Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan pemberantasan peredaran gelap narkotika berjalan secara progresif demi melindungi masa depan generasi bangsa, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Majalengka Polda Jabar kembali sukses mengungkap kasus menonjol. Langkah penegakan hukum yang dikemas melalui strategi law enforcement yang presisi ini difokuskan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika golongan I jenis tembakau sintetis di wilayah hukum Kabupaten Majalengka, Sabtu (27/06/2026). Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran operasi penangkapan ini dipusatkan langsung di sebuah rumah yang beralamat di Blok Ahad RT 002 RW 009 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Pengungkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, S.H. atas arahan Kapolres Majalengka, setelah jajarannya melakukan pengintaian intensif berdasarkan laporan masyarakat yang resah akan adanya peredaran barang haram tersebut. Operasi penyergapan yang bergulir pada Kamis (25/06/2026) sore sekira pukul 14.30 WIB tersebut berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AFNH (20), seorang buruh harian lepas yang berdomisili di Desa Burujul Wetan. Proses penggeledahan rumah pelaku disaksikan secara transparan oleh salah seorang warga setempat CSH (35), guna memastikan jalannya penegakan hukum berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang sah. Dari tangan tersangka AFNH, petugas Satres Narkoba berhasil menyita sejumlah barang bukti siap edar, yakni 5 paket narkotika jenis tembakau sintetis yang sudah terbalut rapi dengan lakban warna hitam. Selain narkotika, petugas juga mengamankan alat pendukung pengemasan berupa 3 pack plastik klip berukuran sedang, 1 buah lakban besar hitam, 2 buah lakban kecil hitam, serta 1 pack pahpir (kertas rokok). Petugas juga menyita uang tunai diduga hasil penjualan senilai Rp 1.900.000, 1 unit HP Samsung Galaxy J1 Ace putih, dan 1 unit HP Redmi 8A biru dengan kondisi layar LCD pecah yang diduga kuat digunakan untuk sarana bertransaksi. Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak dapat berkutik ketika petugas menemukan barang-barang terlarang tersebut disembunyikan di dalam rumah. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka beserta seluruh barang bukti langsung digiring ke Kantor Satres Narkoba Polres Majalengka. Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara yang berat. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Turnamen Tenis Meja Kapolres Cup 2026 menjadi momentum baru bagi pembinaan olahraga tenis meja di Sukabumi. Kejuaraan yang digelar Polres Sukabumi Kota dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 itu tidak hanya menghadirkan persaingan di atas meja, tetapi juga membuka ruang lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai kalangan. Sekitar 300 peserta ambil bagian dalam turnamen perdana tersebut. Mereka berasal dari kategori pelajar, masyarakat umum hingga perwakilan sejumlah instansi, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga tenis meja. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, penyelenggaraan Kapolres Cup merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan olahraga sekaligus upaya mencari regenerasi atlet yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. “Kejuaraan ini kami harapkan menjadi wadah munculnya atlet-atlet muda berprestasi. Antusiasme peserta sangat luar biasa, sehingga menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan turnamen seperti ini,” ujarnya, usai membuka kegiatan, Sabtu (27/6/2026). AKBP Sentot menyatakan, regenerasi atlet menjadi faktor penting dalam menjaga prestasi olahraga. Karena itu, Kapolres Cup diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang setiap tahunnya. “Pembinaan tidak boleh berhenti. Kami ingin ke depan lahir lebih banyak atlet berkualitas yang bisa membawa nama baik Kota Sukabumi,” katanya. Selain tenis meja, Polres Sukabumi Kota juga menggelar berbagai perlombaan olahraga lainnya untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Di sisi lain, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, H. Yose Dwiocta Putera, menilai kolaborasi bersama Polres Sukabumi Kota menjadi langkah positif dalam memperkuat ekosistem pembinaan tenis meja di daerah. Ia mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempertemukan klub-klub tenis meja dari Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam suasana kebersamaan. “Melalui kegiatan ini kami bisa mempererat silaturahmi antarklub sekaligus memantau potensi atlet-atlet muda, terutama dari kalangan pelajar,” ujarnya. Menurut Yose, PTMSI akan menjadikan Kapolres Cup sebagai pijakan awal untuk memperluas kompetisi usia dini. Dalam waktu mendatang, pihaknya berencana menggelar kejuaraan khusus pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA agar proses pencarian atlet dapat dilakukan lebih sistematis. Ia juga berharap tenis meja mendapat perhatian lebih dalam dunia pendidikan, termasuk peluang masuk ke ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), sehingga para atlet pelajar memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang sekaligus memperoleh manfaat bagi jenjang pendidikan mereka. (Usep)
CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polresta Cirebon berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan peserta dari unsur kepolisian, Bhayangkari, aparatur sipil negara, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum memadati kawasan Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (26/6/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan olahraga bersama, lomba tradisional berbasis kearifan lokal, joget moshing, dan pasar rakyat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Hadir pula para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, ASN, pengurus Bhayangkari, hingga masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon. Sejak pagi hari, suasana di Mapolresta Cirebon dipenuhi semangat kebersamaan. Personel Polri dan masyarakat tampak berbaur tanpa sekat, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Momentum tersebut menjadi gambaran nyata semakin eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat yang selama ini terus dibangun melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang diikuti secara serentak oleh seluruh peserta. Selain bertujuan menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani, olahraga bersama juga menjadi simbol pentingnya membangun solidaritas, kekompakan, dan semangat kebersamaan di antara seluruh elemen masyarakat. Gelak tawa, canda, serta interaksi hangat terlihat menghiasi setiap rangkaian kegiatan, memperlihatkan kedekatan yang semakin erat antara anggota Polri dan warga. Usai olahraga bersama, kemeriahan berlanjut melalui berbagai lomba tradisional yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Beragam permainan rakyat yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat kembali dihadirkan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya bangsa. Tidak hanya menjadi hiburan, perlombaan tersebut juga mengandung pesan penting tentang nilai gotong royong, kerja sama, sportivitas, kebersamaan, serta semangat persatuan yang selama ini menjadi karakter masyarakat Indonesia. Sorak sorai para peserta dan penonton semakin menambah semarak suasana. Personel Polri, Bhayangkari, hingga masyarakat saling memberikan dukungan kepada peserta lomba tanpa memandang status maupun profesi. Kehangatan tersebut menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi pesta kebersamaan seluruh masyarakat. Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan joget moshing yang menjadi hiburan penuh energi. Alunan musik yang menggema di halaman Mapolresta Cirebon berhasil mengajak seluruh peserta larut dalam suasana penuh kegembiraan. Kapolresta Cirebon bersama jajaran, Bhayangkari, dan masyarakat tampak menikmati hiburan tersebut sebagai bentuk kebersamaan yang mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Di sisi lain, keberadaan pasar rakyat menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Berbagai stan UMKM lokal menawarkan aneka kuliner khas Cirebon, makanan tradisional, minuman, produk kerajinan tangan, hingga kebutuhan sehari-hari. Kehadiran pasar rakyat tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai produk dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu meningkatkan daya saing serta memperluas jaringan pemasaran. Polresta Cirebon melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan melibatkan pelaku UMKM dalam setiap kegiatan besar institusi, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum untuk semakin memperkuat sinergitas antara Polri dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu upaya membangun kepercayaan publik sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat. Puncak kemeriahan berlangsung saat pembagian doorprize yang ditunggu-tunggu seluruh peserta. Suasana berubah menjadi haru dan penuh kebahagiaan ketika Kapolresta Cirebon bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon mengumumkan hadiah utama berupa paket ibadah umrah. Sorak gembira dan tepuk tangan mengiringi pengumuman nama-nama penerima hadiah yang beruntung. Empat orang yang berhasil memperoleh hadiah umrah tersebut yakni IPDA Amir Ariful Mujid selaku Kasi TIK Polresta Cirebon, IPDA Imron, S.H. selaku Kanit Reskrim Polsek Astanajapura, Brigadir Bambang Tri Cahyono, S.H. dari Satlantas Polresta Cirebon, serta Ny. Fetty Verawati dari Bhayangkari Cabang Kota Cirebon. Rasa syukur dan haru tampak jelas dari wajah para penerima hadiah. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, karena hadiah umrah bukan sekadar doorprize, melainkan hadiah yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi para penerimanya. Selain hadiah utama, Kapolresta Cirebon juga menyerahkan berbagai hadiah kepada para juara lomba tradisional sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, sportivitas, dan kekompakan yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan. Penyerahan hadiah berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan disambut antusias oleh seluruh peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menjadi indikator kuat bahwa hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon terus terjalin dengan baik. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga bersama, pelestarian budaya lokal, pemberdayaan UMKM, hingga berbagi kebahagiaan melalui hadiah umrah menjadi cerminan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Doa Bersama Lintas Agama secara daring melalui sarana Zoom Meeting pada Kamis (25/06/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., dan diikuti oleh para pejabat utama Polres Majalengka, personel Polri, serta para tokoh dan pemuka agama dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Majalengka. Doa bersama lintas agama ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara selama 80 tahun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memohon doa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam sambutannya, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa momentum HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri oleh para pemuka agama dari masing-masing agama yang secara bergantian memimpin doa sesuai keyakinan masing-masing. Suasana berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman. Melalui kegiatan ini, Polres Majalengka berharap sinergitas antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, juga dilaksanakan oleh jajaran Polres Cirebon Kota, Kamis 25 Juni 2026. Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan Bengkel Gratis Bersama Ojol Kamtibmas sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Latpri Polres Cirebon Kota dan mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Selain memberikan manfaat langsung kepada para pengemudi ojek online, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kasat Binmas Polres Cirebon Kota, Iptu Erni Suhaeni mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, para pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena membantu mobilitas warga sekaligus menjadi bagian dari elemen masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban. “Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk perawatan kendaraan, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan membangun kedekatan antara Polri dengan komunitas ojek online,” tuturnya. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.50 WIB tersebut dimanfaatkan para anggota Ojol Kamtibmas untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaraan secara gratis. Melalui layanan ini, para pengemudi dapat memastikan kondisi sepeda motor yang digunakan setiap hari tetap dalam keadaan prima. Kendaraan yang terawat dengan baik dinilai sangat penting untuk menunjang keselamatan berkendara sekaligus meningkatkan kenyamanan saat memberikan layanan kepada masyarakat. Karena itu, program bengkel gratis ini mendapat antusiasme tinggi dari para pengemudi yang hadir. Sejumlah pejabat utama Polres Cirebon Kota turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, Kabag Log Kompol Didin, Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, Kasat Intelkam AKP Iwan, serta KBO Sat Binmas IPTU Maman S. Bengkel gratis bagi pengemudi ojek online menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. (Asep Rusliman)
Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Upaya penyelundupan obat keras dan narkotika ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cirebon berhasil digagalkan petugas keamanan. Modus yang digunakan terbilang nekat, yakni dengan menyembunyikan barang terlarang di area sensitif tubuh seorang pengunjung wanita. Peristiwa tersebut terjadi saat layanan kunjungan warga binaan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026. Aktivitas kunjungan yang awalnya berjalan normal mendadak menjadi perhatian setelah petugas mencurigai gerak-gerik salah seorang pengunjung berinisial APD. Perempuan tersebut datang ke Rutan Kelas I Cirebon bersama seorang anak laki-laki untuk menemui suaminya yang tengah menjalani masa pidana. Namun, ketelitian petugas keamanan dalam melakukan pemeriksaan berhasil mengungkap dugaan upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan rutan. Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, menjelaskan bahwa kecurigaan petugas muncul saat pemeriksaan rutin terhadap seluruh pengunjung yang hendak memasuki area layanan kunjungan. Sesuai prosedur keamanan yang berlaku, petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Hasilnya, ditemukan sejumlah barang yang diduga akan diselundupkan kepada salah satu warga binaan. “Setelah dilakukan pemeriksaan di toilet area kunjungan, petugas menemukan 103 butir obat keras jenis tramadol serta dua klip plastik yang diduga berisi narkotika jenis tembakau sintetis,” ujar Jonson. Barang-barang tersebut diketahui disembunyikan di area kemaluan APD. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, barang terlarang itu diduga akan diberikan kepada suaminya yang menghuni kamar 4B di Rutan Kelas I Cirebon. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran pengamanan rutan. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) segera memerintahkan pengamanan terhadap APD sekaligus memanggil warga binaan yang menjadi tujuan kunjungan guna dimintai keterangan lebih lanjut. (Asep Rusliman)
CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar kegiatan Bhakti Sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta Cirebon, Kamis (25/6/2026), menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Turut hadir Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Dini Eko Munarianto, para pejabat utama Polresta Cirebon, pengurus Bhayangkari, perwakilan Kapolsek jajaran, serta berbagai elemen masyarakat. Bhakti sosial tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, komunitas becak dan bentor, ojek pangkalan, tukang parkir, serta masyarakat di wilayah hukum Polsek jajaran Polresta Cirebon. Sebanyak 600 paket sembako disalurkan dengan rincian 160 paket untuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, 75 paket untuk komunitas becak dan bentor, 75 paket untuk komunitas ojek pangkalan, 20 paket untuk tukang parkir, dan 270 paket lainnya didistribusikan melalui Polsek jajaran Polresta Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program kemanusiaan yang dilaksanakan Polri. Masyarakat yang menerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan Polresta Cirebon. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kegiatan ini dinilai menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Asep Rusliman)
Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon menjadi pusat perhatian setelah sekelompok massa firma hukum sandekla trimukti, AMCB, BATARA menggelar aksi demonstrasi di depan kantor tersebut 24 juni 2026. Dalam aksi itu, para demonstran menyampaikan berbagai tuntutan terkait tata kelola pendidikan serta meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, untuk mundur dari jabatannya. Massa aksi datang dengan membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan serta kritik terhadap kebijakan yang dinilai belum mampu menjawab berbagai persoalan di dunia pendidikan. Dalam orasinya, para demonstran menyampaikan aspirasi mereka terkait transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Cirebon. Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain: Membebaskan pungutan liar Dana BOS. Memprioritaskan perbaikan sekolah yang rusak parah. Menghentikan monopoli kegiatan hanya pada satu kelompok rekanan. Mengawasi distribusi MBG yang tidak sesuai mutu dan harga. Tuntutan yang utama, ganti Kepala Dinas Pendidikan. Koordinator aksi, Mulyadi Zeki, meminta pihak Disdik kabupaten Cirebon menghentikan pungutan. “kami menduga kuat pihak Disdik melakukan pungutan liar kesetiap para kepala sekolah disetiap mengambil rekomedasi pencairan dana BOS. Maka hal itu segera dihentikan Memperioritaskan sekolah yang rusak untuk direhabilitas, karena fakta dilapangan ditemukan sekolah yang masih bagus direhabilitas tapi sekolah yang rusak dibiarkan. Jangan ada monopoli dalam kegiatan proyek di pendidikan, karena fakta di lapangan proyek-proyek pendidikan kuat dugaan dikerjakan oleh satu kelompok rekanan. Pihak Disdik harus mengawasi pelaksanan MBG yang terkesan pihak Disdik diam tidak ada pengawasan kepada program MBG. Kami meminta agar Ronianto segera meninggalkan kursi kepemimpinan di Disdik Kabupaten Cirebon, karena selama Saudara Ronianto menjabat, tidak ada perubahan nyata di dunia pendidikan Kabupaten Cirebon,” tegas Mulyadi Zeki kordinator lapangan dalam orasinya 24 juni 2026. bahwa demonstrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kemajuan pendidikan. Menurutnya, berbagai persoalan yang selama ini muncul perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait, khususnya bupati Kabupaten Cirebon H. Imron. Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Demonstrasi tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya kebijakan publik, khususnya di sektor pendidikan, agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan peserta didik serta kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon. (Asep Rusliman)
CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cakrabuana, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut merupakan bagian dari Pembinaan Tradisi Polri sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Hadir mendampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, personel Polri, ASN, serta Bhayangkari. Suasana penuh penghormatan dan refleksi tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di monumen TMP Cakrabuana, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan yang telah mendahului. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan loyalitas kepada seluruh anggota Polri. Menurutnya, jasa para pahlawan menjadi fondasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian di bidang masing-masing, termasuk dalam tugas kepolisian yang mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Para pahlawan telah memberikan teladan tentang keikhlasan berjuang tanpa pamrih. Nilai-nilai itulah yang harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas anggota Polri,” ujarnya. Ia menambahkan, tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri Untuk Masyarakat”, menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang humanis, profesional, responsif, dan berintegritas. Kegiatan ziarah dan tabur bunga juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan mengenang perjuangan para pendahulu, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa setiap tugas yang diemban merupakan bagian dari upaya menjaga amanah bangsa. Selain memperkuat nilai historis dan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan Polri terhadap para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya negara. Semangat patriotisme yang diwariskan para pahlawan diharapkan terus menginspirasi seluruh anggota Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di era modern. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya. Dengan meneladani nilai perjuangan para pahlawan, Polri diharapkan semakin mampu menjawab harapan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan rasa hormat yang mendalam kepada para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara serta dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga. Agenda sakral institusi Polri ini dilaksanakan sebagai momentum refleksi diri untuk meneladani jiwa patriotisme dan pengorbanan para leluhur demi mengoptimalkan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat, Rabu (24/06/2026). Dalam pelaksanaannya, pergelaran upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan langsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sawala, Jalan Raya Cirebon-Bandung, Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 150 personel gabungan lintas satuan fungsi. Rangkaian upacara ziarah rombongan berlangsung dengan penuh khusyuk, diawali dengan tibanya Inspektur Upacara di lapangan, laporan Komandan Upacara, dilanjutkan dengan penghormatan mulia kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga replika secara simbolis oleh Kapolres Majalengka, pembacaan doa, penghormatan terakhir, serta laporan penutup dari Komandan Upacara. Setelah prosesi upacara formal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi tabur bunga di atas pusara makam para pahlawan yang dilakukan oleh Kapolres Majalengka beserta seluruh pejabat utama dan peserta upacara. Adapun pasukan upacara terdiri dari masing-masing satu pleton Perwira Staf/Kapolsek jajaran, Sat Samapta, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Lantas, serta perwakilan gabungan Polsek jajaran. Di sela-sela kegiatan, petugas pengamanan internal dari Sipropam juga tetap mengingatkan para personel untuk menjaga kebersihan area makam serta selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan swakarsa di sekitar lokasi demi kenyamanan bersama. (Asep Rusliman)