Bidik-kasusnews.com,jakarta Selamat Ulang Tahun ke 56 Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Semoga senantiasa diberikan keberkahan, kesuksesan, dan kebahagiaan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Amin. (Team Read)

Bidik-kasusnews.com,jakarta Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap penyalahgunaan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di Karawang, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, empat orang tersangka berinisial TN alias E, DS, KKI, dan FZSW alias A berhasil diamankan petugas. Selain tersangka, Polri juga menyita sejumlah barang bukti berupa 20 tabung gas 50 kilogram, 649 tabung gas 12 kilogram, 95 tabung gas 5,5 kilogram, 3.345 tabung gas 3 kilogram, 10 unit selang, 1 unit timbangan, dan 12 pack segel baru warna kuning tabung 12 kilogram. Berdasarkan hasil penyelidikan, para tersangka melakukan modus operandi dengan menyuntikkan isi gas dari tabung LPG 3 kilogram bersubsidi ke dalam tabung berukuran lebih besar yang termasuk kategori nonsubsidi, seperti 5,5 kilogram, 12 kilogram, hingga 50 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual dengan harga pasar nonsubsidi untuk mendapatkan keuntungan besar. Wartawan Supriyono

Bidik-kasusnews.com,Jakarta Rakernis Humas Polri 2025 dibuka dengan aksi donor darah. Divisi Humas Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2025 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Kegiatan ini diawali dengan bakti sosial dan donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Sebanyak 100 kantong darah berhasil dikumpulkan dari peserta Rakernis, panitia, serta personel Polda Jateng dan diberikan secara simbolis oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyebut donor darah bukan hanya bentuk empati, tetapi juga komitmen Polri dalam membangun kedekatan yang humanis dengan masyarakat. Wartawan Basori

