SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik proyek revitalisasi SMPN 5 Surade semakin melebar setelah muncul saling bantah antara Ketua Komite sekaligus Ketua Pelaksana, UD, dan Kepala Sekolah SN. Keduanya memberikan keterangan berbeda terkait pelibatan komite dalam proses belanja material. Sebelumnya, UD menyatakan tidak pernah dilibatkan dalam pengadaan material dan seluruh keputusan belanja diambil langsung oleh kepala sekolah. Namun belakangan, UD meralat pernyataannya. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan keluhan apa pun kepada pihak luar mengenai perannya dalam proyek tersebut. Menurutnya, hubungan komunikasi dengan kepala sekolah berjalan normal. Ia menampik anggapan bahwa dirinya dikesampingkan dalam proses pembangunan. “Saya tidak pernah merasa tidak dilibatkan. Saya tidak pernah mengeluh soal itu,” ujarnya ketika dikonfirmasi ulang, Sabtu (29/11/2025). Di sisi lain, Kepala Sekolah SN juga membantah bahwa dirinya mengambil keputusan sepihak dalam belanja material. Ia menegaskan bahwa seluruh proses telah mengikuti mekanisme dan bahwa komite mengetahui alur kegiatan. SN menyebut, tidak benar jika komite tidak dilibatkan dalam pembangunan. “Tidak ada keputusan sepihak. Semua sesuai aturan. Tidak benar kalau komite mengatakan tidak dilibatkan,” tegas SN, menolak semua tuduhan yang sebelumnya beredar. Perbedaan pernyataan antara keduanya semakin menajamkan sorotan publik terhadap transparansi pelaksanaan revitalisasi sekolah tersebut. Di tengah upaya klarifikasi, kunjungan perwakilan LSM sebelumnya juga sempat diwarnai ketegangan akibat sikap salah satu oknum penjaga sekolah yang dinilai kurang kooperatif. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait untuk meredakan perbedaan keterangan yang beredar. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Program revitalisasi sekolah seharusnya menghadirkan ruang belajar yang aman, layak, dan mendukung kualitas pendidikan. Namun di sejumlah sekolah, pelaksanaannya justru menyisakan persoalan serius yakni transparansi anggaran yang minim dan mekanisme pengawasan yang tidak berjalan. Kepala sekolah kerap melibatkan komite dalam rapat maupun pemantauan kegiatan fisik. Bahkan ada yang menugaskan anggota komite menjadi pelaksana lapangan hingga ikut mengawasi teknis pembangunan. Meski demikian, akses terhadap data keuangan tetap tertutup rapat. Setiap kali komite ditanya wartawan mengenai nilai kontrak, harga material, atau realisasi dana, jawaban yang muncul selalu tidak jelas. Rencana Anggaran Biaya dan laporan keuangan pun hanya disodorkan dalam bentuk garis besar, tanpa rincian yang memungkinkan pengawasan mendalam. Dalam kondisi serba tertutup ini, muncul berbagai dugaan penyimpangan mulai dari mark-up harga dan volume fiktif, penunjukan pemasok titipan, penggunaan material non-standar. Tidak hanya itu swakelola semu yang memecah paket pekerjaan agar luput dari mekanisme tender. Bangunan memang selesai, tetapi kualitasnya jauh dari spesifikasi: beton tipis, dinding cepat retak, dan atap rawan bocor. Ketika detail keuangan tidak dibuka, pelacakan sisa dana hampir mustahil dilakukan. Komite sekadar hadir sebagai pengawas tanpa kewenangan, sementara ruang manipulasi anggaran makin lebar. Pemerintah daerah dan dinas pendidikan harus menghentikan pola ini. Transparansi harus menjadi kewajiban mutlak RAB, kontrak, dan laporan realisasi harus dipublikasikan terbuka di sekolah dan dapat diakses komite tanpa hambatan. Revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi cerminan integritas pengelola pendidikan. Selama data anggaran tetap tersembunyi, dana publik berisiko diselewengkan dan masa depan siswa menjadi pihak yang paling dirugikan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I., S.IP., M.Si., menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 yang digelar di Gedung PGRI Kecamatan Surade, Selasa (25/11/2025). Kegiatan bertema Guru Hebat Indonesia Kuat ini diikuti ratusan guru, para kepala sekolah, pengawas, serta jajaran unsur pemerintahan. Hadir pula dalam acara tersebut Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Ketua PGRI Kecamatan Surade H. Budianto Asfari, K3S Kecamatan Surade Sulaeman, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Kadisdik Deden Sumpena menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang terus menjadi teladan dan penggerak kemajuan pendidikan. