CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat. Bertempat di Lobby Depan Mapolresta Cirebon, Kamis (3/7/2025), kegiatan Pemusnahan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis digelar secara terbuka, sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya penggunaan knalpot bising. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh lintas instansi. Hadir di antaranya Wakapolresta AKBP Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., Kadishub Kab. Cirebon Hilman Firmansyah, S.T., Danramil Sumber Kapten Fuji Tri Harsono, perwakilan dari Kejari Kab. Cirebon, Dinas Lingkungan Hidup, Pengadilan Negeri Kab. Cirebon, serta para pejabat utama, Kapolsek, perwira dan bintara jajaran Polresta Cirebon. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pemusnahan ini bukanlah kegiatan simbolis belaka, namun merupakan hasil nyata dari upaya kepolisian dalam menindak pelanggaran terhadap spesifikasi teknis kendaraan bermotor, khususnya penggunaan knalpot yang tidak standar. “Hari ini kita musnahkan 2.449 buah knalpot bising, hasil dari penindakan sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari jumlah tersebut, 202 unit berasal dari penindakan Satlantas, dan 2.247 unit disita dari jajaran 27 Polsek,” ujar Kombes Pol. Sumarni. Ia menambahkan bahwa knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sering digunakan oleh pengendara, khususnya anak-anak muda, tanpa memahami dampak hukum dan sosialnya. Suara bising dari knalpot tersebut telah banyak dikeluhkan oleh masyarakat karena mengganggu kenyamanan dan bahkan memicu konflik sosial di lingkungan tempat tinggal. “Ini bukan hanya persoalan teknis, tapi sudah menjadi gangguan terhadap kenyamanan warga. Banyak masyarakat yang datang mengeluhkan knalpot bising, dan kami tidak bisa diam,” tambahnya. Kapolresta juga menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelanggar selama ini masih dilakukan secara persuasif dengan menyita barang bukti. Namun, apabila pelanggaran terus berulang, pihaknya akan melakukan penilangan dan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. “Selama ini kami masih fokus pada penyitaan, tetapi bila ditemukan pengulangan, kami akan lakukan penilangan agar ada efek jera,” tegasnya. Lebih lanjut, Kapolresta juga menyebut bahwa wilayah tertinggi pelanggaran tercatat di Polsek Waled, Pabuaran, dan Losari, dan memberikan apresiasi kepada jajaran yang aktif melakukan penindakan. Ia juga mengungkap rencana untuk menjadikan sebagian knalpot hasil sitaan menjadi tugu edukatif, sebagai bentuk kampanye publik dan pengingat akan pentingnya disiplin berlalu lintas. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dalam sambutannya, Kadishub Kab. Cirebon Hilman Firmansyah, S.T., menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang dinilai berhasil menjalankan penertiban secara masif dan terukur. “Kami menyampaikan permohonan maaf mewakili Bapak Bupati yang berhalangan hadir. Pemerintah Daerah sangat mendukung langkah Polresta Cirebon. Ini adalah tanggung jawab bersama,” katanya. Ia juga menyatakan kesiapan Dinas Perhubungan untuk melakukan penebalan personel dan kolaborasi lebih erat dalam operasi-operasi penertiban serupa ke depannya. Setelah kegiatan pemusnahan, para tamu undangan bersama Kapolresta meninjau Tugu Knalpot, monumen kreatif yang dibangun dari knalpot hasil sitaan. Tugu tersebut akan menjadi simbol sekaligus pengingat bagi masyarakat agar tidak lagi menggunakan knalpot bising, serta menjadi bagian dari kampanye tertib berlalu lintas dan cinta lingkungan. Pembangunan tugu ini merupakan bagian dari pendekatan edukatif Polresta Cirebon, yang tidak hanya menindak, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga ketertiban umum. Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon menegaskan bahwa upaya menjaga ketertiban bukan hanya dilakukan di jalan raya, tetapi juga melalui pendekatan sosial, kolaboratif, dan edukatif. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib lalu lintas, menjaga etika berkendara, dan turut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. Polresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen bersama, menciptakan suasana yang harmonis di tengah kehidupan kota, dimulai dari hal sederhana seperti menggunakan kendaraan dengan standar yang telah ditetapkan. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon berhasil mengungkap 20 kasus tindak pidana. Petugas juga berhasil mengamankan 28 orang tersangka dari hasil pengungkapan seluruh kasus tindak pidana tersebut. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, 20 kasus tindak pidana yang telah diungkap itu terdiri dari 6 kasus pencurian sepeda motor (curanmor), 5 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 2 kasus pengeroyokan, satu kasus kepemilikan senjata tajam, 3 kasus penipuan dan penggelapan, 2 kasus kekerasan seksual, serta satu kasus pencabulan. “Kami juga berhasil mengamankan 8 tersangka kasus curanmor, 5 tersangka kasus curat, 5 tersangka kasus pengeroyokan, 3 tersangka kasus kepemilikan senjata tajam, 4 tersangka kasus penipuan dan penggelapan, 2 tersangka kasus kekerasan seksual, dan 1 tersangka kasus pencabulan. Sehingga totalnya ada 28 tersangka yang diamankan,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Rabu (2/7/2025). Ia mengatakan, jajarannya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti dari hasil pengungkapan seluruh kasus tindak pidana tersebut. Hingga kini, seluruh tersangka dan barang bukti tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Menurutnya, 11 tersangka kasus curat dan curanmor dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. Sedangkan satu tersangka kasus pencabulan dijerat Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 jo Pasal 76 E UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda minimal Rp 5 miliar. Pengungkapan 28 kasus tindak pidana tersebut merupakan komitmen Polresta Cirebon dalam menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Cirebon untuk memberikan rasa aman kepada seluruh elemen masyarakat. Sehingga Polresta Cirebon tidak akan pernah berhenti memberantas tindak kriminal semacam itu. “Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus-kasus kejahatan. Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan di sekitarnya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Guna menjaga kedisiplinan dan profesionalisme anggota dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Polres Majalengka kembali menggelar apel pagi dan apel fungsi pada Rabu, (02/07/2025). Apel Fungsi yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu ini dipimpin oleh para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), dan Kepala Seksi (Kasie) sesuai dengan fungsi masing-masing. Yang menjadi sorotan dalam pelaksanaan apel kali ini adalah adanya pengawasan langsung oleh Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Majalengka yang dipimpin oleh Kasie Propam Iptu Yudhi F.B Simanjuntak, S.H dan Personil Propam Polres Majalengka. Dalam pemantauannya, Iptu Yudhi menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja Polri yang profesional, modern, dan terpercaya. Ia juga menekankan bahwa setiap anggota harus hadir tepat waktu, menggunakan seragam sesuai ketentuan, serta siap menjalankan arahan pimpinan dengan penuh tanggung jawab. Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah menunjukkan komitmen dan kedisiplinan dalam pelaksanaan apel. Dalam arahannya, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar fungsi demi optimalnya pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. “Apel bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan momentum strategis untuk konsolidasi internal. Melalui apel, kita satukan persepsi, sampaikan arahan, dan bangun soliditas demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H dengan penuh penegasan. Apel pagi dan apel fungsi di lingkungan Polres Majalengka terus menjadi sarana pembinaan personel dan refleksi harian guna memastikan bahwa seluruh lini organisasi berjalan secara tertib, disiplin, dan selaras dengan prinsip-prinsip Polri Presisi. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu-sabu berinisial AA (36). Pelaku diamankan di rumahnya yang berada wilayah Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (29/6/2025) kira-kira pukul 21.30 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka. Diantaranya dua paket sabu-sabu yang beratnya mencapai 1,09 gram, handphone, dan lainnya. Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka AA berikut barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka AA juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Juncto Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Selasa (1/7/2025). Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

Lampung, Bidik-kasusnews.com Lampung Selatan ,- Polres Lampung Selatan memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dengan menggelar upacara di lapangan apel Mapolres pada Selasa (1/7/2025). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pendidikan, media, serta para personel Polri dan Bhayangkari. Tahun ini, peringatan mengusung tema nasional “Polri untuk Masyarakat”, yang menegaskan bahwa eksistensi dan seluruh tanggung jawab institusi kepolisian berpijak pada kepentingan rakyat. Dalam amanat yang di bacakan oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi selaku pimpinan upacara, ditegaskan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momen penting untuk merefleksikan kembali perjuangan dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Keadilan dalam penegakan hukum, profesionalitas dalam pelayanan publik, serta perlindungan yang humanis dan inklusif disebut sebagai pilar utama dalam mewujudkan kepolisian yang berpihak pada rakyat” Lanjutnya. Selain itu, Polri juga diarahkan untuk menjadi bagian dari kekuatan strategis bangsa dalam mendukung arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Lima langkah konkret yang disorot dalam sambutan tersebut antara lain menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama pembangunan, memperkuat penegakan hukum secara adil dan proporsional, mendukung reformasi birokrasi melalui pelayanan cepat dan transparan, melindungi demokrasi serta hak asasi manusia, serta membangun kemitraan aktif dengan masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang partisipatif. “Polri yang kuat adalah Polri yang dicintai rakyat, bekerja untuk rakyat, dan tumbuh bersama rakyat,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut. Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, Polres Lampung Selatan memberikan penghargaan kepada 45 penerima, baik dari unsur internal kepolisian maupun eksternal yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tugas-tugas Polri dan menjaga situasi kamtibmas. Dari internal kepolisian, penghargaan diberikan kepada sejumlah unit pelayanan publik seperti Bag Ren, SPKT, Unit Identifikasi, Siwas, Propam, SIM, Samsat, dan SKCK, atas dedikasi mereka dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan juga diberikan kepada para personel yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengungkapan kasus, khususnya kasus narkotika. Salah satu penerima utama adalah Aiptu Suroso yang menjabat Kanit Reskrim Polsek Penengahan, atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,09 kilogram. Bersama tim dari Satres Narkoba, penghargaan serupa turut diterima oleh Ipda Akhmad Tarmizi Setiawan, dan Ipda Rahmat Kurniawan, serta lebih dari 20 personel lainnya yang tergabung dalam unit narkoba. Dari unsur masyarakat, penghargaan diberikan kepada Solikhudinsebagai tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan agama. Dari unsur tokoh agama, Ustad Nurhasan, yang juga menjabat sebagai Ketua Dai Kamtibmas Lampung Selatan, turut mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam menjaga stabilitas dan kedamaian sosial berbasis keagamaan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Zahwa Rahmalia sebagai pelatih Polisi Cilik (Pocil), yang dinilai berjasa dalam membina anak-anak melalui kedisiplinan dan kegiatan edukatif. Melalui peringatan ini, Polres Lampung Selatan ingin menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Momen Hari Bhayangkara ke-79 menjadi ajang refleksi bersama bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama kekuatan institusi Polri. “Dengan kerja sama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta pelayanan yang lebih adil, humanis, dan profesional menuju cita-cita Indonesia Emas 2045” tutup Kapolres.(Mg)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat, Selasa (1/7/2025). Sejak pukul 09.00 WIB, ribuan warga dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya memadati area Monas. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan di sekitar Taman Irti Gambir mengalami kepadatan signifikan. Bahkan, waktu tempuh menuju lokasi bisa mencapai dua jam akibat tingginya volume kendaraan dan pejalan kaki. Mayoritas pengunjung datang bersama keluarga, membawa bendera kebanggaan dari masing-masing Polsek di wilayahnya. Nuansa kebersamaan dan semangat nasionalisme begitu terasa di setiap sudut perayaan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia memberikan pesan khusus kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). “Polri harus lebih dekat dengan rakyat! Alhamdulillah, negara kuat. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan sejalan dengan kondisi nyata di lapangan. Barokallah,” ujar Presiden dalam sambutannya. Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat sinergi bersama masyarakat. Acara yang berlangsung hingga sore hari ini tidak hanya diisi dengan upacara resmi, tetapi juga beragam hiburan rakyat, pameran pelayanan publik, serta kegiatan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. (Agus)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Cirebon menyelenggarakan kegiatan Bhakti Kesehatan Khitanan Massal sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan anak-anak. Kegiatan berlangsung pada hari Selasa, 1 Juli 2025, mulai pukul 07.30 WIB di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No.1, Sumber, Kabupaten Cirebon. Acara khitanan massal ini diikuti oleh 60 anak dari berbagai kecamatan di wilayah hukum Polresta Cirebon, dan diselenggarakan secara gratis, dengan dukungan penuh dari tim medis Polresta Cirebon dan berbagai pihak terkait. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut hadir mendampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P., M.H., Kasi Dokkes AKP H. Ilyas, S.Sos., serta jajaran pejabat utama Polresta Cirebon. Dalam sambutannya, Kapolresta menekankan pentingnya khitan sebagai bagian dari ajaran agama dan juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel, khususnya tim Dokkes, yang telah bekerja keras dan menunjukkan konsistensi dalam pelaksanaan bakti kesehatan di lingkungan Polresta Cirebon. “Khitanan ini bukan hanya perintah agama, namun juga memiliki manfaat besar secara medis, seperti menjaga kebersihan dan mencegah infeksi. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujar Kombes Pol. Sumarni dalam sambutannya. Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif menjaga anak-anak dari pengaruh negatif, seperti kegiatan geng motor atau konten yang meresahkan di media sosial. “Jangan mudah menyebarkan video kejadian. Segera laporkan ke polisi melalui 110 agar bisa ditangani lebih cepat dan tidak menimbulkan kepanikan publik,” pesannya. Sejak pagi, peserta beserta orang tua terlihat memadati aula dengan penuh semangat. Anak-anak yang mengikuti khitanan massal mendapatkan layanan medis dari tenaga kesehatan profesional yang telah bekerja sama dengan Dokkes Polresta Cirebon. Seluruh proses berjalan tertib, lancar, dan dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Polresta Cirebon juga memberikan bingkisan menarik dan hadiah untuk anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan upaya menghilangkan rasa takut selama menjalani proses khitan. “Saya senang sekali anak saya bisa khitan gratis di sini. Pelayanannya sangat baik, tempatnya bersih, dan anak saya juga senang karena dapat hadiah,” ungkap Ibu Lina, salah satu orang tua peserta dari Kecamatan Talun. Masyarakat yang hadir memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya khitanan massal ini. Banyak di antara mereka mengaku terbantu, terutama karena khitanan sering menjadi beban biaya tersendiri bagi keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. “Kegiatan seperti ini sangat membantu. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kehadiran Polri memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Pak Budi, warga Kecamatan Sumber. Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap dapat terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, khususnya di bidang kesehatan anak-anak. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus memperluas jangkauan pelayanan sosial dan kesehatan, serta mempererat ikatan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Cirebon. (Asep Rusliman)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Meski diguyur hujan sejak pagi, semangat pengabdian dan dedikasi tetap terasa kuat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 yang digelar oleh Polresta Cirebon di halaman Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon. Guyuran hujan yang membasahi lapangan tak menyurutkan khidmatnya prosesi upacara yang berlangsung tertib dan penuh semangat. Dengan seragam yang tetap tegap meski basah, seluruh peserta upacara berdiri kokoh menunjukkan sikap hormat dan profesionalisme yang tinggi. Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat Kabag SDM KOMPOL DIDIN JARUDIN, S.Sos., M.M., dan Komandan Upacara oleh Wakasat Reskrim AKP IWA MASHADI, S.H., M.H. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon, Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Wakapolresta, para pejabat utama Polresta, Bhayangkari, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan instansi pemerintahan, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak 14 pleton dari jajaran Polri, TNI, instansi sipil, hingga kelompok masyarakat turut berpartisipasi dalam upacara ini. Mereka berdiri dalam formasi lengkap di bawah rintik hujan, menunjukkan loyalitas dan dedikasi dalam memperingati momen bersejarah ini. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat justru menghadirkan simbol keteguhan dan semangat tak kenal lelah dari seluruh peserta, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara yang ke-79. Upacara tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai bentuk komitmen bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa usia ke-79 ini menjadi refleksi panjang perjalanan Polri dalam menjaga keamanan negara. Ia mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis. “Meski hujan, kita tetap berdiri tegak karena inilah simbol pengabdian kita. Tugas Polri tak pernah mengenal cuaca. Tema tahun ini menegaskan bahwa kehadiran kita adalah untuk masyarakat, dalam situasi apapun,” ucap Kapolresta dengan tegas. Ia juga mengingatkan akan pentingnya kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam menghadapi tantangan keamanan modern seperti kejahatan transnasional, siber, dan radikalisme. Kapolresta memberikan beberapa arahan strategis, antara lain: 1. Menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif. 2. Menegakkan hukum secara adil dan profesional. 3. Mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang humanis. 4. Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan. 5. Menjadi Polri yang bermoral, modern, dan dipercaya. Upacara yang digelar di tengah hujan ini justru memberikan makna yang lebih dalam. Bagi peserta dan hadirin, suasana tersebut menjadi simbol nyata bahwa pengabdian Polri tidak mengenal rintangan. “Kami percaya, guyuran hujan hari ini adalah berkah. Ini menjadi saksi bahwa semangat kami untuk melindungi dan melayani masyarakat tidak pernah padam,” ujar Kapolresta Cirebon. Upacara ini juga tidak sekadar menjadi simbol peringatan, namun juga menjadi refleksi institusional atas capaian, tantangan, dan langkah strategis ke depan dalam memperkuat pelayanan Polri kepada masyarakat. “Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dalam setiap tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Kapolresta. Kegiatan ditutup dengan sesi doa bersama, foto bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan, serta syukuran sederhana sebagai ungkapan rasa syukur atas pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-79 tahun. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Surade Unang Suryana memberikan kejutan manis kepada jajaran Polsek Surade,Polres Sukabumi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Selasa ( 1 / 7/2025). ‎ ‎Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Camat Unang datang membawa kue ulang tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja kepolisian di wilayahnya. ‎ ‎Kehadiran Camat tersebut disambut hangat oleh Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra dan seluruh anggota Polsek. ‎ ‎Dalam momen itu, Camat mengucapkan selamat dan harapan agar Polsek Surade semakin presisi, tangguh, serta profesional dalam menjaga keamanan dan pelayanan publik. ‎ ‎“Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Semoga jajaran Polsek Surade makin presisi dan dicintai masyarakat,” ucapnya. ‎ Ditempat yang sama, ‎Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra mengaku terharu dan berterima kasih atas perhatian dari pihak kecamatan. Menurutnya, kejutan ini menjadi bukti eratnya hubungan antar-lembaga dalam menjaga sinergi dan kolaborasi demi keamanan wilayah. ‎ ‎”Kami merasa sangat dihargai. Ini jadi energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya. ‎ ‎Kejutan tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Setelah prosesi pemotongan kue, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara pihak kecamatan dan kepolisian. ‎ ‎Dalam kesempatan itu, keduanya sepakat untuk terus memperkuat komunikasi serta kerja sama lintas sektor di Kecamatan Surade. ‎ ‎Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini mengusung semangat transformasi menuju Polri yang presisi. ‎ ‎Kehadiran dukungan dari unsur pemerintahan Kecamatan Surade seperti ini menjadi dorongan moral bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas-tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. (DICKY)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM AMUNTAI –Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Syukuran Hari Bhayangkara ke-79 pada Selasa (1/7/2025) pagi, yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan di Lobby Mapolres HSU. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Hulu Sungai Utara dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Hadir pula Bupati HSU H. M. Sahrujani, Dandim 1001/HSU-BLG, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri dan Agama, para tokoh agama, tokoh masyarakat, mitra rekanan Polri, serta keluarga besar Polres HSU dan Bhayangkari. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati HSU, Kapolri menyampaikan apresiasi terhadap sinergitas antara Polri dan masyarakat yang terus terjalin erat dalam menjaga kamtibmas dan mendorong pembangunan nasional. Rangkaian kegiatan syukuran diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Kapolri, dan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan. Potongan tumpeng pertama dilakukan oleh Bupati HSU dan diserahkan kepada Kapolres HSU, kemudian secara berantai diserahkan kepada personel Polri tertua dan termuda sebagai wujud penghargaan terhadap dedikasi lintas generasi. Suasana keakraban semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, penuh canda tawa dan kebersamaan antara personel Polri, para pejabat, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. Acara ditutup dengan hiburan yang menghibur dan mempererat silaturahmi. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas AKP Sulkani, S.H., menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-79 ini bukan hanya momentum seremonial, namun menjadi refleksi dan komitmen Polres HSU untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini kami jadikan sebagai pemacu semangat untuk terus mengedepankan Polri yang Presisi, humanis, serta menjunjung tinggi sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap AKP Sulkani. Dengan semangat kebersamaan dan semangat Bhayangkara, Polres HSU terus berkomitmen hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terciptanya Kabupaten Hulu Sungai Utara yang aman, damai, dan sejahtera.(Agus) Sumber: Humas Res HSU