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Erick Budi Santoso menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Upacara ini juga dihadiri oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Prasetya, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, jajaran Forkopimda Jepara, Forkopincam, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Program TMMD Reguler ke-124 akan memfokuskan kegiatan pada pembangunan infrastruktur desa, seperti pembuatan jalan penghubung, drainase, sumur bor air bersih, serta fasilitas umum lainnya. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bela negara, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Jepara menyampaikan harapan agar program TMMD dapat menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso menegaskan dukungan penuh Polres Jepara terhadap kegiatan TMMD sebagai wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam membangun bangsa. > “TMMD ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah Jepara. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar AKBP Erick. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polri turut berperan aktif dalam kegiatan TMMD, tidak hanya dari sisi pengamanan, tetapi juga melalui penyuluhan hukum dan pembinaan masyarakat agar pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan kondusif. > “Kami sangat mengapresiasi program TMMD ini. Selain membangun infrastruktur, kegiatan ini juga mempererat semangat gotong royong dan meningkatkan ketahanan nasional. Polres Jepara akan terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk menyukseskan program ini,” tambahnya. Dengan adanya pelaksanaan TMMD Reguler ke-124, diharapkan Desa Kecapi dan sekitarnya dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam membangun daerah secara merata dan berkelanjutan.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM) Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. bersama Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K. dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Setelah prosesi pembukaan, para pejabat meninjau booth informasi dari Bagian Renmin, Biro PID, Biro Multimedia, dan Biro Penmas Divhumas Polri. Dalam peninjauan tersebut, masing-masing booth menampilkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), capaian, serta inovasi yang telah dilakukan. Rakernis juga dimeriahkan dengan prosesi Kadga Pora dari Taruna Akpol tingkat II sebagai bentuk penghormatan dan semangat integritas terhadap para pejabat yang hadir. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas komitmen dalam mendukung fungsi kehumasan, Divhumas Polri turut memberikan penyematan gelar Warga Kehormatan Humas Polri kepada tiga pejabat tinggi Polri, yaitu Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan Rakernis tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi komunikasi publik Polri dalam mendukung visi besar Presiden RI melalui program Asta Cita menuju Indonesia Emas Tahun 2045. “Melalui Rakernis ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa tugas Humas Polri bukan sekadar memotret saat kejadian berlangsung, tetapi juga sebelum, pada saat pelaksanaan dan sesudahnya, sehingga publik mendapatkan gambaran utuh atas kinerja Polri,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho. Ia juga menegaskan bahwa Rakernis Humas Polri ini merupakan langkah tindak lanjut atas arahan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. saat membuka Rakernis Gabungan empat divisi (Divhumas, Divkum, dan Div TIK, Divhubinter) di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Dalam arahannya, Kapolri meminta seluruh fungsi pendukung dapat memperkuat komunikasi publik, pengawasan, pelayanan hukum, serta transformasi digital sebagai satu kesatuan dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional Polri. Selain itu, Kadivhumas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Humas di wilayah atas kontribusinya dalam Operasi Ketupat 2025, yang menuai pujian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto karena dinilai berhasil menciptakan mudik yang aman dan lancar. “Bapak Presiden secara langsung memberikan apresiasi kepada TNI, Polri dan seluruh stakeholder karena angka kecelakaan selama mudik turun hingga 30%, bahkan fatalitas kecelakaan turun 88% dibanding tahun sebelumnya. Ini semua karena kerja keras kita bersama,” lanjutnya. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Lembaga Survei Kedai Kopi pada 14 April 2025, sebanyak 91,2% pemudik mengaku puas terhadap pengamanan mudik, dan 93,3% menyatakan puas terhadap penyampaian informasi dan imbauan yang tersebar luas melalui media sosial. Kadivhumas juga menekankan pentingnya peran Humas sebagai garda terdepan komunikasi publik Polri dalam menjaga kepercayaan dan transparansi informasi di tengah masyarakat. “Komunikasi publik yang tepat dan transparan akan membentuk kepercayaan. Humas Polri harus menjadi role model dalam menyampaikan informasi yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga humanis dan membangun optimisme masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya. Rakernis Humas Polri 2025 mengusung tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045” dan akan berlangsung selama(wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan keselamatan lalu lintas akibat euforia kelulusan pelajar, Polres setempat mengambil langkah-langkah strategis yang bersifat preemtif dan preventif. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi para pelajar agar tidak menjadi korban maupun pelaku pelanggaran hukum. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso Saat dikonfirmasi Senin(5/5/2025) Bidik-kasusnews menyapaikan Langkah preemtif dilaksanakan melalui kegiatan “Police Go to School”, yakni penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah SMA/SMK. Dalam kegiatan ini, petugas memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya konvoi kendaraan yang sering kali terjadi usai pengumuman kelulusan. Konvoi tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Sementara itu, langkah preventif dilakukan dengan mengintensifkan patroli di sekitar sekolah-sekolah yang merayakan kelulusan. Patroli ini dimaksudkan untuk memberikan teguran langsung kepada para pelajar yang berkumpul, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan bermotor, agar tidak melakukan aksi konvoi atau perayaan berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.ujar kapolres Polres juga mengeluarkan imbauan resmi kepada pelajar dan pihak sekolah untuk tidak melaksanakan konvoi kendaraan. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengganti perayaan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat, seperti doa bersama, bakti sosial, atau kegiatan keagamaan lainnya. Hal ini bertujuan agar momen kelulusan tetap bermakna tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.tambanya Patroli gabungan dilaksanakan sejak siang hingga malam hari, dengan sasaran utama kelompok pelajar, baik yang membawa kendaraan maupun tidak. Kepada para pelajar, petugas memberikan arahan agar segera kembali ke rumah masing-masing dan menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum atau membahayakan keselamatan. Dalam rangka kesiapsiagaan, Polres menurunkan personel dari berbagai satuan, yakni Samapta, Lalu Lintas, personel berpakaian preman, hingga tim khusus Siraju. Jika ditemukan indikasi kerusuhan, petugas akan segera melakukan tindakan pembubaran secara terukur. Selain itu, unit Gakkum Lalu Lintas bersama tim medis dari rumah sakit maupun ambulans milik Polres disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi insiden atau kecelakaan. Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polres dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar agar merayakan kelulusan dengan cara yang aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.(Wely-jateng)

