Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Rabu (26/11/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 127 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu maupun arak bali. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 14 botol miras pabrikan berbagai merek, 108 botol miras tradisional ciu, dan 5 botol arak bali. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Sumber, Plumbon, dan Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 127 botol miras dari di wilayah Kecamatan Sumber, Plumbon, dan Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Kamis (27/11/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa Firda Asih, seorang jurnalis dari Media Koran Cirebon, di area Stadion Bima, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa, 25 November 2025, telah memicu respons cepat dari berbagai pihak. Polres Cirebon Kota (Ciko) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Ciko bergerak cepat untuk menindaklanjuti kasus ini. Firda Asih bersama sejumlah jurnalis media nasional lainnya mendatangi Kantor Dishub Ciko untuk membahas masalah curanmor yang kerap terjadi di kawasan Car Free Day (CFD) Bima. Kepala Dishub Ciko, Andi Hermawan, menyambut baik kedatangan para jurnalis dan mempertemukan mereka dengan Iman, bagian parkir Dishub Ciko, untuk mencari solusi terbaik terkait masalah ini. Andi Hermawan menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin dan baru mengetahui adanya kejadian curanmor yang menimpa Firda Asih. “Dengan adanya kejadian ini, saya pertemukan Iman Bidang Parkir Dishub Ciko dengan jurnalis-jurnalis tersebut agar segera menindaklanjuti, di antaranya secepatnya menemui Paguyuban Bima untuk membicarakan ini dan mencari solusi terbaik khusus di perparkiran,” ujarnya. Iman menambahkan bahwa area parkir di Bima sudah dihentikan operasionalnya selama sekitar satu bulan terakhir karena maraknya kasus curanmor, termasuk yang dialami oleh Firda Asih. Pihaknya berjanji akan segera menemui Paguyuban Bima untuk membahas masalah ini. Firda Asih mengungkapkan harapannya agar curanmor di Bima dapat segera ditindaklanjuti, khususnya curanmor di area parkir Bima. Ia juga menyoroti peran serta APH (Aparat Penegak Hukum) dan Dishub dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. Firda Asih juga mempertanyakan peran Paguyuban Bima dalam menjaga keamanan di wilayah tersebut. Motor Scoopy merah hitam miliknya dengan No. Pol. E 4321 D0, No. Rangka MHIJM0313PK479231, dan No. Mesin JM03E1479282, diharapkan dapat segera ditemukan. Respon cepat dari Polres Cirebon Kota dan Dishub Ciko membuat Firda Asih merasa kagum dan menunggu informasi tindak lanjut dari kedua instansi tersebut setelah berembuk dengan Paguyuban Bima Ciko. Asep NS, Pimred Media Online Penajournalis.com/Wapimred Media Koran Cirebon sekaligus Sekretaris DPP Gabungan Media Online dan Cetak (GMOCT), menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa Firda Asih. “Kami 100 lebih media yang tergabung di GMOCT merasa prihatin dengan Firda Asih jurnalis media Koran Cirebon korban Curanmor di Bima dan sangat menyayangkan kejadian ini. Tindakan ini tidak hanya merugikan korban secara materi tapi menghambat tugas jurnalistiknya dan mengutuk keras aksi kriminal ini,” tegasnya. GMOCT mendesak Polres Cirebon Kota segera mengungkap pelaku dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Pernyataan serupa juga datang dari Fery Rusdiono (Ketua DPP Persatuan Wartawan Online Dwipantara/PWOD), Umar Amaro (Ketua DPD HIPWI), Juanda (Ketua PWRI Kabupaten Cirebon), Muhadi (Ketua Forum Wartawan Cirebon/FWC), dan Toto (Ketua SMSI Kabupaten Cirebon). Mereka mengingatkan para jurnalis untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan, serta meminta pihak berwenang untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di area publik, khususnya di tempat-tempat keramaian. Mohamad Alif Santoso, Ketua PWI Kota Cirebon, juga menyampaikan keprihatinannya dan menyoroti bahwa area Stadion Bima rawan pencurian sehingga harus menjadi perhatian petugas keamanan. Ia menambahkan bahwa Stadion Bima seharusnya dilengkapi dengan kamera CCTV di setiap sudut untuk memantau aksi kejahatan. PWI Kota Cirebon berharap pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan segera menangkap pelaku agar motor Firda Asih dapat segera dikembalikan. #noviralnojustice #polresciko #poldajabar (Asep Rusliman)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Polisi mengamankan mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam. Korban terluka di punggung kiri. Kasat Reskrim Polres Kuningan, Iptu Abdul Aziz, mngatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. “Kejadian itu di Jalan Raya Ciawigebang-Cidahu, Blok Kojengkang, Desa Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu,” kata Aziz, Selasa (25/11/2025). Aziz mengatakan, pelaku adalah SM (20) yang merupakanwarga Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu. Korban adalah SS (22) warga Desa Cipakem, Kecamatan Maleber. “Pelaku