SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMA Negeri 1 Surade memperkuat sinergi dengan orang tua dan wali murid melalui rangkaian pertemuan yang digelar pada 3–10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam tujuh sesi pertemuan sebagai upaya membangun komunikasi, kesepahaman, serta dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan siswa. Pertemuan yang diawali bagi orang tua siswa kelas X bersama SMAN 1 Cibitung itu berlangsung di Masjid Pendidikan SMAN 1 Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dipimpin langsung Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., dengan melibatkan jajaran manajemen sekolah dan Komite Sekolah. Dalam arahannya, Hardika menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara pihak sekolah dan keluarga. Menurutnya, pendidikan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua agar proses pembelajaran dan pembentukan karakter dapat berjalan secara optimal. Rapat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkenalkan jajaran dewan guru dan wali kelas kepada orang tua. Para guru dan wali kelas diharapkan dapat menjadi mitra keluarga dalam mendampingi siswa selama menjalani aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. Selain membangun silaturahmi, pihak sekolah memaparkan berbagai program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Orang tua juga diberikan penjelasan mengenai sistem pembelajaran serta penerapan kurikulum yang berlaku di SMAN 1 Surade. Hal penting lainnya yang dibahas adalah tata tertib dan budaya sekolah. Pihak sekolah berharap aturan yang diterapkan tidak hanya dipahami oleh siswa, tetapi juga diketahui dan didukung orang tua sehingga pembinaan kedisiplinan serta karakter dapat berlangsung secara konsisten antara lingkungan sekolah dan keluarga. Rangkaian pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan mitra sekolah melalui BJB KACE Surade yaitu Satu Anak Satu Rekening. Program tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan kepada orang tua sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan dan pengelolaan pendidikan siswa. Dalam kegiatan itu, Kepala Sekolah didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Cibitung, Sugeng Nuryanto, S.Pd. Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Jalaludin Sayuti, S.Ag., M.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Ahmad, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Dian Wardiana, S.Pd. Mereka secara bergantian memberikan penjelasan sesuai bidang tugas dan fungsi masing-masing. Ketua Komite Sekolah, H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SMAN 1 Surade atas terselenggaranya forum komunikasi bersama orang tua wali murid. Melalui rangkaian pertemuan tersebut, SMAN 1 Surade berharap terbangun kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan keluarga. Kesepahaman tersebut dinilai penting untuk menciptakan proses pendidikan yang berkualitas sekaligus mendorong lahirnya siswa yang berprestasi, berkarakter, unggul, dan berakhlak mulia. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembentukan karakter peserta didik tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik. SMA Negeri 1 Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, turut memperkuat pendidikan keagamaan bagi siswi melalui kegiatan Keputrian bertema “Fiqih Muslimah”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membekali siswi dengan pemahaman keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan seorang muslimah, mulai dari menjaga kesucian diri, tata cara beribadah, hingga adab dan tata krama. Kepala SMA Negeri 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan pendidikan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan akademik. Menurutnya, siswi perlu memiliki bekal ilmu agama agar mampu memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. “Menjadi muslimah yang berilmu adalah langkah awal untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” ujar Hardika saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (8/8/2026). Ia berharap kegiatan Keputrian tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan para siswi di luar sekolah. “Semoga kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat untuk membentuk generasi muslimah yang beriman, berilmu, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam setiap langkah kehidupannya,” katanya. Menurut Hardika, pemahaman terhadap fiqih Muslimah penting diberikan sejak usia sekolah karena berkaitan langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, para siswi juga diarahkan untuk memahami bahwa ilmu agama tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan sikap, perilaku, tanggung jawab, serta pembentukan akhlak. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Surade, Sugeng Nuryanto, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Apresiasi serupa disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Dian Wardiana, S.Pd. Menurutnya, kegiatan Keputrian bertema Fiqih Muslimah memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi siswi untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus membangun jati diri yang berlandaskan akhlak. Dengan kegiatan tersebut, SMAN 1 Surade berupaya menempatkan pendidikan karakter dan nilai keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Sehingga para siswi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, pengetahuan agama, keimanan, dan akhlak mulia. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pelaksanaan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP tingkat Kabupaten Sukabumi, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGP) PAI SMP Subrayon Jampangkulon, Uung Yusup Supendi, S.Pd.I., menyampaikan doa dan motivasi kepada seluruh peserta yang akan berkompetisi mewakili sekolah masing-masing. Ajang Pentas PAI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di SMP Islam Terpadu Yaspida, Jalan Parungseah, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter Islami. Menurut Uung, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses pembinaan di tingkat sekolah maupun wilayah. Karena itu, ia berharap mereka mampu menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia menilai Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Mengusung tema “Cerdas Berkarakter, Berakhlak Mulia, Berprestasi Tinggi, dan Islami Amanah”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berilmu, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan, memperoleh hasil terbaik, serta mampu menjadi inspirasi dalam menyebarkan nilai-nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan akhlak mulia. Tetap semangat, percaya diri, dan berikan penampilan terbaik,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pentas PAI sebagai momentum mempererat ukhuwah antarpelajar sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai ajaran Islam melalui berbagai bidang yang diperlombakan. Dukungan dan doa pun disampaikan kepada seluruh kontingen agar mampu mengharumkan nama daerah masing-masing serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan agama Islam di Kabupaten Sukabumi. (Dicky)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut menyosialisasikan informasi pendidikan Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) kepada lingkungan internal kepolisian. Sosialisasi tersebut memperkenalkan program S2 Magister Hukum UNISKA MAB yang baru meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Informasi mengenai program pascasarjana tersebut menjadi salah satu pilihan bagi personel maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di bidang hukum. Saat ini, Program Pascasarjana Magister Hukum UNISKA MAB juga masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Dalam program tersebut tersedia sejumlah pilihan konsentrasi yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan akademik mahasiswa, yakni Hukum Litigasi, Hukum Bisnis, Hukum Mediasi Syariah dan Hukum Administrasi. Pilihan konsentrasi tersebut memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperdalam bidang hukum tertentu sekaligus mengembangkan wawasan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan profesional. Predikat akreditasi “Baik Sekali” yang diperoleh Program Magister Hukum UNISKA MAB menjadi salah satu informasi penting yang disampaikan dalam sosialisasi. Akreditasi tersebut tercantum dalam keputusan resmi BAN-PT melalui SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Selain memperkenalkan program dan konsentrasi pendidikan, informasi penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian penting. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai proses pendaftaran melalui kanal resmi PMB UNISKA MAB. Informasi mengenai akreditasi dan penyelenggaraan program studi juga dapat ditelusuri melalui kanal resmi universitas serta Lembaga Penjaminan Mutu UNISKA MAB. Bagi personel kepolisian maupun masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, program tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas kompetensi di bidang hukum. Namun, calon mahasiswa tetap perlu memastikan persyaratan administrasi, jadwal pendaftaran dan biaya pendidikan melalui sumber resmi kampus. Sosialisasi pendidikan seperti ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat dan personel yang ingin mengembangkan kapasitas akademik sekaligus menunjang peningkatan kompetensi profesional. Dengan akreditasi “Baik Sekali” dan dibukanya PMB Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Program Magister Hukum UNISKA MAB menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dengan pilihan konsentrasi yang beragam. (Agus)

Majalengka,- Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan kelestarian lingkungan, kebersihan fasilitas publik, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi di wilayah Kabupaten Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan aksi kepedulian lingkungan secara bergotong royong. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat dan peduli lingkungan ini difokuskan pada kegiatan kurve bersama guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, asri, dan nyaman, Jumat (31/07/2026) pagi. ‎Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta melibatkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka, personel Polres Majalengka, dan elemen masyarakat. ‎Aksi gotong royong ini dipusatkan di sepanjang jalur protokol Jalan Raya KH. Abdul Halim, membentang mulai dari depan Kantor Inspektorat Kabupaten Majalengka hingga kawasan depan Mako Polres Majalengka. Dengan penuh semangat kebersamaan, para personel dan jajaran Forkopimda membahu membersihkan sampah, merapikan area bahu jalan, serta memastikan saluran air di kawasan tersebut bebas dari penumpukan limbah domestik. ‎Sinergitas yang terjalin antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan DLH ini bertujuan nyata untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama. Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memupuk kesadaran kolektif demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang sehat dan tertata rapi. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. “Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani. “Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas,” katanya. Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional,” ungkapnya. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya. Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., saat penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar, Rabu (29/7/2026) Kapolda Jabar mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan media massa, sekaligus memperkuat kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Irjen Pipit. Ia menegaskan media arus utama memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, menurutnya, media profesional menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta. “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya. Irjen Pipit menegaskan seluruh jajaran Polda Jabar diinstruksikan tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, proses verifikasi menjadi prinsip utama agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa secara cepat. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan publik. Karena itu, Irjen Pipit berharap media profesional dapat menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta. “Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya. Kapolda Jabar juga menegaskan Polda Jabar terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” katanya. Selain itu, Irjen Pipit mengajak media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Polda Jabar dan insan pers terus ditingkatkan. Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang konstruktif, serta pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026) Ketua Dewan Juri lomba jurnalistik, Irwan Nasir, mengapresiasi komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam melakukan penilaian. Selama proses penjurian, kata dia, tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga. Ia menjelaskan karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian yang ditulis sesuai kaidah jurnalistik. Beragam karya tersebut mengangkat sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat. “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan. Ia berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan media, sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun pemenang lomba Juara Jurnalistik dalam memperingati HUT Bhayangkara ini yaitu: 1. Rahmat Hidayat dari Tribunnews Bogor dengan judul “Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut” 2. Jejep Falahul Alam dari Kabar Majalengka.Pikiran Rakyat.Com dengan judul “Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan” 3. Dede Adhitama dari BritaSatu.com dengan judul “Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu Bandung 30 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya mewarnai penyambutan Kapolres Majalengka Polda Jabar yang baru, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si, di halaman Markas Komando (Mako) Polres Majalengka, Rabu (29/7/2026). Penyambutan diawali dengan prosesi Upacara Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang melambangkan penghormatan sekaligus penyambutan bagi pejabat yang akan mengemban amanah baru. Usai melewati barisan Pedang Pora, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman beserta istri disambut hangat dengan pertunjukan seni budaya Sunda yang menampilkan kekayaan budaya khas Kabupaten Majalengka. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan serta ungkapan selamat datang kepada pemimpin baru Polres Majalengka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Majalengka, para perwira, personel Polri, ASN Polri, Bhayangkari Cabang Majalengka, serta tamu undangan yang memberikan sambutan hangat kepada Kapolres beserta keluarga. Tradisi Pedang Pora yang dipadukan dengan kesenian daerah mencerminkan perpaduan nilai-nilai kebanggaan institusi Polri dengan kearifan lokal yang terus dijaga. Momentum ini sekaligus menjadi awal pengabdian AKBP Muhammad Aldy Sulaiman sebagai Kapolres Majalengka dalam memimpin jajaran Polres Majalengka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, seluruh personel Polres Majalengka siap mendukung kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang Presisi di wilayah hukum Polres Majalengka. Penyambutan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh keakraban, menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di Polres Majalengka dengan harapan mampu membawa semangat baru dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi melakukan penyegaran struktur kepemimpinan secara besar- besaran. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut untuk 14 posisi strategis di jajaran Polda Jabar, Selasa (28/7/2026). Rotasi jabatan tersebut mencakup satu Pejabat Utama (PJU) yaitu Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kabid TIK) serta 13 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah hukum Jawa Barat. Dalam upacara tersebut, jabatan Kabid TIK Polda Jabar resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Parojahan Simanjuntak kepada Kombes Pol Anton Elfrino Trisanto. Sementara itu, pergeseran tongkat estafet kepemimpinan di tingkat Polres jajaran meliputi. Kapolres Garut Dari AKBP Yugi Bayu Hendarto kepada AKBP Niko Nurallah Adi Putra. Kapolres Cimahi Dari AKBP Niko Nurallah Adi Putra kepada AKBP Moh Faruk Rozi. Kapolres Subang Dari AKBP Dony Eko Wicaksono kepada AKBP Andi Purwanto. Kapolres Tasikmalaya Kota Dari AKBP Andi Purwanto kepada AKBP Andik Eko Siswanto. Kapolres Sukabumi Dari AKBP Dr. Samian kepada AKBP Benny Cahyadi. Kapolres Purwakarta: Dari AKBP I Dewa P. G. Anom Danujaya kepada AKBP Febri Nurzam. Kapolres Sumedang: Dari AKBP Sandityo Mahardika kepada AKBP Reza Ma’ruffi. Kapolres Tasikmalaya: Dari AKBP Wahyu Pristha Utama kepada AKBP Ade Papa Rihi. Kapolres Indramayu: Dari AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada AKBP Prianggo Parlindungan. Kapolres Majalengka: Dari AKBP Rita Suwadi kepada AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Kapolres Kuningan: Dari AKBP Muhammad Ali Akbar kepada AKBP Bellen Anggara Pratama. Kapolres Ciamis: Dari AKBP Hidayatullah kepada AKBP Eko Iskandar. Kapolres Cirebon Kota: Dari AKBP Eko Iskandar kepada AKBP Bimantoro Kurniawan. Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa alih tugas dan jabatan di lingkungan Polri merupakan mekanisme alamiah organisasi guna menjaga kesinambungan dan penyegaran institusi. “Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjamin regenerasi, penyegaran, dan kesinambungan kepemimpinan,” ujar Pipit dalam amanatnya. Secara khusus, Kapolda memberikan apresiasi tinggi kepada para pejabat lama yang telah mendedikasikan waktu dan kemampuannya demi menjaga keamanan di Jawa Barat. “Kepada para pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Jawa Barat. Berbagai capaian yang telah rekan-rekan torehkan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta merawat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tutur Irjen Pipit. Ia juga mendoakan agar rekam jejak kerja para pejabat lama di Jawa Barat dapat menjadi modal berharga pada jenjang karir selanjutnya. “Selamat mengemban amanah pada penugasan yang baru. Semoga pengalaman selama bertugas di Jawa Barat menjadi legacy baru untuk terus memberikan pengabdians terbaik kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya. Kepada para pejabat baru, Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan pentingnya respons cepat dalam memahami karakteristik wilayah penugasan masing-masing. “Kepada para pejabat yang hari ini menerima tugas dan tanggung jawab baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat mengemban amanah baru sebagai bagian dari keluarga besar Polda Jawa Barat. Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memahami secara utuh karakteristik wilayah Jawa Barat,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. Bandung, 29 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Jakarta,-Bidik-kasusnews.com,- Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026). Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri dan sebagai bentuk penghormatan bagi pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang mengemban amanah di lingkungan Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Kapolres jajaran. Sebanyak 22 pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Karoops, Karo SDM, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, hingga Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Metro Jaya. “Kepada Pejabat yang baru bergabung, Selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, saudara dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Kapolda juga berpesan agar seluruh personel selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. “Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya selalu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.