JATENG – Bidik-Kasusnews.com | Pati, Jawa Tengah – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati menggelar kegiatan “Police Goes to School” di SMPN 8 Pati pada Senin (5/5/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tertib berlalu lintas, cara aman menuju sekolah, serta sosialisasi terkait larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pati, Iptu Gunawan, beserta Kasubnit Kamsel dan anggota. Mereka memberikan sosialisasi kepada para siswa-siswi SMPN 8 Pati mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, serta tips aman berkendara ke sekolah. Salah satu fokus utama dalam sosialisasi ini adalah mengenai larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Petugas memberikan pemahaman kepada para siswa yang belum cukup umur untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, melalui Kasat Lantas Polresta Pati, AKP Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan lebih lanjut mengenai pentingnya kegiatan ini. “Kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar sejak usia dini. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman mengenai regulasi terkait penggunaan sepeda listrik agar tidak terjadi pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya,” ujar AKP Riki Fahmi Mubarok. Lebih lanjut, AKP Riki Fahmi Mubarok menambahkan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Pihaknya berharap melalui kegiatan “Police Goes to School” ini, angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan di tingkat pelajar dapat diminimalisir. “Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan “Police Goes to School” di SMPN 8 Pati berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Diharapkan, sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta pati

Bidik-kasusnews.com,Polres Melawi kalimantan Barat Polda Kalbar Kepenatan dan lelah yang di rasa usai melakukan penanaman jagung di belakang Dinas Sosial Kabupaten Melawi Desa Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh tidak akan terasa saat kebersamaan yang dibangun Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr. Opsla bersama Waka Polres Melawi Kompol Eko Budi Darmawan, S.I.K., M.H., Para Kabag, Kasat, Kasie, Kapolsek Nanga Pinoh dan seluruh personel, Senin (5/5/25) pagi. Kapolres Melawi mengatakan ini lah kebersamaan yang kami miliki dan akan terus menjadi penyemangat dalam melaksanakan tugas. “Kami memiliki kebersamaan yang kuat, walau pun dengan situasi apa adanya kami tetap semangat dan situasi seperti ini kami melepas penat dan lelah,” ujar AKBP Harris. Tentu suasana ini memiliki makna sangat dalam, suasana kebersamaan terbangun dan mengalir alami, terbawa suasana alam yang mengelilingi. “Nikmat apa lagi yang engkau dusta kan, ini lah kita dengan kebersamaan,” terang Kapolres Melawi kepada personelnya. Ia memberikan semangat agar suasana ini terus dipertahankan, semangat dalam tugas, disiplin dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah wujud hadirnya Polri. “Terima kasih semangat luar biasa, terus semangat mendukung program pemerintah ketahanan pangan penanaman jagung dan yakin kita akan memperoleh hasil terbaik,” pungkas AKBP Harris berikan semangat. Wartawan Basori

