimob yang melindas korban viral di media sosial dan memicu gelombang simpati serta desakan agar Polri menindak tegas anggotanya. (Agus)
JATENG – Bidikkasusnews.com | PATI – Polresta Pati melalui Sat Samapta melaksanakan patroli Kamtibmas dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pati, Senin (1/9/2025) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Samapta, Ipda Priyono dan diikuti total 28 personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian. Apel persiapan kegiatan dipimpin oleh Wakapolresta Pati, AKBP Petrus P. Silalahi sebelum tim patroli bergerak menyasar sejumlah titik rawan. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran antara lain warkop di wilayah perkotaan, seperti Warkop Mak Semi, Warkop Pojok Joyokusumo, Warkop Maswan, hingga Warkop BL Lima. Selain itu, petugas juga menyambangi sekolah menengah, seperti SMKN 2 Pati dan SMK Banimuslim, untuk memberikan imbauan kamtibmas. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan upaya cipta kondisi dalam menjaga stabilitas keamanan di tahun 2025. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk mencegah potensi tindak kejahatan dan memastikan situasi di Kabupaten Pati tetap kondusif,” ujarnya. Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan bahwa patroli tidak hanya menyasar pusat keramaian, namun juga institusi pendidikan. “Kami juga memberikan imbauan langsung kepada kepala sekolah atau yang mewakili, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekolah,” tegasnya. Menurutnya, kolaborasi dengan warga menjadi kunci utama terciptanya rasa aman. “Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya, apabila ada potensi gangguan segera melapor kepada kepolisian,” tambahnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat. “Dengan total 28 personel gabungan yang diturunkan, patroli dapat berjalan lancar dan maksimal. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali,” kata Kapolresta. Sebagai penutup, Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan komitmennya menjaga kamtibmas. “Kami akan terus melaksanakan patroli secara rutin agar masyarakat merasa nyaman dan kehadiran polisi benar-benar dirasakan,” pungkasnya.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, jajaran Polwan Sat Lantas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan sosial bertajuk Polwan Lantas Menyapa. Aksi peduli ini diwujudkan dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Senin (1/9/2025) pukul 10.00 WITA. Pembagian bantuan dilakukan di dua lokasi, yakni Jl. A. Yani dan Jl. Basuki Rahmat, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Kehadiran Polwan Lantas disambut hangat warga yang tampak antusias sekaligus terharu dengan perhatian yang diberikan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari peringatan seremonial, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. “Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara kami manfaatkan untuk berbagi dan mempererat kebersamaan dengan warga. Kami ingin Polwan Sat Lantas hadir bukan hanya di jalan raya, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat,” ungkapnya. Selain membagikan sembako, Polwan Sat Lantas juga memberikan edukasi ringan tentang keselamatan berlalu lintas. Dengan bahasa yang ramah dan mudah dipahami, para Polwan mengajak warga untuk selalu menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui aksi sosial tersebut, Polwan Sat Lantas Polres HSU menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan pelayanan humanis adalah bagian penting dari tugas kepolisian dalam semangat Polri Presisi.(Agus)
Bidik-kasusnews.com,Jakarta Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., menegaskan langkah tegas untuk menghentikan aksi anarkis dan memulihkan keamanan nasional. Presiden memberi arahan agar setiap tindakan melanggar hukum segera ditindak sesuai aturan. Sejumlah kerusuhan seperti pembakaran dan perusakan dinilai sudah melewati batas penyampaian pendapat. Proses hukum terhadap kasus meninggalnya driver online juga dipastikan berjalan cepat, transparan, dan terbuka untuk diawasi publik. Kapolri mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang dan bersatu menjaga kedamaian bangsa. “Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima… TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” ujar Kapolri, Sabtu (30/8). Wartawan Basori
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Menyikapi viralnya insiden pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama para driver online di wilayah Kabupaten Majalengka, Jumat (29/8/2025) Pertemuan yang berlangsung di rumah makan Saung Eurih Majalengka ini turut dihadiri, para pejabat utama Polres Majalengka dan komunitas ojek online Majalengka. Dalam arahannya, Kapolres Majalengka menyampaikan belasungkawa atas insiden di Jakarta sekaligus memohon maaf atas kejadian yang telah menimbulkan keprihatinan publik. Polri, tegasnya, akan melakukan penyelidikan secara tuntas dan transparan. “Kami turut berduka dan menyampaikan permohonan maaf. Kami berharap seluruh pihak tetap tenang, tidak terprovokasi isu-isu liar, dan mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Majalengka agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres. Sementara itu, perwakilan driver online Majalengka, mengapresiasi langkah Polres Majalengka yang hadir langsung untuk bersilaturahmi. Ia menegaskan bahwa komunitas ojek online di Majalengka berkomitmen menjaga kondusivitas dan tidak akan terpengaruh provokasi. Acara ditutup dengan pembagian sembako kepada perwakilan driver online. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. (Asep Rusliman)
