Banten, Bidik-kasusnews.com              Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya Polri mendukung peningkatan akses dan konektivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun dan direvitalisasi Polri di sejumlah daerah diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang digelar secara hybrid. Salah satu lokasi peresmian berada di Jembatan Gantung Kampung Bayah 1, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri melaporkan pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi kepada Presiden. Kapolri menyampaikan bahwa sebanyak 895 jembatan telah dibangun secara swadaya, dengan sebaran pembangunan dan revitalisasi berada di wilayah 30 Polda. Mayoritas pembangunan dan revitalisasi tersebut telah selesai dilaksanakan. “Bapak Presiden, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Secara nasional, 895 Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menghubungkan sedikitnya 1.314 desa. Keberadaan jembatan diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung akses terhadap fasilitas pendidikan, pelayanan sosial, pertanian, dan kegiatan perekonomian. Program tersebut menyasar wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses akibat kondisi geografis. Pembangunan jembatan dilakukan dengan melibatkan jajaran Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Di Provinsi Banten, terdapat 107 unit Jembatan Merah Putih Presisi, dengan Kabupaten Lebak menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pembangunan terbanyak, yakni 47 unit. Salah satu jembatan berada di Kampung Bayah 1 dan menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari. Jembatan tersebut mendukung akses sekitar 8.000 jiwa, sekaligus mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan tersedianya akses penghubung tersebut, masyarakat dapat lebih mudah menuju fasilitas pendidikan, pelayanan sosial, lahan pertanian, maupun pusat kegiatan ekonomi. Keberadaan jembatan juga diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh antardesa dan memperlancar aktivitas masyarakat. Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu membuka akses masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas. Melalui 895 jembatan yang menghubungkan 1.314 desa, program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. (Agus)

Depok, Bidik-kasusnews.com                  Kesiapan personel, inovasi, serta berbagai program unggulan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri menjadi sorotan dalam visitasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka Kompolnas Awards 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Satya Cyena, Resimen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Kamis (13/8/2026). Kegiatan visitasi ini bertujuan untuk melakukan penilaian secara langsung terhadap kinerja, inovasi, program unggulan, tata kelola, serta kesiapan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri sebagai salah satu nominator Kompolnas Awards 2026. Selain itu, visitasi menjadi sarana untuk memperoleh gambaran objektif mengenai pelaksanaan tugas di lapangan sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi bagi peningkatan profesionalisme, efektivitas, dan kualitas pelayanan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri kepada masyarakat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, selaku mewakili Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, didampingi Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., dihadiri Komisioner Kompolnas Yusuf bersama tim visitasi, Jurnalis Senior Kompas Sonya Hellen Sinombor selaku Dewan Juri Kompolnas Awards, para Danmen jajaran Pasukan Pelopor, serta para Pamen dan Pama Pasukan Pelopor. Dalam sambutan tertulis Dankorbrimob yang dibacakan Karorenminops Korbrimob, menyampaikan selamat datang kepada Komisioner Kompolnas beserta seluruh Tim Visitasi Kompolnas Awards Tahun 2026 di Mako Korbrimob Polri, Kelapadua. disampaikan juga bahwa kunjungan Kompolnas bukan sekadar bagian dari proses penilaian, tetapi menjadi momentum penting bagi Pasukan Pelopor untuk melakukan evaluasi, introspeksi, dan penguatan organisasi. “Kompolnas Awards tidak semata-mata kita maknai sebagai kompetisi untuk mendapatkan penghargaan, tetapi harus menjadi instrumen untuk mendorong budaya kinerja, inovasi, integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik di lingkungan Polri,” ujar Dankorbrimob Polri. Sebagai salah satu nominator Kompolnas Awards 2026, Pasukan Pelopor Korbrimob Polri mendapat kesempatan untuk memperlihatkan berbagai program, inovasi, serta capaian yang telah dilaksanakan. Hal tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen satuan dalam membangun organisasi yang semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dankorbrimob menekankan bahwa perkembangan lingkungan strategis menuntut Brimob tidak hanya mengandalkan kekuatan personel dan peralatan, tetapi juga harus mampu membangun organisasi yang adaptif, modern, responsif, serta berbasis pada kemampuan dan inovasi. “Tantangan kepolisian saat ini tidak lagi sama dengan tantangan masa lalu. Perubahan sosial berlangsung cepat, teknologi berkembang pesat, informasi bergerak tanpa batas, dan ekspektasi masyarakat terhadap Polri semakin tinggi,” tegas Dankorbrimob. Menghadapi kondisi tersebut, Korbrimob Polri terus mendorong transformasi dalam pelaksanaan tugas dengan mengedepankan prinsip proaktif, preventif, humanis, dan proporsional. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Brimob untuk memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan pelayanan dan perlindungan secara profesional ketika negara dan masyarakat membutuhkan. “Brimob harus hadir ketika negara dan masyarakat membutuhkan. Brimob harus mampu memberikan rasa aman dengan cara yang profesional, terukur, humanis, dan proporsional,” pernyataan Dankorbrimob. Melalui visitasi tersebut, Tim Kompolnas diberikan ruang untuk melihat secara langsung kondisi satuan, program, inovasi, serta kesiapan personel Pasukan Pelopor. Proses ini diharapkan tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat organisasi ke depan. Pasukan Pelopor Korbrimob Polri pun terus membuka ruang evaluasi dan masukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, memperkuat kesiapan personel, mengembangkan inovasi, serta memastikan kehadiran Brimob senantiasa memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Program swasembada jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menghadapi tantangan kondisi lahan yang masih tergenang air. Jajaran Polsek Amuntai Tengah pun terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan lahan sekaligus mengantisipasi dampaknya terhadap rencana penanaman berikutnya. Monitoring dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di wilayah Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan, khususnya dalam mendorong kemandirian pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak melalui optimalisasi lahan pertanian masyarakat. Namun, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah saat ini masih tergenang air. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam pengembangan tanaman jagung maupun persiapan lahan untuk penanaman berikutnya. Genangan Air Jadi Kendala Penanaman Kondisi lahan yang masih tergenang diperkirakan dapat membatasi kegiatan penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan. Petani perlu menunggu kondisi lahan memungkinkan sebelum kembali melakukan penanaman. Kepolisian menyadari kondisi tersebut membutuhkan pemantauan berkelanjutan agar perkembangan genangan air dan kondisi lahan dapat diketahui secara berkala. Polsek Amuntai Tengah selanjutnya akan terus memonitor perkembangan lahan jagung sekaligus debit air yang menggenangi area pertanian masyarakat. Hasil pemantauan tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah maupun rekomendasi berikutnya. Lima personel terlibat dalam kegiatan monitoring, yakni Aipda Dwi Hartono, Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars, dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaan tugas, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000. Polisi Tetap Kawal Program Ketahanan Pangan Meski menghadapi kendala genangan air, Polsek Amuntai Tengah memastikan pemantauan terhadap program swasembada jagung tetap dilakukan. Langkah tersebut bertujuan agar kondisi di lapangan dapat terus terpantau dan setiap perkembangan dapat segera dilaporkan kepada pimpinan. Monitoring juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dengan masyarakat petani dalam menghadapi kondisi lahan yang belum memungkinkan untuk ditanami secara optimal. Kepolisian berharap kondisi genangan air dapat segera surut sehingga lahan pertanian kembali produktif dan program penanaman jagung dapat dilanjutkan sesuai kondisi yang memungkinkan. Dengan pemantauan secara rutin, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah penanganan maupun rekomendasi dapat disiapkan secara tepat. Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah dilaporkan aman, tertib dan kondusif. (Agus)

Banyuasin, Bidik-kasusnews.com                  Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., bersama Kapolda Sumsel dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, mengikuti rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi melalui Zoom Meeting, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. Lalang No. Desa, Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dan merupakan bagian dari agenda peresmian Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel bersama para PJU Polda Sumsel dan Dansat Brimob Polda Sumsel mengikuti seluruh rangkaian acara secara virtual dengan penuh khidmat. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan akses antarwilayah. Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah sekitar. Kehadiran infrastruktur tersebut juga menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan Polri dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol menyampaikan bahwa jajaran Satbrimob Polda Sumsel siap mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar pembangunan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi oleh Presiden RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat Polri Presisi dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian peresmian selesai dilaksanakan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Jajaran Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada pangan melalui monitoring lahan jagung di Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kamis (13/8/2026). Monitoring tersebut berlangsung selama satu jam, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 Wita. Kegiatan dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini tanaman sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman jagung di lahan tersebut diketahui belum merata. Sejumlah tanaman mengalami pertumbuhan lebih lambat dibandingkan tanaman lainnya. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca, sehingga sebagian tanaman membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Polisi Pantau Perkembangan Tanaman Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sungai Pandan turut mengamati kondisi tanaman secara langsung sebagai bagian dari monitoring program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Personel yang melaksanakan kegiatan yakni Aipda Ridwan dan Bripka Aribowo, S. Untuk menuju lokasi, petugas menggunakan satu unit kendaraan roda dua Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pandan. Monitoring secara berkala dinilai penting untuk mengetahui perkembangan tanaman sejak masa pertumbuhan. Dengan pemantauan langsung, kondisi lahan dan berbagai kendala yang muncul dapat segera diketahui serta dilaporkan kepada pimpinan. Program swasembada jagung tersebut diharapkan tetap berjalan meski terdapat tantangan berupa kondisi cuaca yang memengaruhi pertumbuhan sebagian tanaman. Polsek Sungai Pandan juga terus mendorong komunikasi dan sinergi dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten HSU. Kegiatan monitoring berlangsung aman, lancar dan terkendali. Perkembangan tanaman jagung di Desa Tambalang Kecil akan terus dipantau secara berkala. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Personel kembali turun ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kamis (13/8/2026). Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita tersebut menyasar lahan seluas 4 hektare atau 40.000 meter persegi milik Sadikin. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan menjadi salah satu lahan binaan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung kini telah memasuki usia 95 hari setelah tanam (HST). Pertumbuhan tanaman terpantau cukup tinggi, dengan ketinggian berkisar 2 hingga 2,1 meter. Lahan tersebut mulai ditanami pada 12 Mei 2026 menggunakan benih jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18. Untuk lahan seluas 4 hektare, benih yang digunakan mencapai sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus. Dalam perawatannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan dan perawatan tanaman masih mengandalkan peralatan secara manual. Jika perkembangan tanaman berjalan sesuai perkiraan, lahan jagung di Pulau Damar tersebut ditargetkan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Polisi Kawal Perkembangan hingga Panen Monitoring secara berkala dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap terpantau sekaligus mengetahui kondisi lahan menjelang masa panen. Kehadiran personel Polsek Banjang di tengah petani juga menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap program swasembada jagung dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten HSU. Personel yang melaksanakan monitoring yakni Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Melalui pemantauan rutin, kepolisian dapat memperoleh gambaran perkembangan lahan sekaligus membangun komunikasi dengan petani terkait berbagai kebutuhan maupun kendala yang mungkin muncul selama proses budidaya. Budidaya jagung pakan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan hasil bagi petani, tetapi juga ikut mendukung ketersediaan bahan baku pakan dan memperkuat ketahanan pangan di daerah. Polsek Banjang memastikan pemantauan terhadap lahan jagung binaan akan terus dilakukan hingga memasuki tahapan panen. Hasil monitoring selanjutnya menjadi bagian dari laporan perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman, lancar dan terkendali. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), meningkatkan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas pada pagi hari sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai, dengan menyasar kawasan Sekolah Ukhuwah di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Patroli dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, S.H., menggunakan kendaraan patroli roda dua. Kehadiran personel di kawasan sekolah dilakukan untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib, terutama pada waktu aktivitas masyarakat dan pelajar mulai meningkat. Selain melaksanakan patroli, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tawuran, balap liar, pelanggaran lalu lintas maupun aksi kejahatan jalanan (street crime). Polisi Utamakan Pencegahan Kegiatan patroli rutin di kawasan sekolah dinilai penting sebagai langkah pencegahan sebelum gangguan keamanan terjadi. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada pelajar, tenaga pendidik, orang tua maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan tersebut. Personel juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Patroli dan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan tindakan preventif dan pendekatan humanis kepada masyarakat. Dengan kegiatan tersebut, Polsek Banjang berharap situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap aman, tertib dan kondusif, khususnya di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi pada pagi hari. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan situasi di sekitar lokasi patroli berjalan aman dan kondusif. Polsek Banjang juga menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Dukungan terhadap program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Personel kembali turun ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Rabu (12/8/2026). Monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 15.00 Wita tersebut menyasar lahan pertanian seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi milik Sadikin. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan menjadi salah satu lahan binaan Polri. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah memasuki usia 94 hari setelah tanam (HST). Tanaman tercatat memiliki tinggi sekitar 2 hingga 2,10 meter dan terus dipantau perkembangannya menjelang masa panen. Lahan tersebut mulai ditanami pada 12 Mei 2026 dengan jenis jagung pakan. Petani menggunakan benih hibrida Bisi 18 sebanyak sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, digunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses pengolahan serta perawatan tanaman masih dilakukan secara manual. Apabila pertumbuhan tanaman berjalan sesuai perkiraan, lahan jagung tersebut diproyeksikan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Polisi Pastikan Perkembangan Lahan Terpantau Monitoring dilakukan sebagai bagian dari pendampingan dan pemantauan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang. Pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani hingga masa panen. Personel yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Aiptu Noryadi, Brigadir Fahmi R dan Briptu Alvito G. Kehadiran personel kepolisian di lokasi diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung program ketahanan pangan. Budidaya jagung pakan juga memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan bahan baku pakan. Karena itu, keberhasilan panen diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus ikut memperkuat ketahanan pangan di wilayah HSU. Polsek Banjang akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan tersebut hingga memasuki masa panen. Data hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan pelaporan perkembangan program swasembada jagung kepada pimpinan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman, lancar dan terkendali. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com          Wakapolda Sumatera Selatan bersama Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan gladi persiapan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang pelaksanaan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi. Gladi dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kesiapan teknis, susunan acara, koordinasi antarinstansi, serta pelaksanaan kegiatan secara daring maupun luring dapat berjalan dengan baik. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Sumsel dan Dansat Brimob Polda Sumsel mengikuti setiap tahapan gladi dengan memperhatikan arahan serta koordinasi yang disampaikan oleh panitia. Keikutsertaan jajaran Polda Sumsel menjadi bentuk kesiapan dalam mendukung kelancaran agenda peresmian tersebut. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kesiapan personel dan koordinasi yang baik dalam setiap kegiatan, khususnya kegiatan yang melibatkan banyak pihak dan menjadi perhatian masyarakat. Melalui pelaksanaan gladi ini, diharapkan seluruh rangkaian peresmian Jembatan Merah Putih Presisi dapat terlaksana secara tertib, aman, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com          Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan. Kesiapan program tersebut ditinjau langsung Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. dr. Alfian Nurizal, S.H., S.I.K., M.Hum., di wilayah Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Timur didampingi Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono, S.H., M.H.. Pengecekan dilakukan untuk memastikan lokasi, personel, serta berbagai kebutuhan pendukung program bedah rumah telah dipersiapkan dengan baik. Kegiatan bedah rumah yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Kapolres meninjau langsung kondisi lokasi sekaligus mengecek kesiapan personel yang nantinya terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Koordinasi juga menjadi perhatian agar seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan aman, tertib dan sesuai dengan rencana. Kapolsek Jatinegara bersama jajarannya menyatakan siap mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk memastikan koordinasi dan pengamanan di lapangan berjalan optimal hingga seluruh kegiatan selesai. Bukan Sekadar Bedah Rumah Program bedah rumah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan memperbaiki bangunan tempat tinggal. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata kepolisian di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Kehadiran personel di tengah warga juga diharapkan dapat mempererat komunikasi serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Pengecekan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Timur sekaligus menjadi langkah untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi penerima. Kapolsek Jatinegara menegaskan dukungan jajarannya terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan dan koordinasi akan terus dilakukan agar proses bedah rumah dapat berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial, pelayanan serta gotong royong bersama masyarakat. Dengan adanya program bedah rumah ini, Polri berharap warga penerima manfaat dapat memiliki hunian yang lebih layak, aman dan nyaman, sekaligus merasakan secara langsung kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. (Agung)