Majalengka,-Bidik-kssusnews.com,.Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta mencegah pelanggaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka mengintensifkan program Police Goes to School, Senin (31/8/2026). Kegiatan pembinaan dan penyuluhan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tersebut dipusatkan di SMK Karnas Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Majalengka Ipda Haris Giri Sampan, S.H. bertindak langsung sebagai Pembina Upacara Bendera awal pekan. Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh jajaran anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Majalengka, Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMK Karnas Sindangwangi. Dalam amanatnya, Ipda Haris Giri Sampan menyampaikan pentingnya etika tertib berlalu lintas sejak dini serta memberikan sosialisasi tegas mengenai larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) yang berpotensi memicu polusi suara dan mengganggu kenyamanan publik. Para siswa juga diberikan motivasi untuk selalu menggunakan helm standar SNI, menjauhi aksi balap liar, meningkatkan kedisiplinan, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata S, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program edukasi ke sekolah-sekolah merupakan langkah preventif kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum. “Melalui program Police Goes to School di SMK Karnas Sindangwangi, kami ingin membangun kesadaran para pelajar agar selalu mematuhi aturan jalan raya. Kami tekankan pula edukasi larangan knalpot brong demi menjaga ketertiban umum. Harapannya, para siswa tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Pandu Renata S. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, serta kemampuan menghadapi perubahan zaman. Hal itu disampaikan H. Andreas saat menghadiri Syukuran Milad ke-43 Pondok Pesantren Assalam Kampus Putra di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/8/2026). Menurutnya, pesantren selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Lembaga pendidikan Islam tersebut tidak sebatas menjadi tempat memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang bagi santri untuk menempa kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan tanggung jawab. “Pesantren mempunyai peran yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi yang berkualitas. Ilmu harus berjalan bersama akhlak dan karakter agar para santri mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Andreas. Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat perlu dihadapi dengan kesiapan generasi muda. Karena itu, santri didorong untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama serta jati diri. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan pondok pesantren. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul sekaligus memiliki fondasi moral yang kuat. Sementara bagi Pondok Pesantren Assalam, Milad ke-43 menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus memantapkan langkah menghadapi masa depan. Tradisi pendidikan terus dipertahankan, sementara pembinaan akhlak dan karakter santri tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Melalui momentum tersebut, para santri juga diharapkan mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Bekal ilmu agama, pengetahuan umum, keterampilan, dan karakter menjadi modal penting agar mereka mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi pijakan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0607 Kota Sukabumi, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, sesepuh dan pimpinan Pondok Pesantren Assalam, Kepala Kantor Urusan Haji Kabupaten Sukabumi, Camat Bojonggenteng, serta jajaran Forkopimcam Bojonggenteng. (Dicky)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah perairan, khususnya anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan penyediaan sarana membaca bagi anak-anak pesisir di perairan Sungai Barito, Desa Paminggir, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud Polres HSU memberikan edukasi sekaligus menyediakan tempat membaca buku yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak pesisir. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas melalui budaya membaca, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi. Kehadiran personel Satpolairud tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian di bidang keamanan dan keselamatan perairan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak pesisir, personel memberikan motivasi agar mereka memiliki semangat belajar, rajin membaca dan terus mengembangkan cita-cita untuk meraih masa depan yang lebih baik. Sarana membaca yang disediakan diharapkan dapat menjadi ruang edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Dengan membaca, anak-anak dapat memperoleh berbagai informasi dan pengetahuan baru, meningkatkan kemampuan berpikir, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan dan dunia di sekitarnya. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif sejak usia dini. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Satpolairud tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan masa depan anak-anak di wilayah perairan. “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan perkembangan generasi muda. Kami berharap penyediaan sarana membaca ini dapat menumbuhkan minat baca anak-anak pesisir dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Menurutnya, anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan diri. Karena itu, kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud Polres HSU menggunakan sarana **KP XIII-34-1006** untuk mendukung kegiatan di wilayah perairan Sungai Barito. Kehadiran personel kepolisian di tengah anak-anak pesisir juga menjadi kesempatan untuk memberikan pesan-pesan positif, membangun komunikasi yang baik serta menanamkan pentingnya disiplin, keselamatan dan semangat belajar. Satpolairud Polres HSU berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi anak-anak pesisir, terutama dalam meningkatkan minat membaca dan memperluas wawasan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya Polri dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, peduli pendidikan dan mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas serta memiliki karakter positif. Melalui kegiatan edukasi dan penyediaan tempat membaca tersebut, Satpolairud Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat perairan, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan keselamatan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya membangun karakter generasi muda yang berani, disiplin, sadar hukum, dan peduli terhadap lingkungan kembali dilakukan Polwan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, jajaran Polwan Polres HSU menggelar Police Goes To School di SMPN 2 Danau Panggang, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menjadi sarana bagi Polwan untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkenalkan peran kepolisian secara lebih dekat kepada generasi muda di lingkungan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Polwan Polres HSU menyampaikan berbagai pesan terkait pentingnya menjaga keamanan diri, membangun kedisiplinan, bertanggung jawab dalam pergaulan, serta memiliki keberanian untuk mengambil sikap ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekitar. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tidak tinggal diam ketika melihat tindakan kekerasan, perundungan atau perilaku yang berpotensi merugikan orang lain. Namun, keberanian tersebut harus ditunjukkan secara tepat dan tidak dengan melakukan kekerasan. Pelajar diingatkan agar ketika menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan, mereka dapat segera meminta bantuan kepada guru, orang tua maupun pihak kepolisian. Langkah tersebut dinilai lebih aman sekaligus membantu mencegah persoalan berkembang menjadi lebih serius. Kehadiran Polwan di sekolah juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan para pelajar. Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga memiliki tugas memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan serta edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, kegiatan Police Goes To School merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap pembentukan karakter generasi muda. “Police Goes To School dalam rangka Hari Jadi Polwan RI ke-78 ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda. Kami berharap para pelajar memiliki keberanian untuk melakukan hal-hal positif, tidak tinggal diam ketika melihat kekerasan atau tindakan yang merugikan orang lain, serta mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung perkembangan anak. Melalui edukasi yang diberikan sejak dini, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran untuk menaati aturan, menghormati orang lain, menjauhi kekerasan, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Polwan Polres HSU juga mengajak para siswa SMPN 2 Danau Panggang untuk menjaga pergaulan, menghormati guru dan orang tua, saling menghargai sesama teman, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif. Para pelajar diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan maupun kekerasan. Keberanian yang dimiliki hendaknya diarahkan untuk melakukan kebaikan, membantu sesama dan berani melaporkan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan Police Goes To School tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar. Melalui program ini, Polwan Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai keberanian, kedisiplinan dan kesadaran hukum kepada generasi muda sejak dini. (Agus)
HSU- BIDIK-KASUSNEWS.COM Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Hulu Sungai Utara (HSU) yang dirangkai dengan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung aman dan tertib pada Senin (24/8/2026). Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres HSU melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan MTsN 2 HSU. Kegiatan pengamanan dan pengaturan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 10.00 Wita. Kehadiran personel kepolisian difokuskan untuk menjaga keamanan kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun aktivitas masyarakat di sekitar madrasah. Petugas Satlantas melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan situasi di lokasi selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta, tamu undangan, tenaga pendidik, serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan terkendali. Arus lalu lintas di sekitar MTsN 2 HSU juga berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Kasat Lantas Polres HSU melalui personelnya menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas. Selain pengamanan kegiatan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Polres HSU melalui Satlantas terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas demi terwujudnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Pesan penting tentang disiplin, karakter, dan pentingnya saling menghargai disampaikan jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kepada para pelajar SDN Murung Sari 1, Kecamatan Amuntai Tengah. Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Masyarakat (Bintibsos) yang dirangkai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman SDN Murung Sari 1, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H. bertindak sebagai pembina upacara. Ia memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya memiliki sikap disiplin, menaati aturan, menghormati guru dan orang tua, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama teman. Salah satu pesan yang menjadi perhatian adalah ajakan kepada para siswa untuk tidak melakukan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Para pelajar diingatkan agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk mengejek, mengucilkan, menghina, maupun melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal. Selain itu, siswa didorong untuk membangun kebiasaan positif sejak dini sebagai bekal dalam meraih cita-cita. Sikap rajin belajar, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan mampu menghargai orang lain dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Binkamsa AIPTU Padillah Ridani, Kanit Bhabinkamtibmas AIPDA Sugeng, Banit Binpolmas AIPDA Fendy Agustiawan, serta Bamin Satbinmas M. Juni. Melalui kegiatan Bintibsos tersebut, Sat Binmas Polres HSU tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan kamtibmas, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai positif kepada pelajar sebagai generasi penerus. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat mempererat komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMA Negeri 1 Surade memperkuat sinergi dengan orang tua dan wali murid melalui rangkaian pertemuan yang digelar pada 3–10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam tujuh sesi pertemuan sebagai upaya membangun komunikasi, kesepahaman, serta dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan siswa. Pertemuan yang diawali bagi orang tua siswa kelas X bersama SMAN 1 Cibitung itu berlangsung di Masjid Pendidikan SMAN 1 Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dipimpin langsung Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., dengan melibatkan jajaran manajemen sekolah dan Komite Sekolah. Dalam arahannya, Hardika menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara pihak sekolah dan keluarga. Menurutnya, pendidikan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua agar proses pembelajaran dan pembentukan karakter dapat berjalan secara optimal. Rapat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkenalkan jajaran dewan guru dan wali kelas kepada orang tua. Para guru dan wali kelas diharapkan dapat menjadi mitra keluarga dalam mendampingi siswa selama menjalani aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. Selain membangun silaturahmi, pihak sekolah memaparkan berbagai program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Orang tua juga diberikan penjelasan mengenai sistem pembelajaran serta penerapan kurikulum yang berlaku di SMAN 1 Surade. Hal penting lainnya yang dibahas adalah tata tertib dan budaya sekolah. Pihak sekolah berharap aturan yang diterapkan tidak hanya dipahami oleh siswa, tetapi juga diketahui dan didukung orang tua sehingga pembinaan kedisiplinan serta karakter dapat berlangsung secara konsisten antara lingkungan sekolah dan keluarga. Rangkaian pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan mitra sekolah melalui BJB KACE Surade yaitu Satu Anak Satu Rekening. Program tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan kepada orang tua sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan dan pengelolaan pendidikan siswa. Dalam kegiatan itu, Kepala Sekolah didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Cibitung, Sugeng Nuryanto, S.Pd. Turut hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Jalaludin Sayuti, S.Ag., M.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Ahmad, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Dian Wardiana, S.Pd. Mereka secara bergantian memberikan penjelasan sesuai bidang tugas dan fungsi masing-masing. Ketua Komite Sekolah, H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SMAN 1 Surade atas terselenggaranya forum komunikasi bersama orang tua wali murid. Melalui rangkaian pertemuan tersebut, SMAN 1 Surade berharap terbangun kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan keluarga. Kesepahaman tersebut dinilai penting untuk menciptakan proses pendidikan yang berkualitas sekaligus mendorong lahirnya siswa yang berprestasi, berkarakter, unggul, dan berakhlak mulia. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembentukan karakter peserta didik tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik. SMA Negeri 1 Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, turut memperkuat pendidikan keagamaan bagi siswi melalui kegiatan Keputrian bertema “Fiqih Muslimah”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membekali siswi dengan pemahaman keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan seorang muslimah, mulai dari menjaga kesucian diri, tata cara beribadah, hingga adab dan tata krama. Kepala SMA Negeri 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan pendidikan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan akademik. Menurutnya, siswi perlu memiliki bekal ilmu agama agar mampu memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan. “Menjadi muslimah yang berilmu adalah langkah awal untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” ujar Hardika saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (8/8/2026). Ia berharap kegiatan Keputrian tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan para siswi di luar sekolah. “Semoga kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat untuk membentuk generasi muslimah yang beriman, berilmu, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam setiap langkah kehidupannya,” katanya. Menurut Hardika, pemahaman terhadap fiqih Muslimah penting diberikan sejak usia sekolah karena berkaitan langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, para siswi juga diarahkan untuk memahami bahwa ilmu agama tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan sikap, perilaku, tanggung jawab, serta pembentukan akhlak. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Surade, Sugeng Nuryanto, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Apresiasi serupa disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Dian Wardiana, S.Pd. Menurutnya, kegiatan Keputrian bertema Fiqih Muslimah memiliki nilai strategis karena memberikan ruang bagi siswi untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus membangun jati diri yang berlandaskan akhlak. Dengan kegiatan tersebut, SMAN 1 Surade berupaya menempatkan pendidikan karakter dan nilai keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Sehingga para siswi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, pengetahuan agama, keimanan, dan akhlak mulia. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pelaksanaan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP tingkat Kabupaten Sukabumi, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGP) PAI SMP Subrayon Jampangkulon, Uung Yusup Supendi, S.Pd.I., menyampaikan doa dan motivasi kepada seluruh peserta yang akan berkompetisi mewakili sekolah masing-masing. Ajang Pentas PAI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di SMP Islam Terpadu Yaspida, Jalan Parungseah, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter Islami. Menurut Uung, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses pembinaan di tingkat sekolah maupun wilayah. Karena itu, ia berharap mereka mampu menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia menilai Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Mengusung tema “Cerdas Berkarakter, Berakhlak Mulia, Berprestasi Tinggi, dan Islami Amanah”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berilmu, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan, memperoleh hasil terbaik, serta mampu menjadi inspirasi dalam menyebarkan nilai-nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan akhlak mulia. Tetap semangat, percaya diri, dan berikan penampilan terbaik,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pentas PAI sebagai momentum mempererat ukhuwah antarpelajar sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai ajaran Islam melalui berbagai bidang yang diperlombakan. Dukungan dan doa pun disampaikan kepada seluruh kontingen agar mampu mengharumkan nama daerah masing-masing serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan agama Islam di Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut menyosialisasikan informasi pendidikan Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) kepada lingkungan internal kepolisian. Sosialisasi tersebut memperkenalkan program S2 Magister Hukum UNISKA MAB yang baru meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Informasi mengenai program pascasarjana tersebut menjadi salah satu pilihan bagi personel maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di bidang hukum. Saat ini, Program Pascasarjana Magister Hukum UNISKA MAB juga masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Dalam program tersebut tersedia sejumlah pilihan konsentrasi yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan akademik mahasiswa, yakni Hukum Litigasi, Hukum Bisnis, Hukum Mediasi Syariah dan Hukum Administrasi. Pilihan konsentrasi tersebut memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperdalam bidang hukum tertentu sekaligus mengembangkan wawasan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan profesional. Predikat akreditasi “Baik Sekali” yang diperoleh Program Magister Hukum UNISKA MAB menjadi salah satu informasi penting yang disampaikan dalam sosialisasi. Akreditasi tersebut tercantum dalam keputusan resmi BAN-PT melalui SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Selain memperkenalkan program dan konsentrasi pendidikan, informasi penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian penting. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai proses pendaftaran melalui kanal resmi PMB UNISKA MAB. Informasi mengenai akreditasi dan penyelenggaraan program studi juga dapat ditelusuri melalui kanal resmi universitas serta Lembaga Penjaminan Mutu UNISKA MAB. Bagi personel kepolisian maupun masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, program tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas kompetensi di bidang hukum. Namun, calon mahasiswa tetap perlu memastikan persyaratan administrasi, jadwal pendaftaran dan biaya pendidikan melalui sumber resmi kampus. Sosialisasi pendidikan seperti ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat dan personel yang ingin mengembangkan kapasitas akademik sekaligus menunjang peningkatan kompetensi profesional. Dengan akreditasi “Baik Sekali” dan dibukanya PMB Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Program Magister Hukum UNISKA MAB menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dengan pilihan konsentrasi yang beragam. (Agus)