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter bangsa dan menjadi fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi orang tua kedua sekaligus panutan moral bagi peserta didik. Marwah dan akhlak guru harus dijaga kapan pun dan di mana pun,” tegasnya. Ia juga menyoroti berbagai tantangan dunia pendidikan, mulai dari isu kekerasan di sekolah, regulasi perlindungan anak, hingga dinamika implementasi Merdeka Belajar. Deden menambahkan, pendidikan tidak boleh kehilangan nilai, etika, dan tanggung jawab moral sebagai ruh utama proses belajar. Pemerintah Kabupaten Sukabumi lanjut dia, akan terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Dalam periode 2024–2025, mayoritas SD dan SMP telah menerima penguatan fasilitas, dan beberapa sekolah sedang dalam tahap penyelesaian akhir. “Kemajuan pendidikan tidak cukup hanya dari pembangunan fisik. Guru tetap menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi berkarakter,” ujarnya. Camat Surade Unang Suryana menegaskan bahwa peringatan HGN dan HUT PGRI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh tenaga pendidik dalam meningkatkan kompetensi dan layanan pendidikan. Ia memastikan bahwa pemerintah terus memprioritaskan peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, perbaikan fasilitas, dan pemerataan akses pendidikan. “Guru adalah lokomotif perubahan. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka mendapatkan dukungan yang memadai,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh guru menjaga semangat mengajar dan memperkuat kebersamaan dalam organisasi agar setiap tantangan dapat dihadapi dengan solid. Sebelumnya, Ketua PGRI Kecamatan Surade H. Budianto Asfari menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya penghormatan kepada para pendidik, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat tekad bersama mewujudkan pendidikan berkualitas sesuai visi daerah Sukabumi Mubarokah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Pemetaan, Verifikasi, dan Validasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Wilayah VI pada Sabtu, 22 November 2025. Kegiatan ini dihadiri Kasi Tatakelola Kelembagaan Disdik Kabupaten Sukabumi, Indah Pajarwati, jajaran ketenagaan, kepala sekolah, pengawas, operator, serta undangan lainnya. Indah Pajarwati menjelaskan bahwa verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan keakuratan data PTK, terutama yang berkaitan dengan kelayakan berbagai program insentif. “Ini terkait verifikasi dan validasi data PTK jenjang SD Wilayah VI. Data ini akan kami update, karena dibutuhkan untuk kelayakan insentif, kelayakan TPG, Tamsil, serta guru bantu terpencil,” ujarnya. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi: sesi pertama di SDN 3 Gunung Batu Kecamatan Cibitung, kemudian sesi kedua di SDN 5 Pasiripis Kecamatan Surade. Roadshow pendataan ini dilakukan berjenjang mulai dari SD, kemudian dilanjutkan ke SMP, PAUD, TK, hingga pendidikan formal dan nonformal lainnya. Dalam kegiatan tersebut hadir unsur pengawas, ketua K3S per wilayah, kepala sekolah, serta OPK dan OPS sebagai pihak yang memahami detail data kelembagaan dan kepegawaian. “Tujuannya untuk menghimpun data PTK jenjang SD, khususnya untuk verifikasi dan validasi peserta insentif TPG, Tamsil maupun GPDT,” jelas Indah. Ia menegaskan pentingnya akurasi data yang disampaikan setiap lembaga. “Saya menginginkan data yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan oleh seluruh pihak,” ujarnya. Indah berharap kegiatan ini menghadirkan gambaran utuh mengenai kondisi tenaga pendidik di Kabupaten Sukabumi, terutama bagi mereka yang akan mengalami perubahan status kepegawaian. “Semoga perubahan status ini membawa angin segar bagi mutu pendidikan. Disdik harus mengetahui personel yang ada agar kelayakan dan keadilan dapat dirasakan seluruh tenaga pendidik,” pungkasnya. (Dikcy)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semarak Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI 2025 mulai terasa di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Dipusatkan di Lapang Lodaya Setra Surade, rangkaian kegiatan resmi digelar sejak 17 hingga 24 November 2025 oleh PGRI Cabang Surade bekerja sama dengan KKGO Kecamatan Surade. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan seluruh guru dari jenjang TK hingga SMA sederajat. Selain memperingati momentum tahunan, rangkaian ini juga bertujuan mempererat solidaritas, membangun kekompakan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran PGRI sebagai organisasi profesi guru. Enam cabang lomba digelar, meliputi catur, tenis meja, bulutangkis, voli, futsal, dan solo. Setiap pertandingan berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Antusias peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya sekolah yang mengirimkan tim terbaiknya. Guru-guru pun dapat sejenak melepas rutinitas mengajar dan menikmati suasana kompetisi yang sehat. Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Selasa, 25 November 2025, bersamaan dengan Upacara HGN yang dipusatkan di Gedung PGRI Kecamatan Surade. Seluruh guru dijadwalkan hadir dalam upacara, ramah tamah, sekaligus pengumuman pemenang lomba. Ketua PGRI Kecamatan Surade, H. Budianto Asfari, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan partisipasi para guru. ”Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali motivasi, memperkuat silaturahmi, serta membuka ruang bagi para guru bertukar pengalaman,” katanya, Kamis (20/11/2025). Ia juga berharap peringatan HGN dan HUT PGRI ke depan dapat berlangsung lebih meriah dan melibatkan lebih banyak guru dari berbagai jenjang pendidikan. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus tumbuh sebagai cerminan dedikasi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Surade. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 PGRI tahun 2025, PGRI Cabang Kecamatan Cibitung menggelar berbagai kegiatan pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan dipusatkan di halaman MTs Cidahu dan diikuti lebih dari 250 peserta dari empat ranting. Ketua PGRI Cabang Cibitung yang juga Ketua K3S, Yusup Ansori, S.Pd., mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema Guru Bermutu Indonesia Maju yaitu Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas. Ia mengajak seluruh guru menjadikan momentum HGN sebagai penguat semangat positif dalam memajukan pendidikan. Berbagai cabang lomba digelar, mulai dari bola voli putra-putri, sepak bola, jalan santai, hingga lomba menyanyi. Seluruh jenjang pendidikan ikut berpartisipasi, meliputi guru SD, SMP, MTs, TK, dan PAUD. Selain kompetisi, kegiatan sosial dan pembagian door prize juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Yusup menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar guru sekaligus meningkatkan profesionalisme di lingkungan pendidikan. Ia berharap seluruh pendidik semakin kompak, kreatif, dan terus meningkatkan kompetensi. Puncak peringatan HGN dan HUT ke-80 PGRI akan dilaksanakan pada 25 November 2025 dan direncanakan dipusatkan di halaman SMPN 1 Cibitung. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka menggelar kegiatan sosialisasi terkait Penerimaan Siswa SMA Kemala Bhayangkara serta Penerimaan Bintara Brimob, Minggu (16/11/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majalengka, Iptu Supriyadi. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Supriyadi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada para siswa serta masyarakat mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi yang harus ditempuh. Menurutnya, kehadiran SMA Kemala Bhayangkara sebagai sekolah berkarakter kepolisian mampu menjadi wadah pembentukan disiplin dan sumber daya manusia yang berkualitas. Sementara itu, Penerimaan Bintara Brimob diharapkan dapat menarik minat generasi muda Majalengka untuk ikut berkontribusi sebagai bagian dari Korps Brimob Polri. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang transparan, sehingga proses penerimaan dapat berjalan objektif dan tanpa pungutan liar,” ujar Iptu Supriyadi dalam pemaparannya. Acara sosialisasi yang dihadiri oleh pelajar, orang tua, serta sejumlah perwakilan sekolah ini berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait prosedur pendaftaran maupun gambaran tugas Brimob dan aktivitas pendidikan di SMA Kemala Bhayangkara. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 245 mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Akuntansi dan Ekonomi Manajemen resmi diwisuda oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pasim Sukabumi pada Rabu (12/11/2025). Ketua Yayasan Pasim, Wati Purnaningrum, menyampaikan bahwa wisuda kali ini menjadi momentum penting menjelang perubahan status kampus menjadi Universitas Nasional Pasim Sukabumi pada tahun mendatang. “Kami berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi integritas, dan membawa nama baik almamater di manapun berada,” ujarnya. Wati juga menuturkan bahwa Pasim berkomitmen membantu lulusan mendapatkan peluang kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri melalui program Pasim Go Internasional. “Kami memfasilitasi alumni untuk bekerja di Jepang, Jerman, dan kapal pesiar. Bahkan bulan ini Pasim telah memberangkatkan 14 siswa ke Malaysia dan delapan mahasiswa ke luar negeri,” ungkapnya. Menurutnya, transformasi menuju universitas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama industri, serta memperkuat peran Pasim dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global. Dengan peningkatan mutu dosen, fasilitas, dan jejaring kemitraan yang terus diperluas, Pasim menargetkan menjadi perguruan tinggi yang melahirkan generasi muda Sukabumi yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Surade berlangsung khidmat di aula sekolah setempat, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses rotasi dan penyegaran pimpinan dalam dunia pendidikan di sekolah tersebut. Dalam sertijab tersebut, Suhendi, S.Pd., M.Pd., resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Surade kepada penggantinya, Hardika, S.Pd. Sebelumnya Hardika menjabat Kepala SMA Negeri 1 Kalibunder. Sementara itu, Suhendi akan mengemban amanah baru sebagai Kepala SMA Negeri 2 Kota Bekasi. Acara dihadiri oleh jajaran wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, staf TU, ketua komite sekolah H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., guru, serta seluruh siswa SMA Negeri 1 Surade. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala Sekolah lama dan baru, dilanjutkan penyampaian pesan dari komite sekolah. Saat bersamaan juga dilakukan penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Suhendi selama lebih dari tiga tahun memimpin SMA Negeri 1 Surade. Suasana haru mewarnai momen perpisahan tersebut. Keluarga besar SMA Negeri 1 Surade menyampaikan terima kasih dan doa terbaik bagi Bapak Suhendi agar sukses dan amanah di tempat tugas yang baru. Di sisi lain, kehadiran Bapak Hardika disambut dengan penuh semangat dan harapan baru untuk membawa SMA Negeri 1 Surade semakin maju dan berprestasi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar Konferensi Cabang sekaligus pemilihan pengurus baru periode 2025–2030 di halaman Gedung PGRI Kecamatan Ciracap, Rabu (5/11/2025). Konferensi ini menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban program masa bakti 2020–2025 sekaligus memilih kepengurusan baru. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju dan Guru Hebat Indonesia Kuat.” Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat, Camat Ciracap Iwan Muchdiawan, para Ketua PGRI se-Wilayah VI, serta perwakilan guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Ciracap. Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi, Jajat Sudrajat, menjelaskan bahwa konferensi cabang dan pemilihan pengurus baru merupakan amanat organisasi sesuai AD/ART. “Sesuai amanat konstitusi, setiap periode harus dilakukan konferensi dan pemilihan pengurus baru. Ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dalam tubuh organisasi,” ujarnya. Dalam pemilihan tersebut terdapat 62 pemegang hak suara dengan dua calon yang bersaing, yakni Unang Junaedi, S.Pd. dan Yana, S.Pd. Hasilnya, Unang Junaedi terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Ciracap periode 2025–2030. Usai terpilih, Unang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Terima kasih atas amanah dan tanggung jawab ini. Melalui wadah PGRI, kami akan terus memperjuangkan hak-hak guru serta berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang berkualitas menuju Indonesia cerdas,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Ciracap Drs. Iwan Muchdiawan memberikan apresiasi kepada pengurus lama dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. “Selamat kepada pengurus baru. Semoga kerja sama dan sinergitas yang sudah baik selama ini dapat semakin ditingkatkan ke depannya,” pungkasnya. (Dicky)