JABAR – Bogor—Bidikkasusnews.com | Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Nirwana Hills, Serpong, pada Rabu (27/8/2025). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial dan bakti kesehatan yang diselenggarakan oleh Dokkes Polri bekerja sama dengan SDM Polda Jabar, Polres Bogor, serta Pemerintah Kabupaten Bogor. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Juang Polri ke-80 yang jatuh pada 21 Agustus 2025 lalu. Selain memberikan layanan kesehatan gratis dan paket bantuan sosial kepada masyarakat, Wakapolri juga melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan SMA unggulan yang menjadi bagian dari ekosistem Garuda. Dalam keterangannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ditujukan untuk mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing tinggi. “Syukur alhamdulillah, hari ini kita bersama Dokkes Polri, SDM Polda Jabar, Polres, dan Pemkab Bogor dapat melaksanakan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, sekaligus meninjau progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol. Dedi. Wakapolri menegaskan, sekolah ini nantinya akan menjadi pusat pendidikan berbasis kepemimpinan dan karakter bagi anak-anak Indonesia dari berbagai daerah. “Insya Allah, sekolah unggulan ini dapat beroperasi tahun depan dan membawa manfaat besar bagi generasi muda Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Saat ini, sudah ada 120 siswa-siswi unggulan yang sedang dididik di Global Leadership School Yogyakarta,” imbuhnya. Kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang digelar kali ini juga menjadi bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya di wilayah Gunung Sindur dan Kabupaten Bogor. “Melalui bakti sosial dan bakti kesehatan ini, Polri ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tutur Komjen Pol. Dedi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Kader Bangsa, komunitas filantropi, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Semoga kehadiran SMA unggulan ini dapat menjadi bagian dari komitmen kita bersama dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia,” pungkasnya. (Kasnadi)
JATENG – Bidikkasusnews.com | Pati – Warga Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, digemparkan dengan penemuan seorang siswi SMP berinisial AAJ (14) yang ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya pada Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar, kemudian dilaporkan oleh Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo (31), kepada pihak kepolisian sekitar pukul 09.00 WIB. Tak lama, anggota Polsek Juwana bersama tim medis dari Puskesmas Juwana langsung menuju lokasi kejadian. Dua saksi turut dimintai keterangan oleh polisi. Kartono (40), warga setempat, mengatakan dirinya ikut memberi tahu perangkat desa saat korban ditemukan, sedangkan menurut Teguh Prasetyo (69), Ketua RW setempat, menyebut korban sempat terlihat murung beberapa hari terakhir. Kapolresta pati melalui Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kami menerima laporan dari Kepala Desa Bakaran Wetan terkait seorang anak perempuan yang ditemukan gantung diri di rumahnya. Anggota langsung mendatangi TKP untuk memastikan kebenaran laporan,” ujarnya. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti antara lain seutas tali pramuka warna putih sepanjang 275 cm, hem warna hitam, dan celana pendek motif ungu. “Semua barang bukti sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan,” terang Kapolsek. Tim medis Puskesmas Juwana melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Hasilnya, terdapat luka jerat melingkar pada leher, patah tulang leher, serta keluarnya cairan tubuh. “Kami juga temukan bekas luka sayatan lama di pergelangan tangan korban, namun luka itu sudah sembuh sehingga tidak terkait dengan kematian,” jelasnya. Kapolsek menegaskan, kematian korban murni akibat gantung diri. “Dari pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Dengan demikian kami pastikan korban meninggal karena gantung diri,” tegas AKP Mudofar. Lebih lanjut, keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi kepada kepolisian. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat. “Kami menghormati keputusan keluarga yang menolak autopsi, sehingga proses selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada keluarga,” ujarnya. AKP Mudofar juga menyampaikan belasungkawa. “Kami dari jajaran Polsek Juwana turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan,” katanya. Ia menambahkan pesan penting kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anak-anak. Jika ada tanda-tanda depresi atau menyendiri, segera komunikasikan dengan keluarga, sekolah, atau laporkan kepada kami untuk segera dicarikan solusi,” pungkas Kapolsek Juwana.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)
Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar – Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI, Sat Pol PP, Dinas Perhungan, Ketua DAD Kabupaten Melawi, Fopad dan panitia Gawai Dayak XVII dan seluruh masyarakat. Hal ini di sampaikannya dalam Syukuran dan pembubaran panitia Gawai Dayak XVII kabupaten Melawi tahun 2025 di kediaman ketua DAD Kabupaten Melawi bpk Drs Kluisen, tampak hadir PJU.Polres Melawi, LO Kodim 1205 stg yang mewakili Danramil Nanga Pinoh, Ketua Panitia Gawai Dayak bpk Drs.H.M.Yamin, Kasatpol PP Kabupaten Melawi, Kadishub atau yg mewakili, Ketua Fopad Kabupaten Melawi dan seluruh panitia gawai dayak XVII melawi tahun 2025, Rabu (27/8/25) “Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh instansi terkait, panitia gawai dayak sehingga setiap kegiatan berjalan aman lancar,” ujar Kapolres Melawi. Keamanan dan kelancaran yang di capai tentu adalah kerja keras semua pihak, selama 3 hari pelaksanaanya tidak ada kejadian yang menonjol, lanjutnya koordinasi selalu di lakukan menjelang pelaksanaanya dan membuat komitmen yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya. “Kami memberikan pelayanan Polri terbaik dalam pengamanannya, kerja sama dengan tujuan situasi kondusif, terima kasih kepada semua pihak,” tegas AKBP Harris. Ketua panitia Gawai Dayak XVII Kabupaten Melawi 2025 dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kerja keras semua pihak yang sangat luar biasa. “Kekompakan dan saliditas yang telah kami bangun bersama sebelumnya kami buktikan dengan keberhasilan dan kesuksesan dalam setiap rangkaian acara Gawai Dayak tahun 2025 ini,” ujar Drs.H.M.Yamin. Sempat merasa pesimis namun dapat di jalankan dengan baik, ia menambahkan keberhasilan semua ini adalah wujud kerja keras di lapangan, Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dishub, Fopad, panitia dan pihak pihak yang telah memberikan kontribusi terbaik sehingga yakin dapat terlaksana dengan baik. “Kerja keras bersama telah kami buktikan dan gawai dayak berjalan dengan baik dan semangat kebersamaan adalah kunci keberhasilannya,” jelasnya. Diakhir kegiatan dilakukan penyerahan piagam dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Melawi dan Panitia Gawai Dayak kepada Kapolres Melawi, Dandim 1205 sintang, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Fopad Kabupaten Melawi. “Wujud penghargaan atas dedikasi luar biasa, kami sampaikan dalam bentuk piagam penghargaan,” pungkas Drs H.M.Yamin Ketua DAD Kabupaten Melawi Drs Kluisen dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerja keras luar biasa yang telah dilakukan semua pihak, saya banyak mendengar dari panitia bahwa petugas keamanan dari hari pertama hingga hari ke tiga bersama panitia selalu pulang hingga pagi hari memastikan situasi terjaga kondusif. “Ini sangat luar biasa, selaku Ketua DAD memberikan apresiasi di bawah pimpinan Kapolres Melawi semua dapat berjalan baik,” terangnya. Harapan ke depannya dalam Gawai Dayak kita akan terus berkoordinasi, keberhasilan tahun ini akan menjadi langkah maju tahun depan dengan prioritas keamanan dan ketertiban masyarakat paling utama. “Kita melihat Kapolres Melawi, pejabat utamanya dan jajaran turun langsung bersama TNI, instansi terkait dan panitia, kekompakan ini akan terus kita jaga bersama,” pungkas Ketua DAD Drs Kluisen. Wartawan H.Riyan
Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Rabu 27 Agustus 2025 Seorang oknum wartawan di Pontianak ditangkap aparat Kepolisian dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan terhadap sebuah perusahaan sawmill milik pengusaha lokal berinisial TH. Penangkapan ini langsung menyita perhatian publik dan memunculkan reaksi keras dari puluhan wartawan di Kalimantan Barat. Para jurnalis dari berbagai media menggelar aksi solidaritas di halaman Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Pontianak, Rabu (27/8). Mereka menegaskan tidak sedang membela tindakan yang melawan hukum, melainkan meminta agar penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih. Kami tidak membela, kami juga tidak menyerang. Yang kami minta sederhana: hukum ditegakkan secara adil. Kalau ada dugaan pemerasan, itu diproses. Tapi jangan lupakan, perusahaan yang terindikasi menjalankan sawmill ilegal juga harus diperiksa,” ujar Jali, salah satu jurnalis yang hadir. Para jurnalis mendesak aparat agar tidak hanya menjerat pihak penerima, tetapi juga menindak pihak pemberi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam regulasi tersebut, baik pihak penerima maupun pemberi suap dapat dipidana. Mekanisme OTT sendiri merupakan kewenangan penyidik sebagaimana diatur dalam KUHAP dan diperkuat oleh Peraturan Kapolri tentang Fungsi Reserse Kriminal. Sejumlah aktivis lingkungan yang turut hadir menegaskan bahwa dugaan bisnis sawmill ilegal harus menjadi fokus penyelidikan. “Ancaman terhadap hutan bukan hanya dari kebakaran, tapi juga dari praktik pembalakan liar yang kerap dibungkus dalam bisnis kayu ilegal,” kata seorang aktivis. Selain aksi di Mapolresta, para jurnalis berkomitmen akan mendorong investigasi lanjutan ke instansi terkait, khususnya mengenai izin usaha sawmill yang diduga bermasalah. Mereka menilai penegakan hukum harus menyentuh seluruh pihak yang terlibat, bukan hanya jurnalis, melainkan juga pengusaha serta pihak yang diduga menjadi beking. Aksi solidaritas tersebut ditutup dengan seruan moral: hukum tidak boleh tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Para jurnalis menekankan bahwa OTT kali ini harus menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan keberpihakan pada keadilan substantif, bukan sekadar formalitas penindakan. Kini, publik menanti tindak lanjut penyidik Polresta Pontianak: apakah kasus ini akan dibawa ke ranah hukum secara utuh dengan menjerat pemberi dan penerima, atau berhenti di tengah jalan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Redaksi akan terus mengikuti perkembangan lebih lanjut dan memberikan ruang bagi klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait, baik dari kepolisian, perusahaan, maupun organisasi kewartawanan. Wartawan Mulyawan