CIREBON, BIDIK-KASUSNEWS.COM          Pelaksanaan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Cirebon mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan, khususnya dalam aspek kualitas pekerjaan konstruksi. Setiap pembangunan maupun rehabilitasi sekolah diharapkan tidak hanya tuntas secara fisik, tetapi juga memenuhi standar teknis serta memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik dan tenaga pendidik. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Muhamad Rukhyat Zain, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi dalam program revitalisasi sekolah harus dilaksanakan sesuai standar teknis, dokumen perencanaan, serta ketentuan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan Muhamad Rukhyat Zain saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/9). Ia menekankan bahwa aspek mutu harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan revitalisasi fasilitas pendidikan. “Pekerjaan revitalisasi harus benar-benar memperhatikan kualitas. Jangan sampai bangunan baru selesai dikerjakan, tetapi dalam waktu singkat sudah mengalami kerusakan.” Menurut Muhamad, jaminan atau garansi terhadap pekerjaan konstruksi juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Ia menyebut, ketentuan mengenai jaminan konstruksi harus mengacu pada kontrak pekerjaan dan peraturan yang berlaku, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan masa tanggung jawab atas hasil pekerjaan. Ia menegaskan, jaminan tersebut bukan sekadar kelengkapan administratif dalam dokumen pekerjaan. Keberadaannya menjadi bagian dari mekanisme pertanggungjawaban terhadap kualitas konstruksi yang telah dilaksanakan. Apabila kemudian ditemukan permasalahan pada bangunan yang menjadi tanggung jawab pihak terkait sesuai kontrak, maka penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Pengawasan Jadi Kunci Selain kualitas konstruksi, pengawasan pada setiap tahapan pekerjaan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan program revitalisasi berjalan sesuai rencana. Pengawasan tersebut mencakup kesesuaian spesifikasi teknis, penggunaan material, volume pekerjaan hingga kualitas hasil pembangunan. Seluruh pelaksanaan pekerjaan diharapkan mengacu pada dokumen perencanaan dan kontrak yang telah ditetapkan. Muhamad juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam program revitalisasi, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan, agar menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. “Jika menemukan kejanggalan atau potensi yang tidak sesuai dengan standar perencanaan, siapa pun dapat melaporkannya kepada Bidang PSMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon,” tegasnya. Revitalisasi Harus Beri Manfaat Jangka Panjang Program revitalisasi sekolah pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan layak. Karena itu, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari selesainya pembangunan secara fisik. Kualitas dan kebermanfaatan fasilitas pendidikan juga menjadi bagian penting dalam memastikan anggaran pembangunan memberikan dampak nyata kepada masyarakat. “Fasilitas menjadi manfaat nyata untuk masyarakat, yang sejatinya merupakan indikator bentuk pelayanan negara terhadap masyarakat dan sebagai representasi kepercayaan publik,” ujar Muhamad. Sikap tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah perlu dikawal secara bersama-sama, terutama dalam hal mutu pekerjaan, transparansi dan pemenuhan tanggung jawab sesuai kontrak serta ketentuan yang berlaku. Media Dinamika Pendidikan menyatakan akan turut mengawal pelaksanaan revitalisasi sarana pendidikan di Kabupaten Cirebon, khususnya dari sisi transparansi, kualitas pekerjaan, serta pemenuhan tanggung jawab penyedia jasa sesuai ketentuan yang berlaku. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Mendorong pembinaan bakat olahraga sejak usia dini, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka menggelar Pembukaan Kompetisi Sepak Bola “Bupati dan Kapolres Cup 2026″ untuk kelompok usia U-10 dan U-12 di Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka, Minggu (6/9/2026). ‎ ‎Turnamen sepak bola anak yang mengusung tema Festival Anak Desa Road To Nasional tersebut dibuka resmi pada Sabtu (5/9/2026) pagi dan diselenggrakan berdasarkan rekomendasi resmi Liga Muda Indonesia tertanggal 28 Agustus 2026. ‎ ‎Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan, Ketua DPRD Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., unsur Forkopimda, serta puluhan tim peserta. ‎ ‎Dalam sambutannya, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa gelaran kompetisi ini tidak sekadar ajang meraih piala, melainkan wadah pembentukan karakter dan seleksi awal menuju pentas kejuaraan tingkat nasional. Kami berkolaborasi dengan Pemda Majalengka menyelenggarakan turnamen ini sebagai rangkaian seleksi Road To Nasional U-10 dan U-12. Rencananya, puncak ajang nasional tersebut bakal digelar di Kabupaten Majalengka pada Desember mendatang dengan menghadirkan tim-tim terbaik dari Sabang sampai Merauke,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. ‎ ‎Ia berharap melalui turnamen ini, para atlet cilik dapat mengasah mental bertanding, menanamkan jiwa sportivitas, disiplin, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. ‎ ‎ “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada 45 tim yang berpartisipasi. Kehadiran peserta dari Sulawesi Selatan, Tasikmalaya, Bandung, Subang, Cirebon, hingga tuan rumah Majalengka membuktikan bahwa semangat pembinaan usia dini terus tumbuh pesat di Indonesia. Semoga dari ajang ini lahir pemain hebat yang kelak mengharumkan nama bangsa,” tegasnya. ‎ ‎Kompetisi skala regional dan nasional ini diikuti oleh 45 tim pembinaan usia dini, yang terbagi atas 15 tim di kategori Kelompok Usia U-10 dan 30 tim di kategori Kelompok Usia U-12. ‎ ‎Tim-tim unggulan seperti Akademi Persib Tasikmalaya, SSB Palangga Sulteng, Blue Shark Bandung, SSB Pluto Subang, Bintang Rajawali Cirebon, hingga klub-klub lokal Majalengka seperti Mandala Putih dan Asagbiha turut berlaga memperebutkan gelar juara. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,-Menanamkan kedisiplinan berlalulintas serta menekan angka kenakalan remaja di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka menggelar program Police Goes to School di SMPN 3 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/2026). ‎Kegiatan edukasi dan pembinaan karakter tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, serta ratusan siswa-siswi SMPN 3 Jatiwangi. ‎ ‎Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., bersama Kanit Kamsel Satlantas dan jajaran anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Majalengka. ‎ ‎Dalam sosialisasi tersebut, tim Satlantas menyampaikan materi krusial mengenai etika tertib berlalulintas sejak dini, bahaya kenakalan remaja, serta edukasi tegas mengenai larangan menaiki kendaraan angkutan barang (omprengan). Petugas menekankan bahwa aksi menumpang kendaraan bak terbuka atau omprengan sangat membahayakan keselamatan jiwa pelajar maupun pengguna jalan lainnya. ‎ ‎Para siswa juga diberikan motivasi agar selalu mematuhi aturan dan rambu lalu lintas, menghindari potensi pelanggaran, serta berkomitmen menjadi pelopor keselamatan berlalulintas di lingkungan sekolah dan tempat tinggal masing-masing. ‎Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa edukasi langsung ke sekolah-sekolah merupakan investasi penting dalam menyelamatkan generasi muda. ‎ ‎”Program Police Goes to School di SMPN 3 Jatiwangi ini merupakan langkah preventif kami untuk memberikan pemahaman mengenai Kamseltibcarlantas serta bahaya laten kenakalan remaja. Kami mengedukasi para siswa secara tegas agar tidak lagi menaiki kendaraan omprengan atau truk bak terbuka karena risiko kecelakaannya sangat tinggi. Sinergi bersama pihak sekolah ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang sadar hukum dan utamakan keselamatan di jalan raya,” ujar AKP Pandu Renata Surya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA, Bidik-kasusnews.com                  SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapat bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dari sumber anggaran APBN dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Majalengka. Ketua pelaksana P2SP Revitalisasi SD Negeri Majalengka Wetan VII, Ajat Sudrajat didampingi Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab, Iyus Susnardi, SPd, MPd mengatakan bahwa alhamdulillah SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapatkan revitalisasi sekolan di tahun ini dengan dibentuk panitia atau swakelola. “Untuk revitalisasi tahun 2026 ini SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapatkan 9 lokal ruang kelas berikut satu ruang kantin atau koperasi sekolah dengan anggaran yang diturunkan sekitar Rp. 1,2 miliar dari APBN,’ kata Ajat kepada media, Selasa (01/09/26). Sambung dia, pelasanaan pekerjaan dimulai dari tanggal 30 Juni sampai dengan tanggal 27 November 2027 atau 150 hari kalender dan saat ini sudah mencapai 50 persen pengerjaan. “Untuk jumlah siswa di SD Negeri Majalengka VII ini di tahun ini ada di kisaran 500 siswa, dan alhamdulillah ketika revitalisasi sedang berlangsung, kebetulan ada sisa ruang kelas yang tidak direhab sebanyak 6 ruang kelas maka kita pergunakan untuk kegiatan KBM siswa kami secara bergantian,” kata Ajat. Lebih jauh Ajat mengatakan bahwa mebeler untuk ruang kelas masih menggunakan yang lama, jadi kita hanya menganggarkan untuk perbaikan ruang kelasnya saja seperti lantai, atap dan lain lainnya, dan ini sudah hasil musyawarah bersama sama dengan komite sekolah untuk kemudian diusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. “Sebagai penerima manfaat, saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan revittalisasi ini melalui ABPN agar anak anak semakin nyaman dalam proses KBM sehingga peningkatan mutu pendidikan akan tercapai,” ujarnya. Ditambahkan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Dr. Joko Setiyono, M.Kom mengatakan bahwa alhamdulillah sekolah SD di Kabupaten Majalengka mendapatkan bantuan revitalisasi dari Pemerintah Pusat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae. “Ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo melalui APBN, alhamdulilah kondisi ruang kelas bisa lebih baik atau Langkung Sae seperti yang diharapkan di Kabupaten Majalengka,” tutupnya. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kssusnews.com,.Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta mencegah pelanggaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka mengintensifkan program Police Goes to School, Senin (31/8/2026). Kegiatan pembinaan dan penyuluhan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tersebut dipusatkan di SMK Karnas Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Majalengka Ipda Haris Giri Sampan, S.H. bertindak langsung sebagai Pembina Upacara Bendera awal pekan. Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh jajaran anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Majalengka, Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMK Karnas Sindangwangi. Dalam amanatnya, Ipda Haris Giri Sampan menyampaikan pentingnya etika tertib berlalu lintas sejak dini serta memberikan sosialisasi tegas mengenai larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) yang berpotensi memicu polusi suara dan mengganggu kenyamanan publik. Para siswa juga diberikan motivasi untuk selalu menggunakan helm standar SNI, menjauhi aksi balap liar, meningkatkan kedisiplinan, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata S, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program edukasi ke sekolah-sekolah merupakan langkah preventif kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum. “Melalui program Police Goes to School di SMK Karnas Sindangwangi, kami ingin membangun kesadaran para pelajar agar selalu mematuhi aturan jalan raya. Kami tekankan pula edukasi larangan knalpot brong demi menjaga ketertiban umum. Harapannya, para siswa tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Pandu Renata S. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, serta kemampuan menghadapi perubahan zaman. Hal itu disampaikan H. Andreas saat menghadiri Syukuran Milad ke-43 Pondok Pesantren Assalam Kampus Putra di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/8/2026). Menurutnya, pesantren selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Lembaga pendidikan Islam tersebut tidak sebatas menjadi tempat memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang bagi santri untuk menempa kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan tanggung jawab. “Pesantren mempunyai peran yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi yang berkualitas. Ilmu harus berjalan bersama akhlak dan karakter agar para santri mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Andreas. Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat perlu dihadapi dengan kesiapan generasi muda. Karena itu, santri didorong untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama serta jati diri. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan pondok pesantren. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul sekaligus memiliki fondasi moral yang kuat. Sementara bagi Pondok Pesantren Assalam, Milad ke-43 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus memantapkan langkah menghadapi masa depan. Tradisi pendidikan terus dipertahankan, sementara pembinaan akhlak dan karakter santri tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Melalui momentum tersebut, para santri juga diharapkan mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Bekal ilmu agama, pengetahuan umum, keterampilan, dan karakter menjadi modal penting agar mereka mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi pijakan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0607 Kota Sukabumi, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, sesepuh dan pimpinan Pondok Pesantren Assalam, Kepala Kantor Urusan Haji Kabupaten Sukabumi, Camat Bojonggenteng, serta jajaran Forkopimcam Bojonggenteng. (Dicky)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah perairan, khususnya anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan penyediaan sarana membaca bagi anak-anak pesisir di perairan Sungai Barito, Desa Paminggir, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud Polres HSU memberikan edukasi sekaligus menyediakan tempat membaca buku yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak pesisir. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas melalui budaya membaca, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi. Kehadiran personel Satpolairud tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian di bidang keamanan dan keselamatan perairan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak pesisir, personel memberikan motivasi agar mereka memiliki semangat belajar, rajin membaca dan terus mengembangkan cita-cita untuk meraih masa depan yang lebih baik. Sarana membaca yang disediakan diharapkan dapat menjadi ruang edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Dengan membaca, anak-anak dapat memperoleh berbagai informasi dan pengetahuan baru, meningkatkan kemampuan berpikir, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan dan dunia di sekitarnya. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif sejak usia dini. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Satpolairud tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan masa depan anak-anak di wilayah perairan. “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan perkembangan generasi muda. Kami berharap penyediaan sarana membaca ini dapat menumbuhkan minat baca anak-anak pesisir dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Menurutnya, anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan diri. Karena itu, kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud Polres HSU menggunakan sarana **KP XIII-34-1006** untuk mendukung kegiatan di wilayah perairan Sungai Barito. Kehadiran personel kepolisian di tengah anak-anak pesisir juga menjadi kesempatan untuk memberikan pesan-pesan positif, membangun komunikasi yang baik serta menanamkan pentingnya disiplin, keselamatan dan semangat belajar. Satpolairud Polres HSU berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi anak-anak pesisir, terutama dalam meningkatkan minat membaca dan memperluas wawasan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya Polri dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, peduli pendidikan dan mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas serta memiliki karakter positif. Melalui kegiatan edukasi dan penyediaan tempat membaca tersebut, Satpolairud Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat perairan, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan keselamatan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Upaya membangun karakter generasi muda yang berani, disiplin, sadar hukum, dan peduli terhadap lingkungan kembali dilakukan Polwan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, jajaran Polwan Polres HSU menggelar Police Goes To School di SMPN 2 Danau Panggang, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menjadi sarana bagi Polwan untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkenalkan peran kepolisian secara lebih dekat kepada generasi muda di lingkungan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Polwan Polres HSU menyampaikan berbagai pesan terkait pentingnya menjaga keamanan diri, membangun kedisiplinan, bertanggung jawab dalam pergaulan, serta memiliki keberanian untuk mengambil sikap ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekitar. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tidak tinggal diam ketika melihat tindakan kekerasan, perundungan atau perilaku yang berpotensi merugikan orang lain. Namun, keberanian tersebut harus ditunjukkan secara tepat dan tidak dengan melakukan kekerasan. Pelajar diingatkan agar ketika menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan, mereka dapat segera meminta bantuan kepada guru, orang tua maupun pihak kepolisian. Langkah tersebut dinilai lebih aman sekaligus membantu mencegah persoalan berkembang menjadi lebih serius. Kehadiran Polwan di sekolah juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan para pelajar. Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga memiliki tugas memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan serta edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, kegiatan Police Goes To School merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap pembentukan karakter generasi muda. “Police Goes To School dalam rangka Hari Jadi Polwan RI ke-78 ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda. Kami berharap para pelajar memiliki keberanian untuk melakukan hal-hal positif, tidak tinggal diam ketika melihat kekerasan atau tindakan yang merugikan orang lain, serta mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung perkembangan anak. Melalui edukasi yang diberikan sejak dini, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran untuk menaati aturan, menghormati orang lain, menjauhi kekerasan, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Polwan Polres HSU juga mengajak para siswa SMPN 2 Danau Panggang untuk menjaga pergaulan, menghormati guru dan orang tua, saling menghargai sesama teman, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif. Para pelajar diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan maupun kekerasan. Keberanian yang dimiliki hendaknya diarahkan untuk melakukan kebaikan, membantu sesama dan berani melaporkan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan Police Goes To School tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar. Melalui program ini, Polwan Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai keberanian, kedisiplinan dan kesadaran hukum kepada generasi muda sejak dini. (Agus)

HSU- BIDIK-KASUSNEWS.COM                      Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Hulu Sungai Utara (HSU) yang dirangkai dengan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung aman dan tertib pada Senin (24/8/2026). Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres HSU melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan MTsN 2 HSU. Kegiatan pengamanan dan pengaturan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 10.00 Wita. Kehadiran personel kepolisian difokuskan untuk menjaga keamanan kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun aktivitas masyarakat di sekitar madrasah. Petugas Satlantas melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan situasi di lokasi selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta, tamu undangan, tenaga pendidik, serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan terkendali. Arus lalu lintas di sekitar MTsN 2 HSU juga berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Kasat Lantas Polres HSU melalui personelnya menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas. Selain pengamanan kegiatan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Polres HSU melalui Satlantas terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas demi terwujudnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Pesan penting tentang disiplin, karakter, dan pentingnya saling menghargai disampaikan jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kepada para pelajar SDN Murung Sari 1, Kecamatan Amuntai Tengah. Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Masyarakat (Bintibsos) yang dirangkai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman SDN Murung Sari 1, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H. bertindak sebagai pembina upacara. Ia memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya memiliki sikap disiplin, menaati aturan, menghormati guru dan orang tua, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama teman. Salah satu pesan yang menjadi perhatian adalah ajakan kepada para siswa untuk tidak melakukan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Para pelajar diingatkan agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk mengejek, mengucilkan, menghina, maupun melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal. Selain itu, siswa didorong untuk membangun kebiasaan positif sejak dini sebagai bekal dalam meraih cita-cita. Sikap rajin belajar, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan mampu menghargai orang lain dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Binkamsa AIPTU Padillah Ridani, Kanit Bhabinkamtibmas AIPDA Sugeng, Banit Binpolmas AIPDA Fendy Agustiawan, serta Bamin Satbinmas M. Juni. Melalui kegiatan Bintibsos tersebut, Sat Binmas Polres HSU tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan kamtibmas, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai positif kepada pelajar sebagai generasi penerus. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat mempererat komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. (Agus)