saat melakukan tindak pidana dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengenai bagian punggung sebelah kiri korban sehingga menimbulkan luka sayatan,” kata Aziz. Dia menceritakan, peristiwa bermula saat korban mendapatkan telepon dari terduga pelaku yang mengatakan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami kehabisan bensin di sekitar tempat kejadian. “Kemudian korban yang pada saat itu sedang berada di daerah Ciawigebang bergegas menemui menggunakan sepeda motor. Namun setibanya di tempat kejadian terduga pelaku melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap korban,” ungkapnya. Polisi menangkap pelaku setelah menerima laporan dari orang tua korban. “Kami berhasil mengamankan pelaku di satu rumah tepatnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu,” katanya. Aziz mengatakan, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP ancaman penjara 5 tahun. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) lalu-lintas pagi siang dan sore secara serentak serta Masif, Senin (24/11/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel jajaran Polresta Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H, mengatakan, kegiatan Gatur Lalu lintas tersebut dilaksanakan serentak oleh seluruh personel jajaran Polresta Cirebon baik Opsnal maupun Staf serta Polsek Jajaran Polresta Cirebon. “Kegiatan ini untuk Meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan baik yang hendak pulang ke rumah, setelah berbagai aktivitas lainnya, termasuk Mengoptimalkan kehadiran petugas Polri berseragam di lapangan pada jam-jam sibuk/ rawan sehingga masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas,” katanya. Ia mengatakan, melalui kegiatan tersebut juga Petugas Polri dapat merespons cepat dan datang ke TKP lebih dekat bila terjadi gangguan Kamtibmas dan ada laporan dari masyarakat. Selain itu, Melaksanakan Pengaturan Arus Lalin meski dalam keadaan Cuaca Hujan demi kelancaran dan keselamatan Masyarakat khususnya para pengendara agar tidak terjadi Kemacetan. Menurutnya, personel Polresta Cirebon yang terlibat kegiatan GATUR Lalin tersebut sebanyak 979 orang terdiri dari Personel Bag/Sat/Si baik Opsnal maupun staf hingga Personel Polsek jajaran. Untuk memastikan efektivitasnya, pihaknta juga melakukan pengecekan dan pengawasan di lapangan oleh seluruh PJU, Kapolsek dan Perwira. “Kegiatan ini dilaksanaan setiap hari di 166 titik terdiri dari Lokasi Perempatan, Lokasi Pertigaan, Traffic light, ⁠Lokasi sekolah, Lokasi Perkantoran, Lokasi Pasar Tradisional, Lokasi Pabrik, U-Turn, Lokasi lain sesuai situasi dan kebutuhan,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Majalengka, Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., memberikan pengarahan penting kepada para Kepala Satuan (Kasat) dan Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka dalam kegiatan yang digelar di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, pada Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres turut didampingi oleh Plh. Kabag Ops, AKP Endoy Sahru, S.Sos., M.M., serta dihadiri para PJU dan anggota yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Pada kesempatan itu, Kompol Asep Agustoni menekankan pentingnya peran para Kasat dan PJU untuk melakukan pengawasan serta memberikan penekanan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) agar tidak melakukan pelanggaran, terutama saat menjalankan tugas operasional. “Saya meminta kepada seluruh Kasat dan PJU untuk lebih meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh personel. Pastikan PNPP memahami aturan, mematuhi SOP, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi,” tegas Wakapolres. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dalam pelaksanaan tugas dapat berdampak besar terhadap citra Polri di mata masyarakat. Oleh sebab itu, pimpinan satuan diminta untuk aktif memberikan arahan, pengendalian, dan evaluasi secara berkala. Plh. Kabag Ops AKP Endoy Sahru turut menambahkan pentingnya ketegasan dan konsistensi dalam setiap tindakan kepolisian di lapangan. “Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas. Setiap personel harus mengedepankan profesionalisme dan bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan,” ujarnya. Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan para Kasat dan PJU dapat semakin memperkuat pembinaan internal, mencegah potensi pelanggaran, serta memastikan setiap PNPP melaksanakan tugas dengan penuh integritas, sesuai aturan dan nilai-nilai kepolisian. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kehormatan dan profesionalisme Polres Majalengka dalam melayani masyarakat.(*) (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,., (Senin, 24/11/2025), – Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar acara silaturahmi bersama Keluarga Besar TNI (KBT) yang berlangsung di Pendopo Makodim 0614/Kota Cirebon. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi yang tergabung dalam Keluarga Besar TNI, antara lain KB PEPABRI, LVRI, KB FKPPI, GM FKPPI, serta PPM Kota Cirebon. Acara silaturahmi ini merupakan wujud nyata hubungan harmonis dan komunikasi yang terus terjalin antara Kodim 0614/Kota Cirebon dengan seluruh unsur Keluarga Besar TNI. Kehadiran para tokoh dan pengurus organisasi KBT memberikan suasana hangat dan penuh keakraban. Dandim 0614/Kota Cirebon dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengarahan sekaligus sambutan kepada seluruh peserta silaturahmi. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, memperkuat komunikasi, serta terus berperan aktif dalam mendukung tugas-tugas TNI di wilayah Kota Cirebon. “Silaturahmi ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional, memperkuat sinergi, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Dandim juga mengapresiasi kontribusi seluruh organisasi KBT yang selama ini ikut menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung berbagai program TNI di tingkat daerah. Ketua PEPABRI Kota Cirebon yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya acara silaturahmi bersama Keluarga Besar TNI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan, memperkuat hubungan emosional, serta mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu. “Kami sangat mengapresiasi undangan dari Kodim 0614/Kota Cirebon. Silaturahmi ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara para purnawirawan, veteran, dan seluruh keluarga besar TNI. Nilai persatuan, disiplin, dan semangat juang harus terus kita pelihara bersama,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan komitmen PEPABRI untuk terus mendukung setiap program TNI, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta membina generasi muda agar tetap memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Kegiatan silaturahmi berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Acara diakhiri dengan ramah tamah sebagai bentuk memperkokoh kebersamaan antara Kodim 0614/Kota Cirebon dan Keluarga Besar TNI. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Pengamanan Kegiatan Arak-arakan Memayu Buyut Trusmi Wetan Kec. Plered Kab. Cirebon, Minggu (23/11/2025). Kegiatan itu dipimpin oleh Kapolresta Cirebon yang diwakili Kabag Ops KOMPOL SUTARJA S.H.,M.H., dan didampingi PJU Polresta Cirebon. Menurut Sutarja, pengamanan tersebut melibatkan 390 personel gabungan. Kegiatan pengamanan diawali dengan Apel kesiapan pra tugas dan APP yang dilaksanakan di Mapolsek Weru pada pukul 05.00 Wib diikuti oleh seluruh personel yang terlibat pengamanan. Adapun kegiatan tersebut diantaranya berupa arak- arakan dengan menampilkan barisan pusaka, sesepuh desa, dan pejabat serta berbagai kebudayaan masyarakat sekitar berupa ogoh – ogoh, tari – tarian, hasil kerajinan batik, makanan khas Cirebon, aneka musik tradisional maupun modern serta hasil kreativitas lainnya. Rute Arak – Arakan tersebut dari mulai Kramat Buyut trusmi – Jl. Buyut trusmi – Jl. Syekh Datul Kahfi – Jl. Otista Weru – Jl. Panembahan dan masuk lagi ke Buyut Trusmi. Selain itu, Memayu Buyut Trusmi tersebut merupakan Tradisi turun temurun masyarakat setempat yang dilaksanakan setiap tahun untuk menyambut datangnya musim hujan. “Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar dan situasi aman kondusif. Dalam pelaksanaannya, Polresta Cirebon bersama pihak Dishub Kab. Cirebon melakukan rekayasa lalu lintas guna menciptakan situasi lalu-lintas yang lancar, dan pada pukul 10.00 Wib seluruh kegiatan acara selesai,” katanya. (Asep Rusliman)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Kurang dari 24 jam setelah penemuan mayat seorang perempuan di Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan. Korban, Suhaimah (52), seorang ibu rumah tangga, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumahnya pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 09.45 WIB. Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, tim kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan secara intensif sejak laporan pertama diterima. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa tujuh saksi yang dianggap memiliki informasi penting terkait kasus tersebut. Selain itu, sejumlah barang bukti telah diamankan oleh petugas, antara lain sebuah pisau yang diduga digunakan oleh pelaku, sandal, telepon genggam milik korban dan pelaku, serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka serius pada bagian perut dan kepala, menunjukkan adanya tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian. Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam bagi warga sekitar dan mendorong aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Berbekal kerja cepat dan koordinasi yang baik, tim Satreskrim berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DM, seorang pemuda berusia 18 tahun yang diketahui merupakan tetangga korban. Saat ini DM menjalani pemeriksaan lanjutan guna mengungkap motif serta kronologi lengkap dari kejadian tragis tersebut. “Kami bekerja cepat dan profesional. Dalam waktu singkat, terduga pelaku sudah berhasil diamankan, dan penyidikan terus berlanjut,” tegas AKP Arwin. Polres Indramayu berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan seadil-adilnya dan memastikan keadilan bagi korban serta keluarganya. Pihak kepolisian juga berjanji akan terus memberikan informasi transparan mengenai perkembangan hasil penyidikan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan. Kasus pembunuhan ini menjadi peringatan serius akan pentingnya keamanan lingkungan dan kewaspadaan bersama dalam menjaga ketentraman masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal serupa di masa mendatang. Polisi juga mengimbau agar warga segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan guna mempercepat penanganan dan pencegahan kejahatan. (Asep.R)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Satlantas Polres Cirebon Kota menggencarkan upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dengan menyasar langsung komunitas pekerja di jalan raya. Sekitar 60 pengemudi ojek online (Ojol) Grab mengikuti sosialisasi intensif Operasi Zebra Lodaya 2025 yang dirangkai dengan edukasi safety driving, Jumat (21/11) pagi. Kegiatan ini merupakan langkah pembinaan preventif untuk memperkuat kedisiplinan dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Cirebon, mengingat tingginya intensitas Ojol di jalan raya setiap hari. Pemaparan yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Sandhi Maulana, menekankan pentingnya kesadaran pengemudi Ojol untuk menjaga keselamatan kerja di tengah mobilitas tinggi. Materi yang disampaikan meliputi Aturan dasar lalu lintas dan sasaran prioritas Operasi Zebra Lodaya 2025 (seperti helm standar, kelengkapan surat, dan pelanggaran arus), Teknik berkendara aman dalam kondisi lalu lintas padat maupun cuaca ekstrem, dan Larangan membawa muatan berlebih dan bahaya penggunaan ponsel saat berkendara. “Edukasi keselamatan berkendara sangat penting khususnya bagi para pengemudi ojek online… kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci keselamatan bagi diri mereka dan masyarakat lainnya,” ujar AKP Ridwan Sandhi Maulana. Kegiatan berlangsung interaktif, memberikan ruang bagi para pengemudi untuk berbagi pengalaman di lapangan dan memperkuat komunikasi antara kepolisian dan mitra Ojol. (Asep.R)

‎Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menyalurkan 9.000 liter air bersih untuk warga Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, usai banjir merendam wilayah tersebut pada Rabu (19/11/2025) malam. Bantuan ini menjadi kebutuhan mendesak setelah air sumur warga berubah keruh akibat tingginya genangan. ‎ ‎Banjir yang melanda dua desa itu membuat aktivitas warga terganggu sejak malam hingga Kamis pagi. Selain merendam sejumlah rumah, luapan air juga mencemari sumber air bersih sehingga warga kesulitan mendapatkan pasokan layak konsumsi. Melihat kondisi tersebut, Polresta Cirebon bergerak cepat mengirimkan bantuan melalui Polsek Waled. ‎ ‎Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, melalui Kapolsek Waled AKP M. Fadholi, S.H., menegaskan bahwa bantuan air bersih ini menjadi langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. ‎ ‎”Kami dari Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih kepada Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon,” ujarnya, Kamis (20/11/2025). ‎ ‎Menurutnya, air bersih segera disalurkan karena kondisi pascabanjir membuat pasokan air di dua desa tersebut tidak dapat digunakan. ‎ ‎”Mengingat peristiwa yang menimpa desa tersebut, Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih karena air di wilayah tersebut keruh imbas banjir tadi malam. Kami memberikan 9.000 liter air bersih,” ungkap Kapolsek Waled. ‎ ‎Kedatangan mobil tangki air disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi sudah menunggu di beberapa titik distribusi. Warga tampak membawa jeriken, ember, dan galon untuk mendapatkan jatah air bersih yang disediakan aparat kepolisian. ‎ ‎Kuwu (Kepala Desa) Mekarsari, Gojin, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Polresta Cirebon terhadap kebutuhan warganya. ‎ ‎”Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Polresta Cirebon,” ucapnya. ‎ ‎Ucapan serupa disampaikan Pemerintah Desa Gunungsari. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang masih memulihkan diri dari dampak banjir. ‎ “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Gunungsari,” tuturnya. ‎ ‎Banjir di Kecamatan Waled beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat intensitas hujan meningkat. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait terus memperhatikan kondisi infrastruktur dan pengelolaan aliran air agar kejadian serupa tidak kembali terulang. ‎ ‎Sementara itu, Polresta Cirebon memastikan akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah bantuan tambahan apabila diperlukan. Bagi warga Mekarsari dan Gunungsari, distribusi 9.000 liter air bersih ini menjadi bantuan awal yang sangat berarti di tengah masa pemulihan. ‎ (Asep Rusliman)