Bidik-kasusnews.com,Ketapang Kalimantan Barat Aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, semakin tidak terkendali. Investigasi terbaru mengungkapkan bahwa praktik tambang liar ini berlangsung secara sistematis dan terbuka, namun tidak dibarengi dengan upaya penindakan yang tegas dari aparat penegak hukum.Sabtu 3 Mei 2025. Tim wartawan menemukan aktivitas tambang ilegal berskala besar di daerah Lubuk Toman, Kilometer 26. Di lokasi tersebut tampak sejumlah alat berat dan dompeng (alat tambang tradisional), serta informasi terbuka mengenai biaya dan persyaratan menambang. Fakta ini mengindikasikan bahwa praktik tambang ilegal telah dijalankan dengan tata kelola tersendiri, meski berada di luar koridor hukum. Sejumlah warga menyatakan bahwa aktivitas tersebut telah berlangsung dalam jangka waktu lama dan menyebabkan kerusakan lingkungan serius. “Air sungai jadi keruh, tanah rusak, kebun kami tak lagi produktif. Tapi tidak ada tindakan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Lebih memprihatinkan, setiap kali aparat dari Polres Ketapang turun ke lokasi, para pelaku dan peralatannya selalu sudah lebih dulu menghilang. Masyarakat menduga kuat adanya kebocoran informasi yang rutin terjadi menjelang razia. “Sudah jadi rahasia umum. Kalau aparat mau datang, para penambang pasti sudah tahu,” ujar warga lainnya. Berdasarkan dokumen investigasi, tercatat sedikitnya 20 pemilik alat berat dan dompeng yang beroperasi di wilayah tersebut, di antaranya: To – 2 dompeng, unit HITACHI (pengurus: YU) Ms – 2 dompeng, unit SANY H01 Sy – 1 dompeng, unit SUMITOMO Sy (untuk Hr) – 2 dompeng, unit HITACHI Hn (via Ri) – 1 puso, unit SUMITOMO Hn (via Ar) – 3 dompeng, unit SUMITOMO Ah (via Gdn) – 3 dompeng, unit CAT dan setidaknya 12 nama lainnya. Saat dikonfirmasi pada Sabtu (3/5/25), Kapolres Ketapang menyampaikan bahwa pengecekan telah dilakukan dan tidak ditemukan aktivitas tambang. “Hanya ada exzavator rusak yang sudah lama ditinggalkan,” ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp. Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan hasil investigasi dan data yang dihimpun di lapangan. Hal ini semakin memperkuat dugaan lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut. Sementara itu, data dari Kejaksaan Negeri Ketapang mencatat hanya empat kasus tambang ilegal yang berhasil diproses ke meja hijau sepanjang tahun ini—jumlah yang sangat kecil dibanding skala praktik ilegal yang terjadi. Aktivitas tambang emas ilegal di Ketapang tidak hanya merusak lingkungan dan mengganggu mata pencaharian warga, tetapi juga mencederai wibawa hukum. Dugaan kebocoran informasi dan tidak maksimalnya penindakan aparat menjadi sinyal kuat bahwa persoalan ini bersifat sistemik dan memerlukan perhatian serius dari otoritas yang lebih tinggi. Untuk Keterangan Lebih Lanjut,Hubungi; Tim investigasi Lapangan Email investigasi@redaksiindependen.id (Team/read) Editor Basori

JATENG:Bidik-kasusnews.com Kabupaten Jepara | Di balik kesibukannya sebagai anggota Polres Jepara, Bripda Agus Ainun Najib memiliki peran lain yang tak kalah mulia. Ia rela meluangkan waktunya menjadi relawan pengajar Fiqih di Pondok Pesantren Balekambang, Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Di temui di Ponpes, Bripda Agus Ainun Najib menjelaskan bahwa Setiap hari Kamis, Bripda Najib mengajar selama dua jam pelajaran, dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Materi yang dia sampaikan mencakup pelajaran Fiqih, ilmu yang membahas hukum-hukum Islam dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari ibadah, muamalah, hingga halal dan haram. “Menjadi pengajar bukan berarti saya meninggalkan tugas sebagai polisi. Ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap generasi muda agar mereka memiliki pemahaman keagamaan yang kuat dan mencintai Tanah Air,” ujar Bripda Najib , Minggu (4/5/2025). Bripda Najib sendiri bukan sosok asing di dunia pesantren. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Balekambang dan pernah meraih Juara 3 Lomba Ilmu Agama tingkat nasional. Pengalamannya itu menjadi bekal penting dalam menyampaikan materi kepada para santri. Menurutnya, semangat nasionalisme dan religiusitas harus berjalan seiring. Karena itu, selain mengajarkan Fiqih, ia juga menyisipkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap sesi pembelajaran. “Saya melihat pentingnya membentuk karakter generasi muda yang tak hanya cerdas secara agama, tapi juga cinta Tanah Air dan bijak dalam bermedia sosial,” tambahnya. Dedikasi Bripda Najib mendapat apresiasi dari Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, menurutnya, langkah tersebut selaras dengan semangat Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “Upaya ini sangat baik dalam memperkuat karakter pelajar di era digital. Polisi juga bertugas sebagai pembina masyarakat, termasuk dalam hal pendidikan,” ujarnya. Kapolres Jepara juga menyebut bahwa para siswa yang diajar Bripda Najib kini lebih memahami ilmu agama dengan baik. Ini menjadi indikator keberhasilan dari pendekatan yang humanis dan tulus yang dilakukan Bripda Najib. “Meski tanpa bayaran, kontribusi Bripda Najib sangat bernilai, Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkas Kapolres.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng