SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolres Sukabumi yang baru, AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., memulai masa pengabdiannya dengan mempererat komunikasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mercure Cibadak Sukabumi Resort, Jumat (31/7/2026). Di waktu bersamaan AKBP Benny juga sambangi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Benny memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri untuk memimpin Polres Sukabumi. Menurutnya, amanah tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Sebelum dipercaya menjabat Kapolres Sukabumi, AKBP Benny meniti karier panjang di bidang reserse. Ia pernah mengemban tugas sebagai Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, serta menjabat Kasat Reskrim di Polres Metro Jakarta Utara, Polres Bogor, dan Polres Cianjur. Di hadapan Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta para tokoh masyarakat, AKBP Benny menyampaikan harapannya agar dirinya bersama keluarga dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Sukabumi. “Kami mohon izin menjadi bagian dari keluarga besar Sukabumi. Kehormatan yang diberikan kepada kami menjadi penyemangat untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan, Polres Sukabumi akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dilakukan sendiri oleh kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat. AKBP Benny juga mengungkapkan bahwa jabatan sebagai Kapolres merupakan pengalaman baru setelah bertahun-tahun bertugas di fungsi reserse yang identik dengan penegakan hukum dan pengungkapan tindak pidana. “Biasanya saya lebih banyak menangani proses penegakan hukum. Sekarang saya harus lebih banyak berdialog dengan masyarakat dan membangun komunikasi. Ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya. Mengakhiri sambutannya, AKBP Benny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal keamanan Kabupaten Sukabumi. Ia juga membuka ruang bagi kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugas. “Silakan ingatkan kami apabila ada kekurangan. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan seluruh masyarakat demi mewujudkan Sukabumi yang aman, nyaman, serta penuh keberkahan,” pungkasnya. (Dicky)

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Indramayu menciduk lima anggota geng motor yang kedapatan merusak warung di wilayah Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan, lima anggota geng motor tersebut masing-masing berinisial GR (18), IF (17), JAF (21), KP (26), dan AT (16). Menurut dia, aksi perusakan warung lima anggota geng motor yang tercatat sebagai warga Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, itu, terjadi pada Kamis (30/7/2026) malam kira-kira pukul 22.30 WIB. “Dari hasil pemeriksaan sementara nama kelompok mereka adalah Mamprang21Ganks,” kata Muchammad Arwin Bachar saat ditemui di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026). Video rekaman kamera pengawas mengenai aksi lima anggota geng motor Mamprang21Ganks tersebut juga viral di media sosial, dan terlihat menyabetkan senjata tajam ke tenda warung yang berada persis di pinggir jalan. Selain itu, dalam rekaman video tersebut menampilkan aksi anggota geng motor Mamprang21Ganks yang berboncengan mengendarai motor tampak mondar-mandir di salah satu ruas jalan di wilayah Kecamatan Tukdana sambil membawa senjata tajam. Arwin mengatakan Tim URC Polres Indramayu langsung bergerak setelah rekaman video kamera pengawas itu viral di media sosial, dan menyisir sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tukdana hingga berhasil meringkus lima anggota Mamprang21Ganks. “Kami berhasil mengamankan lima anggota geng motor tersebut di beberapa lokasi berbeda di Kecamatan Tukdana pada Kamis malam atau hanya beberapa jam setelah kejadian,” ujar Muchammad Arwin Bachar. Pihaknya pun turut menyita sejumlah bukti dari tangan lima anggota geng motor itu, di antaranya, lima bilah celurit dalam berbagai ukuran yang diduga digunakan saat berkonvoi dan merusak warung, tiga unit ponsel, sepeda motor, hingga lainnya. Ia mengatakan hingga kini jajaran Satreskrim Polres Indramayu masih memeriksa lebih lanjut kelima anggota geng motor itu untuk mendalami motif di balik aksi perusakan warung tersebut. “Kami juga masih memeriksa secara lebih lanjut terhadap kelima anggota Mamprang21Ganks untuk mengungkap motifnya dan mendalami peran masing-masing dalam aksi tersebut,” kata Muchammad Arwin Bachar. (Asep Rusliman )

