PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Pengungkapan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi sepanjang Januari hingga Juli 2026 menjadi bagian dari upaya Polda Sumatera Selatan dalam menjaga distribusi energi agar tetap sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pengungkapan kasus BBM subsidi dan non-subsidi yang digelar di Mapolda Sumsel, Minggu (26/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel memaparkan hasil penanganan perkara yang dilakukan jajaran kepolisian selama periode Januari hingga Juli 2026. Konferensi pers turut dihadiri Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H. yang mendampingi Kapolda Sumsel. Sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forkopimda, instansi terkait, serta awak media juga hadir dalam kegiatan tersebut. Pengungkapan perkara penyalahgunaan BBM subsidi dan non-subsidi menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan distribusi energi yang seharusnya berjalan sesuai peruntukan. Praktik penyalahgunaan distribusi dapat berdampak terhadap masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerugian negara. Dalam konferensi pers itu, jajaran Polda Sumsel menyampaikan hasil penanganan kasus yang berhasil diungkap selama tujuh bulan pertama 2026. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan mekanisme distribusi BBM. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan dukungan satuan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan selama agenda konferensi pers berlangsung. Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, Satbrimob Polda Sumsel turut menyiagakan personel pengamanan. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Upaya penindakan terhadap penyalahgunaan BBM diharapkan tidak berhenti pada proses pengungkapan perkara. Penegakan hukum juga diharapkan memberikan efek pencegahan sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi BBM agar tepat sasaran. Pengawasan bersama dinilai penting untuk menjaga agar BBM subsidi benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak dan distribusi BBM non-subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung jajaran Polda Sumsel dalam pelaksanaan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat. Sinergi antarunsur kepolisian dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus menciptakan iklim keamanan yang kondusif di Sumatera Selatan, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan distribusi energi. Konferensi pers pengungkapan kasus BBM tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan informasi kepolisian kepada publik mengenai langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dan non-subsidi di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
LUBUKLINGGAU, Bidik-kasusnews.com Kemampuan dan semangat juang personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor kembali mendapat pengakuan di arena olahraga bela diri. Empat personel satuan tersebut sukses menyabet medali dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Derajat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi Batalyon B Pelopor. Selain menunjukkan kemampuan fisik dan teknik, prestasi para personel juga mencerminkan hasil latihan disiplin serta pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan. Dalam kompetisi yang berlangsung di Lubuklinggau tersebut, Bripda KMS Abil Abuyah I.R. menjadi salah satu atlet yang mencatatkan hasil terbaik dengan meraih medali emas pada kelas 73–75 kilogram. Sementara itu, Bripda Ardi Akbar Muzakir berhasil membawa pulang medali perak kelas 69–72 kilogram, disusul Bripda Yogi Dewa Yulansyah yang meraih medali perak kelas 62–64 kilogram. Satu medali lainnya dipersembahkan Bharada Reza Palepy, yang meraih medali perunggu kelas 59–61 kilogram. Perolehan empat medali tersebut memperlihatkan bahwa personel Batalyon B Pelopor tidak hanya dituntut siap menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga prestasi, khususnya bela diri. Keberhasilan para atlet tidak diraih secara instan. Latihan rutin, kedisiplinan, ketekunan, kesiapan fisik, serta mental bertanding menjadi sejumlah faktor yang mendukung mereka mampu tampil kompetitif di tingkat provinsi. Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para personel yang telah membawa nama satuan dalam ajang Kejurda Tarung Derajat Sumsel 2026. “Selamat dan sukses kepada seluruh personel yang telah mengharumkan nama Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor. Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi,” ujar AKBP Andiyano. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi latihan, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi. Menurutnya, kemampuan olahraga dan bela diri juga memiliki relevansi dengan kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Karena itu, pembinaan yang berkesinambungan diperlukan agar potensi personel dapat berkembang secara optimal. “Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi, baik dalam bidang olahraga maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri yang Presisi,” lanjutnya. Prestasi empat personel Batalyon B Pelopor di Kejurda Tarung Derajat Sumsel 2026 diharapkan dapat memperkuat tradisi prestasi di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Lebih dari sekadar raihan medali, capaian tersebut menjadi gambaran tentang pentingnya disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah dalam mencapai hasil terbaik. (Agus)
PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperketat pengamanan dalam pelaksanaan konferensi pers terkait penanganan kasus bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi, Minggu (26/7/2026). Pengamanan berlangsung di dua lokasi, yakni Mapolda Sumsel dan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kertapati Kementerian Perhubungan Palembang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan seluruh rangkaian konferensi pers berjalan aman, tertib, dan lancar. Sebanyak 20 personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Personel dipimpin PS Kanit 2 Subden 3 Detasemen Gegana, Ipda Wardi Suwardi. Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dengan tetap berpedoman pada prosedur operasional. Pengamanan dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari sterilisasi area, pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan akses keluar-masuk, hingga pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan selama konferensi pers berlangsung, terlebih kegiatan tersebut berkaitan dengan penanganan kasus BBM yang menjadi perhatian masyarakat. Selain Mapolda Sumsel sebagai lokasi utama konferensi pers, pengamanan juga dilakukan di UPPKB Kertapati Kementerian Perhubungan Palembang sebagai lokasi pendukung kegiatan. Kehadiran personel Gegana menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memastikan kegiatan yang melibatkan sejumlah pihak dan menjadi perhatian publik dapat berlangsung dalam situasi yang kondusif. Pelaksanaan pengamanan juga menunjukkan kesiapan jajaran Satbrimob Polda Sumsel dalam memberikan dukungan keamanan pada berbagai kegiatan kepolisian. Profesionalisme dan koordinasi personel menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi pengamanan dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan berarti selama pelaksanaan konferensi pers terkait kasus BBM subsidi dan non-subsidi tersebut. (Agus)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), dengan memantau perkembangan lahan jagung milik petani di wilayah hukumnya. Monitoring tersebut dilakukan pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.40 Wita hingga selesai, dengan menyasar lahan pertanian jagung di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah tidak hanya melihat perkembangan tanaman, tetapi juga mencermati kondisi lahan yang terdampak genangan air. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi keberlanjutan penanaman jagung dalam beberapa waktu ke depan. Kegiatan monitoring dipimpin Aiptu Eko Yuli S bersama Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar A, Brigpol Juliansyah dan Bripda M. Zainal H. Personel menggunakan kendaraan patroli serta perangkat komunikasi untuk mendukung pelaksanaan pemantauan di lapangan. Kapolsek Amuntai Tengah melalui kegiatan tersebut menekankan pentingnya pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan pertanian, khususnya yang menjadi bagian dari program swasembada jagung dan ketahanan pangan. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah saat ini masih dalam kondisi tergenang air. Situasi tersebut membuat sejumlah lahan diperkirakan belum memungkinkan untuk kembali ditanami dalam beberapa bulan mendatang. Genangan air menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga keberlangsungan program penanaman jagung. Karena itu, kondisi debit air di lahan pertanian akan terus dipantau untuk mengetahui perkembangan situasi secara berkala. “Pemantauan dilakukan sebagai langkah untuk mengetahui kondisi riil lahan petani sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pelaporan terkait perkembangan program ketahanan pangan,” demikian poin kegiatan monitoring tersebut. Polsek Amuntai Tengah juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan debit air. Hasil pemantauan nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah maupun rekomendasi yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan. Program ketahanan pangan sendiri diarahkan untuk mendorong kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan domestik, termasuk mendukung ketersediaan bahan pangan serta pakan ternak melalui optimalisasi produksi pertanian masyarakat. Meski menghadapi kendala genangan air, kegiatan monitoring di Desa Palampitan Hilir berlangsung aman, tertib dan kondusif. Pemantauan akan terus dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan program swasembada jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Sikat Intan II. Pada Sabtu (25/7/2026) dini hari, personel Satreskrim menggelar patroli dan hunting di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polres HSU. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 04.00 Wita tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres HSU bersama KBO Reskrim dan personel Satreskrim. Patroli diawali dengan razia serta pemeriksaan di sejumlah warung remang-remang yang berada di jalur menuju perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Setelah itu, personel melanjutkan patroli ke kawasan dalam Kota Amuntai, menyusuri area siring, hingga kawasan Jalan By Pass yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada malam hingga dini hari. Selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas, petugas juga mengantisipasi berbagai bentuk tindak kriminal, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C), serta aksi premanisme dan gangguan keamanan lainnya. Dari hasil patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya tindak pidana 3C maupun gangguan kamtibmas yang menonjol. Situasi di seluruh lokasi yang dipantau terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kasat Reskrim Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin dalam rangka Operasi Sikat Intan II merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. “Patroli ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi terjadinya tindak kejahatan pada malam hingga dini hari. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya. Usai menyelesaikan seluruh rangkaian patroli, personel kembali ke Markas Polres HSU untuk melaksanakan apel konsolidasi sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan lancar. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan akan terus mengoptimalkan patroli dan kegiatan preventif lainnya guna menciptakan lingkungan yang aman serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Jl. Kolonel Sulaiman Amin No. 7, RT.32/RW.5, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Aipda Teddy Cahyadi. (24/7/2026) Kegiatan sosial ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Brimob Polri kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang dilaksanakan secara rutin. Personel Batalyon A Pelopor menyambangi warga dan menyerahkan bantuan sembako sebagai upaya meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga. Dalam pelaksanaannya, personel berinteraksi secara humanis dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat kebersamaan di lingkungan masing-masing. Kehadiran personel Brimob disambut dengan penuh rasa syukur dan antusias oleh masyarakat penerima bantuan. Aipda Teddy Cahyadi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian sosial Satbrimob Polda Sumsel kepada masyarakat serta wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Satbrimob Polda Sumsel akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan sebagai implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir untuk masyarakat. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Wujud kepedulian terhadap personel dan keluarganya kembali ditunjukkan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melalui Seksi Kesehatan dan Jasmani (Kesjas). Tim Kesjas memberikan pendampingan serta mengantar seorang Bhayangkari, istri dari Bripka Jonsteven Gultom, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel, ke Rumah Sakit Siloam Palembang untuk mendapatkan penanganan medis, Kamis (23/7/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam memastikan setiap personel beserta keluarganya memperoleh akses layanan kesehatan secara cepat, aman, dan optimal saat membutuhkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pasien didiagnosis mengalami febris atau demam tinggi sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan dan perawatan oleh tim medis di Rumah Sakit Siloam Palembang. Proses pendampingan dipimpin oleh Aipda Nopiansyah bersama personel Seksi Kesjas Satbrimob Polda Sumsel. Seluruh rangkaian evakuasi dan pengantaran dilakukan secara sigap agar pasien segera mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kondisi medisnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan internal yang rutin diberikan Seksi Kesjas Satbrimob Polda Sumsel kepada personel maupun anggota keluarga. Selain memastikan penanganan medis berlangsung cepat, pendampingan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga besar Brimob. Satbrimob Polda Sumsel berharap pasien dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa setelah mendapatkan perawatan dari tim medis. Melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan personel, Satbrimob Polda Sumsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima di lingkungan Polri. Dukungan terhadap kesehatan personel dan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Agus)
Depok, Bidik-kasusnews.com RS Bhayangkara TK III Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja melalui penyerahan 711 Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh kepada para pekerja di Kota Depok, Kamis (23/7/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi kalangan buruh di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, sebuah inovasi pelayanan kesehatan Polri yang memberikan kemudahan bagi para pekerja untuk memperoleh layanan medis di seluruh jaringan Rumah Sakit Bhayangkara di berbagai wilayah Indonesia. Acara diawali dengan sambutan Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), R. Abdullah, yang mengapresiasi langkah Polri dalam menghadirkan program yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pekerja. Menurutnya, kolaborasi antara Polri, Rumah Sakit Bhayangkara, dan organisasi pekerja menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan buruh, khususnya di bidang kesehatan. Sementara itu, Kabidkesjas Korbrimob Polri Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han., menegaskan bahwa Program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap para pekerja semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup mereka,” ujarnya. Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh kepada perwakilan pekerja. Sebanyak 711 kartu disalurkan kepada buruh yang berasal dari berbagai organisasi serikat pekerja dan perusahaan di Kota Depok. Penerima manfaat program tersebut di antaranya berasal dari PP FSP KEP SPSI, Forum Buruh Depok, PC FSP KEP Kota Depok, PT Pearl Star International, PT Pralon, PT Energizer Indonesia, PT Presisi Cimanggis Makmur, PT Tokai Dharma Indonesia, serta PT Tenar Inti Mandiri. Keterlibatan berbagai serikat pekerja dan perusahaan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, dunia usaha, dan organisasi buruh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi para pekerja. Melalui kepemilikan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, para pekerja diharapkan memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Bhayangkara di Indonesia. Program ini juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi pekerja dalam memperoleh pelayanan medis sehingga dapat bekerja dengan lebih sehat, produktif, dan sejahtera. RS Bhayangkara TK III Korbrimob bersama Polri menegaskan akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sinergi dengan organisasi pekerja dan dunia industri diharapkan semakin memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan buruh sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan produktif sebagai fondasi pembangunan nasional. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur) di depan Markas Batalyon B Pelopor pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat sekaligus sebagai langkah antisipasi dalam mengurai potensi kepadatan kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan yang melintas di sekitar markas. Selama pelaksanaan kegiatan, personel dengan sigap mengatur arus kendaraan, membantu penyeberangan masyarakat, serta mengimbau para pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Situasi arus lalu lintas di sekitar Markas Batalyon B Pelopor terpantau berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan rutin ini, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
HSU, Bidik-kasusnews.com – Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Jagung Nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (22/7/2026). Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada petani agar target produksi dapat tercapai saat musim panen nanti. Monitoring dipimpin oleh personel Polsek Banjang, yakni AIPTU Noryadi, BRIGADIR Fahmi Rachman, dan BRIPTU M. Alfito Gusna. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan milik Sadikin yang dikelola Kelompok Tani Mandiri sebagai kelompok binaan Polri. Lahan jagung seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas Hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Memasuki usia tanam sekitar 72 hari, tanaman menunjukkan perkembangan yang baik dengan kondisi pertumbuhan yang dinilai cukup optimal. Panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Dalam budidayanya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih Hibrida Bisi 18, dipadukan dengan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, serta pengendalian gulma memakai herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan masih dilakukan secara manual. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring rutin merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani sekaligus mengidentifikasi lebih awal apabila terdapat kendala yang berpotensi menghambat produktivitas tanaman. “Melalui pendampingan dan pemantauan secara berkala, diharapkan tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen, sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal serta berkontribusi terhadap penguatan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional. (Agus)