SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semarak Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI 2025 mulai terasa di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Dipusatkan di Lapang Lodaya Setra Surade, rangkaian kegiatan resmi digelar sejak 17 hingga 24 November 2025 oleh PGRI Cabang Surade bekerja sama dengan KKGO Kecamatan Surade. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan seluruh guru dari jenjang TK hingga SMA sederajat. Selain memperingati momentum tahunan, rangkaian ini juga bertujuan mempererat solidaritas, membangun kekompakan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran PGRI sebagai organisasi profesi guru. Enam cabang lomba digelar, meliputi catur, tenis meja, bulutangkis, voli, futsal, dan solo. Setiap pertandingan berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Antusias peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya sekolah yang mengirimkan tim terbaiknya. Guru-guru pun dapat sejenak melepas rutinitas mengajar dan menikmati suasana kompetisi yang sehat. Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Selasa, 25 November 2025, bersamaan dengan Upacara HGN yang dipusatkan di Gedung PGRI Kecamatan Surade. Seluruh guru dijadwalkan hadir dalam upacara, ramah tamah, sekaligus pengumuman pemenang lomba. Ketua PGRI Kecamatan Surade, H. Budianto Asfari, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan partisipasi para guru. ”Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali motivasi, memperkuat silaturahmi, serta membuka ruang bagi para guru bertukar pengalaman,” katanya, Kamis (20/11/2025). Ia juga berharap peringatan HGN dan HUT PGRI ke depan dapat berlangsung lebih meriah dan melibatkan lebih banyak guru dari berbagai jenjang pendidikan. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus tumbuh sebagai cerminan dedikasi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Surade. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 PGRI tahun 2025, PGRI Cabang Kecamatan Cibitung menggelar berbagai kegiatan pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan dipusatkan di halaman MTs Cidahu dan diikuti lebih dari 250 peserta dari empat ranting. Ketua PGRI Cabang Cibitung yang juga Ketua K3S, Yusup Ansori, S.Pd., mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema Guru Bermutu Indonesia Maju yaitu Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas. Ia mengajak seluruh guru menjadikan momentum HGN sebagai penguat semangat positif dalam memajukan pendidikan. Berbagai cabang lomba digelar, mulai dari bola voli putra-putri, sepak bola, jalan santai, hingga lomba menyanyi. Seluruh jenjang pendidikan ikut berpartisipasi, meliputi guru SD, SMP, MTs, TK, dan PAUD. Selain kompetisi, kegiatan sosial dan pembagian door prize juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Yusup menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar guru sekaligus meningkatkan profesionalisme di lingkungan pendidikan. Ia berharap seluruh pendidik semakin kompak, kreatif, dan terus meningkatkan kompetensi. Puncak peringatan HGN dan HUT ke-80 PGRI akan dilaksanakan pada 25 November 2025 dan direncanakan dipusatkan di halaman SMPN 1 Cibitung. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka menggelar kegiatan sosialisasi terkait Penerimaan Siswa SMA Kemala Bhayangkara serta Penerimaan Bintara Brimob, Minggu (16/11/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majalengka, Iptu Supriyadi. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Supriyadi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada para siswa serta masyarakat mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi yang harus ditempuh. Menurutnya, kehadiran SMA Kemala Bhayangkara sebagai sekolah berkarakter kepolisian mampu menjadi wadah pembentukan disiplin dan sumber daya manusia yang berkualitas. Sementara itu, Penerimaan Bintara Brimob diharapkan dapat menarik minat generasi muda Majalengka untuk ikut berkontribusi sebagai bagian dari Korps Brimob Polri. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang transparan, sehingga proses penerimaan dapat berjalan objektif dan tanpa pungutan liar,” ujar Iptu Supriyadi dalam pemaparannya. Acara sosialisasi yang dihadiri oleh pelajar, orang tua, serta sejumlah perwakilan sekolah ini berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait prosedur pendaftaran maupun gambaran tugas Brimob dan aktivitas pendidikan di SMA Kemala Bhayangkara. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 245 mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Akuntansi dan Ekonomi Manajemen resmi diwisuda oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pasim Sukabumi pada Rabu (12/11/2025). Ketua Yayasan Pasim, Wati Purnaningrum, menyampaikan bahwa wisuda kali ini menjadi momentum penting menjelang perubahan status kampus menjadi Universitas Nasional Pasim Sukabumi pada tahun mendatang. “Kami berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi integritas, dan membawa nama baik almamater di manapun berada,” ujarnya. Wati juga menuturkan bahwa Pasim berkomitmen membantu lulusan mendapatkan peluang kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri melalui program Pasim Go Internasional. “Kami memfasilitasi alumni untuk bekerja di Jepang, Jerman, dan kapal pesiar. Bahkan bulan ini Pasim telah memberangkatkan 14 siswa ke Malaysia dan delapan mahasiswa ke luar negeri,” ungkapnya. Menurutnya, transformasi menuju universitas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama industri, serta memperkuat peran Pasim dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global. Dengan peningkatan mutu dosen, fasilitas, dan jejaring kemitraan yang terus diperluas, Pasim menargetkan menjadi perguruan tinggi yang melahirkan generasi muda Sukabumi yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Surade berlangsung khidmat di aula sekolah setempat, Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses rotasi dan penyegaran pimpinan dalam dunia pendidikan di sekolah tersebut. Dalam sertijab tersebut, Suhendi, S.Pd., M.Pd., resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Surade kepada penggantinya, Hardika, S.Pd. Sebelumnya Hardika menjabat Kepala SMA Negeri 1 Kalibunder. Sementara itu, Suhendi akan mengemban amanah baru sebagai Kepala SMA Negeri 2 Kota Bekasi. Acara dihadiri oleh jajaran wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, staf TU, ketua komite sekolah H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., guru, serta seluruh siswa SMA Negeri 1 Surade. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala Sekolah lama dan baru, dilanjutkan penyampaian pesan dari komite sekolah. Saat bersamaan juga dilakukan penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Suhendi selama lebih dari tiga tahun memimpin SMA Negeri 1 Surade. Suasana haru mewarnai momen perpisahan tersebut. Keluarga besar SMA Negeri 1 Surade menyampaikan terima kasih dan doa terbaik bagi Bapak Suhendi agar sukses dan amanah di tempat tugas yang baru. Di sisi lain, kehadiran Bapak Hardika disambut dengan penuh semangat dan harapan baru untuk membawa SMA Negeri 1 Surade semakin maju dan berprestasi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar Konferensi Cabang sekaligus pemilihan pengurus baru periode 2025–2030 di halaman Gedung PGRI Kecamatan Ciracap, Rabu (5/11/2025). Konferensi ini menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban program masa bakti 2020–2025 sekaligus memilih kepengurusan baru. Kegiatan tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju dan Guru Hebat Indonesia Kuat.” Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat, Camat Ciracap Iwan Muchdiawan, para Ketua PGRI se-Wilayah VI, serta perwakilan guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Ciracap. Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi, Jajat Sudrajat, menjelaskan bahwa konferensi cabang dan pemilihan pengurus baru merupakan amanat organisasi sesuai AD/ART. “Sesuai amanat konstitusi, setiap periode harus dilakukan konferensi dan pemilihan pengurus baru. Ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dalam tubuh organisasi,” ujarnya. Dalam pemilihan tersebut terdapat 62 pemegang hak suara dengan dua calon yang bersaing, yakni Unang Junaedi, S.Pd. dan Yana, S.Pd. Hasilnya, Unang Junaedi terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Ciracap periode 2025–2030. Usai terpilih, Unang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Terima kasih atas amanah dan tanggung jawab ini. Melalui wadah PGRI, kami akan terus memperjuangkan hak-hak guru serta berkomitmen mencetak tenaga pendidik yang berkualitas menuju Indonesia cerdas,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Ciracap Drs. Iwan Muchdiawan memberikan apresiasi kepada pengurus lama dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. “Selamat kepada pengurus baru. Semoga kerja sama dan sinergitas yang sudah baik selama ini dapat semakin ditingkatkan ke depannya,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Bobby Maulana membuka secara resmi LKBB “King of Pranasti IV” di GOR SMK Pasim Plus, Sabtu (1/11/2025). Peserta berasal berbagai penjuru Indonesia yang diikuti 150 pleton pelajar. Kehadiran mereka khusus untuk menunjukkan ketangkasan, kekompakan, dan jiwa juang dalam ajang Lomba tingkat nasional tersebut. Di hadapan ribuan peserta, Bobby menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar lomba baris-berbaris. Selain itu, melalui kegiatan itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kecipratan manfaat yang cukup besar. Salah satunya hunian sejumlah hotel dan penginapan di Kota Sukabumi penuh sesak. Tahun ini, atmosfernya benar-benar luar biasa. Sekitar 3.000 hingga 3.500 peserta dan penonton memadati arena, menjadikan LKBB ini sebagai kompetisi terbesar sepanjang penyelenggaraan. Tak hanya dari Jawa Barat, peserta datang dari 23 kota dan kabupaten di delapan provinsi berbeda, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah. “Ajang ini luar biasa besar dan penuh semangat. LKBB bukan sekadar unjuk barisan, tapi latihan kepemimpinan, karakter, dan disiplin. Pasim menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan pendidikan dan mencetak generasi unggul,” ujar Bobby penuh apresiasi. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini membawa multiplier effect bagi Kota Sukabumi. “Selama lomba berlangsung, tingkat hunian hotel meningkat tajam. Peserta dari luar daerah seperti Bone, Surabaya, dan Indramayu menginap di berbagai hotel di Sukabumi. Dampaknya terasa ke sektor ekonomi, pariwisata, hingga industri kreatif lokal,” tambahnya. Sebagai mantan anggota Paskibra, Bobby mengaku ikut merasakan ketegangan dan kebanggaan peserta. “Saya tahu rasanya di lapangan. Deg-degan, tapi penuh semangat. Kompetisi seperti ini bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang karakter, disiplin, dan cinta tanah air,” tuturnya disambut tepuk tangan gemuruh. Di sisi lain, Ketua Yayasan Pasim, Wati Purnaningrum, mengaku bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan LKBB nasional ini. “Alhamdulillah, King of Pranasti ke-4 bisa berjalan lancar berkat kerja keras panitia. Setiap tahun peserta makin banyak dan semakin meluas jangkauannya. Ini bukti kepercayaan masyarakat terhadap Pasim dan komitmen kami dalam pendidikan karakter,” ujarnya. Adapun rincian peserta terdiri dari 30 pasukan tingkat SD/MI, 70 pasukan tingkat SMP/MTs, dan 65 pasukan tingkat SMA/SMK/MA. Tak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp4 miliar. Belum termasuk 355 piala tetap,6 piala bergilir, 965 medali perorangan, 1.340 sertifikat, serta hadiah tambahan berupa tiga ponsel dan tiga tablet. Lebih dari sekadar perlombaan, LKBB King of Pranasti IV telah menjadi simbol semangat nasionalisme dan kolaborasi antar daerah. Di tengah panasnya terik Sukabumi, ribuan pelajar menampilkan performa terbaiknya membuktikan bahwa disiplin, solidaritas, dan rasa cinta tanah air masih mengalir kuat di nadi generasi muda Indonesia. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM Suasana haru menyelimuti lingkungan SMAN 1 Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melepas kepergian orang yang mereka sayangi. Para guru dan siswa tak kuasa menahan air mata ketika sang kepala sekolah, H. Jamhari, mengumumkan kepindahannya ke sekolah lain setelah memimpin selama 5 tahun 5 bulan. Momen perpisahan yang penuh emosi itu terekam dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook @Arip Rahman Hakim, Jumat (31/10/2025). Dalam tayangan tersebut, H. Jamhari tampak berdiri di hadapan seluruh guru, staf tata usaha, dan siswa di halaman sekolah. Awalnya, banyak yang tidak mengetahui maksud dari pertemuan mendadak itu. Namun suasana berubah hening ketika sang kepala sekolah mulai berbicara dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca. Ia akhirnya mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan SMAN 1 Ciracap karena mendapat tugas di tempat baru. “Saat kepala sekolah berbicara sambil menangis, beliau mengatakan akan pergi meninggalkan kami karena dipindah tugaskan,” terdengar dalam video tersebut. Tangisan pun pecah. Guru dan siswa larut dalam kesedihan, saling berpelukan, dan tak sedikit yang terisak karena merasa kehilangan sosok pemimpin yang selama ini dikenal bijaksana, penyayang, dan sabar. Dalam kesempatan itu, H. Jamhari juga mengingat kembali perjuangan dan kenangan selama lebih dari satu dekade mengabdi di sekolah tersebut. Ia mengaku berat meninggalkan lingkungan yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri. “Lima tahun lima bulan bukan waktu yang singkat. Banyak kenangan, perjuangan, dan kebersamaan yang tak akan saya lupakan,” ucapnya dengan suara bergetar. Para guru dan siswa pun menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik untuknya. “Kini kami kehilangan sosok pemimpin yang baik hati. Selamat jalan, Pak. Semoga sehat selalu dan betah di tempat tugas barunya,” ungkap salah satu guru dengan mata berkaca-kaca. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla di dampingi Kasat Narkoba AKP Dhanie Sukmo Widodo dan Kasat Lantas J.E.Kusuma, S.A.P., M.H mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nanga Pinoh, Senin (27/10/25). Kedatangannya di sambut pengalungan syal oleh Kepala Sekolah SMK N 1 ibu Dwi Andayani Siregar, S.E di gerbang sekolah, paduan drum band, penghormatan dan bersalaman bersama wakil kepala sekolah, ketua prodi dewan guru dan berdialog hangat di ruang kesiswaan. Kapolres Melawi mengatakan kedatangannya di SMK N 1 Nanga Pinoh dalam rangka kegiatan Kapolres Melawi Go To School pencegahan penyalah gunaan narkoba dan bulying. “Pihak sekolah dan pelajar sangat antusias mengikuti, kedatangan kami dalam rangka sosialisasi pencegahan penyalah gunaan narkoba dan bulying,” ujar Kapolres Melawi. Langkah ini penting di lakukan selain wujud hadirnya di harapkan khususnya pelajar dapat mengetahui, memahami serta menjauhi penyalah gunaan narkoba dan bulying, lanjutnya pelajar adalah generasi muda penerus bangsa tentu di pundaknya negara mengharapkan pemuda yang kuat,disiplin dan anti narkoba. “Kapolres Melawi Go To School dengan tema “Merdeka Dari Narkoba dan Bulying” adalah bentuk kemitraan dan kerja sama dengan Serikat Media Cyber Indonesia (SMSI) dan penggiat media sosial, dengan harapan kegiatan positif ini dapat di ketahui secara luas di tengah masyarakat,” terang AKBP Harris. Kapolres Melawi menyampai rasa terima kasih atas kesempatan dan dukungan kegiatan oleh pihak SMK N 1, Koordinasi akan terus di tingkatkan sebagai bentuk pembinaan kepada generasi muda khususnya pelajar. Diakhir kegiatan Kapolres Melawi menyerahkan sarana kontak olah raga bola volly kepada pihak SMK N 1 Nanga Pinoh. Dwi Andayani Siregar, S.E selaku Kepala Sekolah SMN 1 Nanga Pinoh dalam sambutannya menyambut baik, memberikan ruang dan mengharapkan kegiatan seperti ini terus di tingkatkan. “Tentu kami menyambut baik kegiatan seperti ini, pihak sekolah siap bekerja sama,” ujar Kepala Sekolah. Menciptakan generasi muda yang siap dengan segala tantangan kedepannya adalah tugas kita bersama, apresiasi untuk Polres Melawi, awak media dan semua pihak atas kepeduliaannya kepada generasi muda. “Terima kasih Kapolres Melawi, awak media dan semua pihak, pihak kami siap bekerja sama dalam setiap kegiatan di sekolah,” pungkas Kepala Sekolah. Wartawan Si Juli
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMK Negeri 1 Surade mengambil langkah nyata dalam mendukung kebijakan Gapura Waluya Pancawaluya melalui program optimalisasi penggunaan kendaraan di lingkungan sekolah. Plt Kepala SMKN 1 Surade, Erip Suratno, S.Kom, didampingi Mulyadi ketua Gapura Waluya Pancawaluya, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya polusi udara dan kemacetan di sekitar kawasan sekolah. “Sebagaimana diketahui, ratusan taruna dan taruni kami menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah. Semakin banyak kendaraan, semakin tinggi pula potensi polusi dan kemacetan di lingkungan sekitar,” ujar Erip, Senin (27/10/2025). Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah menerapkan strategi pembatasan kendaraan pribadi dengan memberikan dua alternatif bagi peserta didik agar menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki bagi yang rumahnya berjarak dekat. “Selain mengurangi polusi, langkah ini juga mengajarkan pola hidup sehat dan membantu meringankan biaya transportasi harian,” tambahnya. Erip menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan semangat Gapura Waluya Pancawaluya yang digagas Gubernur Jawa Barat KDM, yakni membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini juga direkomendasikan oleh KCD Pendidikan Wilayah V untuk diikuti SMKN 1 Surade. “Melalui kebijakan ini, kami ingin menanamkan karakter kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab lingkungan pada para taruna dan taruni,” pungkasnya. Selain penerapan kebijakan transportasi ramah lingkungan, pihak sekolah juga tengah menata area parkir agar lebih tertib dan ramah pejalan kaki. Penataan tersebut dilakukan dengan melibatkan OSIS dan perwakilan taruna dalam menjaga ketertiban dan kebersihan setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai. Upaya ini disambut positif oleh para guru dan orang tua siswa. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya mengurangi kemacetan di sekitar sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik untuk ikut menjaga lingkungan. Ke depan, SMKN 1 Surade berencana memperluas implementasi Waluya Pancawaluya ke bidang lain seperti pengelolaan sampah, penghijauan sekolah, dan efisiensi energi. Langkah ini menjadi wujud nyata sekolah dalam mendukung program pendidikan berwawasan lingkungan dan membentuk generasi muda yang sadar akan keberlanjutan. (Dicky)