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,. Kehadiran Polisi Wanita (Polwan) di tengah masyarakat kembali menunjukkan kedekatan Polri dengan warga. Bhabinkamtibmas Desa Jayi Polsek Sukahaji Polres Majalengka, Brigadir Nia Sri Kusnindar, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga di Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Sabtu (1/8/2026). Dengan pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, Brigadir Nia berdialog langsung dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, serta memberikan edukasi dan pesan-pesan kamtibmas. Kehadirannya sebagai Polwan mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena mampu menciptakan komunikasi yang akrab dan membangun kepercayaan antara Polri dengan warga. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peran Polwan sebagai Bhabinkamtibmas sangat strategis dalam membangun kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan yang persuasif, humanis, dan penuh empati. “Polwan memiliki kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kehadiran Brigadir Nia di tengah warga merupakan bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan kedekatan, sehingga masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungannya,” ujar Kapolsek. Selain mempererat silaturahmi, Brigadir Nia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Desa Jayi. Dengan sinergi yang terjalin erat antara Polwan dan masyarakat, diharapkan keamanan lingkungan dapat terus terpelihara dengan baik. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan laga ketiga Persib Bandung pada ajang Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Pengamanan dipimpin oleh Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si. Seluruh personel yang terlibat melaksanakan tugas secara optimal guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tingginya antusiasme Bobotoh untuk memberikan dukungan langsung kepada Persib Bandung menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pengamanan. Polda Jawa Barat menerapkan pola pengamanan secara konsisten, baik di area luar stadion maupun di dalam stadion, dengan penguatan pengawasan pada setiap pintu masuk tiket guna memastikan proses pemeriksaan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Dalam arahannya kepada personel, Karoops Polda Jabar menegaskan bahwa setiap Perwira Pengendali (Padal) yang bertugas di pintu-pintu masuk stadion memiliki tanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan pengamanan di sektor masing- masing, termasuk menjamin kelancaran arus masuk suporter dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. “Kepada seluruh Padal di setiap pintu masuk, saya tegaskan agar bertanggung jawab penuh terhadap personel dan suporter yang memasuki stadion. Laksanakan pengawasan secara maksimal, pastikan pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur, serta berikan pelayanan yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan,” tegas Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif, Jum’at (31/7/2026) Polda Jawa Barat juga mengimbau seluruh Bobotoh untuk terus menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, serta menjunjung tinggi sportivitas demi terciptanya suasana pertandingan yang aman dan nyaman bagi seluruh penonton. Sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, klub, dan para suporter diharapkan mampu menciptakan atmosfer sepak bola yang kondusif serta menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang aman, tertib, dan sukses. Bandung, 31 juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Jakarta,-Bidik-kasusnews.com,.30 Juli 2026 – Polri memperkuat kesiapan personel, sarana, dan prasarana untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat seiring dengan fenomena El Nino dan puncak musim kemarau pada Juli hingga September 2026. Kesiapan tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Lantai 5 Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7). Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri, para kapolda secara virtual, serta perwakilan dari Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa Polri terus memperkuat langkah antisipatif melalui peningkatan kesiapan personel, penguatan patroli terpadu, pemanfaatan teknologi, hingga penyiapan sarana pendukung operasi di lapangan. “Bapak Wakapolri menekankan bahwa seluruh jajaran harus memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya pencegahan harus dilakukan secara maksimal melalui patroli terpadu, sistem peringatan dini, pemantauan titik panas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. Dalam rapat tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan 151 kegiatan apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat polda, 180 kegiatan kesiapan lapangan, serta 2.850 kegiatan sosialisasi pencegahan yang melibatkan personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa di berbagai daerah. Selain itu, sebanyak 168.500 kegiatan patroli darat dan perairan telah dilakukan bersama berbagai unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, hingga masyarakat setempat. Langkah tersebut diperkuat melalui pemanfaatan drone untuk mendeteksi dan memetakan titik api secara cepat dan akurat. Pada aspek kekuatan personel, Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dari total 58 ribu personel yang dimiliki secara nasional. Sementara itu, Korps Brimob Polri menyiagakan 23.360 personel dari total kekuatan sekitar 61 ribu personel untuk mempercepat respons terhadap situasi darurat di lapangan. Polri juga menerapkan sistem rayonisasi antarsatuan kewilayahan sebagai langkah untuk mempercepat mobilisasi personel maupun peralatan apabila terjadi peningkatan eskalasi kebakaran di wilayah tertentu. Di bidang teknologi, Polri mengoperasikan sejumlah command center yang berada di wilayah Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Fasilitas tersebut telah terhubung dengan sistem milik Kementerian Kehutanan, BNPB, dan Basarnas untuk memantau perkembangan titik panas secara real time. Selain itu, Polri juga memanfaatkan kamera pengawas (closed-circuit television atau CCTV) yang terpasang di sejumlah pos pemantauan, serta mengembangkan penggunaan drone produksi dalam negeri guna mendukung pemetaan wilayah rawan kebakaran. “Arahan Bapak Wakapolri sangat jelas, yaitu memastikan setiap personel yang bertugas memiliki perlengkapan yang memadai, mulai dari baju tahan api, sepatu tahan api, penutup kepala, masker, hingga peralatan pemadaman bergerak. Keselamatan personel harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanggulangan karhutla,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. Wakapolri juga memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pendataan ulang terhadap embung, waduk, kanal, dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air ketika terjadi kebakaran. Mabes Polri telah menyiapkan dukungan anggaran yang dapat diajukan melalui kapolda maupun kapolres untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut. Sementara itu, dari seluruh armada udara yang dimiliki Polri, saat ini terdapat empat helikopter yang memiliki kemampuan water bombing. Armada tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung proses pemadaman di wilayah-wilayah prioritas yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Menurut data, luas lahan yang terdampak karhutla saat ini mencapai sekitar 107.465 hektare. Adapun lima wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi berada di Kalimantan Barat, Riau, Papua Selatan, Aceh, dan Sulawesi Selatan. “Bapak Wakapolri juga menekankan kepada seluruh jajaran agar terus memperkuat langkah mitigasi secara berkelanjutan melalui prinsip 5M, yakni man, money, method, material, dan machine. Dengan kesiapan personel, sarana, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis penanganan karhutla dapat berjalan secara lebih efektif,” tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Cirebon Kota,-Bodik-kasusnews.com,.Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menegaskan dukungannya terhadap program penataan kawasan Kali Sukalila yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Cirebon. Komitmen tersebut disampaikan saat mendampingi Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau progres pembangunan kawasan Kali Sukalila, Kamis (30/7/2026), usai kegiatan silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota Cirebon. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Hingga akhir Juli 2026, progres pembangunan Segmen 1 telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan selesai pada penghujung tahun sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang publik yang aman dan nyaman. AKBP Bimantoro Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Cirebon Kota siap mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan kawasan publik harus diiringi dengan penguatan aspek keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman. Ia menilai penataan Kali Sukalila tidak hanya mempercantik wajah Kota Cirebon, tetapi juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, pariwisata, serta interaksi sosial masyarakat. Oleh karena itu, Polres Cirebon Kota akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Cirebon dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kapolres menegaskan bahwa dukungan kepolisian terhadap pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan kegiatan, tetapi juga dengan membangun koordinasi yang baik bersama pemerintah daerah agar setiap tahapan proyek dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan masyarakat. Menurut AKBP Bimantoro Kurniawan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, Polres Cirebon Kota berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kawasan Kali Sukalila direncanakan menjadi ruang publik terpadu yang dilengkapi jalur pedestrian, jogging track, taman, serta penataan lingkungan sungai. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan kawasan yang lebih tertata, nyaman, dan menjadi salah satu ikon baru Kota Cirebon. Sinergi antara Polres Cirebon Kota dan Pemerintah Kota Cirebon diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan dapat berjalan optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi warga. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Polres Cirebon Kota mendukung penuh program pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. (Asep Rusliman)

Majalengka,- Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan kelestarian lingkungan, kebersihan fasilitas publik, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi di wilayah Kabupaten Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan aksi kepedulian lingkungan secara bergotong royong. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat dan peduli lingkungan ini difokuskan pada kegiatan kurve bersama guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, asri, dan nyaman, Jumat (31/07/2026) pagi. ‎Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. bersama Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta melibatkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka, personel Polres Majalengka, dan elemen masyarakat. ‎Aksi gotong royong ini dipusatkan di sepanjang jalur protokol Jalan Raya KH. Abdul Halim, membentang mulai dari depan Kantor Inspektorat Kabupaten Majalengka hingga kawasan depan Mako Polres Majalengka. Dengan penuh semangat kebersamaan, para personel dan jajaran Forkopimda membahu membersihkan sampah, merapikan area bahu jalan, serta memastikan saluran air di kawasan tersebut bebas dari penumpukan limbah domestik. ‎Sinergitas yang terjalin antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan DLH ini bertujuan nyata untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama. Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memupuk kesadaran kolektif demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang sehat dan tertata rapi. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Satlantas Polres Kuningan kembali menggelar razia terhadap pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak sebanyak 67 pelanggar. Rinciannya, 66 unit sepeda motor dan satu lembar STNK dikenai sanksi tilang. Razia yang dilaksanakan jajaran Unit Turjawali Satlantas Polres Kuningan itu diawali dengan apel kesiapan serta pengarahan kepada seluruh personel. Penindakan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait kebisingan knalpot brong. Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, mengatakan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. “Kami terus melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain melanggar aturan, suara bising dari knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas,” ujar AKP Aktuin Moniharapon kepada awak media, Kamis 30 Juli 2026. Ia mengimbau para pengendara agar menggunakan knalpot standar pabrikan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Menurutnya, razia knalpot brong akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik yang berada di wilayah hukum Polres Kuningan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. “Kami berharap masyarakat ikut mendukung upaya ini dengan tidak lagi menggunakan knalpot brong. Keselamatan dan kenyamanan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. “Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani. “Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas,” katanya. Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional,” ungkapnya. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya. Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., saat penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar, Rabu (29/7/2026) Kapolda Jabar mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan media massa, sekaligus memperkuat kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Irjen Pipit. Ia menegaskan media arus utama memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, menurutnya, media profesional menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta. “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya. Irjen Pipit menegaskan seluruh jajaran Polda Jabar diinstruksikan tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, proses verifikasi menjadi prinsip utama agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa secara cepat. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan publik. Karena itu, Irjen Pipit berharap media profesional dapat menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta. “Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya. Kapolda Jabar juga menegaskan Polda Jabar terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” katanya. Selain itu, Irjen Pipit mengajak media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Polda Jabar dan insan pers terus ditingkatkan. Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang konstruktif, serta pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026) Ketua Dewan Juri lomba jurnalistik, Irwan Nasir, mengapresiasi komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam melakukan penilaian. Selama proses penjurian, kata dia, tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga. Ia menjelaskan karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian yang ditulis sesuai kaidah jurnalistik. Beragam karya tersebut mengangkat sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat. “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan. Ia berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan media, sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun pemenang lomba Juara Jurnalistik dalam memperingati HUT Bhayangkara ini yaitu: 1. Rahmat Hidayat dari Tribunnews Bogor dengan judul “Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut” 2. Jejep Falahul Alam dari Kabar Majalengka.Pikiran Rakyat.Com dengan judul “Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan” 3. Dede Adhitama dari BritaSatu.com dengan judul “Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu Bandung 30 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar