Bidik-kasusnews.com -.Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kepolisian Sektor Banjarwangi Polres Garut mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan akan menikahi anak korban sekaligus membangun rumah milik keluarga korban di Kampung Cihonje, Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Kapolsek Banjarwangi IPDA Ipar Suparlan, S.E., mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang dicurigai telah melakukan aksi penipuan terhadap salah satu warga. Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, ketika terduga pelaku berinisial N.S. (46), warga, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, datang ke rumah korban, Empad bin Musa (74), seorang buruh tani warga Kampung Cihonje, Desa Banjarwangi. Sebelumnya, terduga pelaku diketahui telah berkomunikasi melalui media sosial Facebook dengan anak korban, Mimin, dan mengaku memiliki niat serius untuk menikahinya. Saat bertemu keluarga korban, N.S. meyakinkan keluarga bahwa dirinya akan menikahi Mimin sekaligus membangun rumah milik korban. Atas janji tersebut, pada Kamis (16/7/2026), rumah korban mulai diruntuhkan dengan bantuan warga sekitar sebagai persiapan pembangunan. Terduga pelaku juga mengajak salah seorang anggota keluarga korban berbelanja material bangunan di sebuah toko material di wilayah Cikajang dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp113 juta. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak toko, diketahui bahwa seluruh pembelian material tersebut belum dibayar atau masih berstatus utang (bon). Selain menjanjikan pembangunan rumah, terduga pelaku juga disebut- sebut berjanji akan membangun sebuah masjid di Kampung Cihonje. Merasa curiga dengan berbagai janji tersebut, warga kemudian menghubungi petugas Polsek Banjarwangi. Personel kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan N.S. untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan selanjutnya membawanya ke Polsek Banjarwangi guna pemeriksaan lebih lanjut. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material berupa rumah yang telah diruntuhkan beserta kerugian lainnya dengan nilai ditaksir sekitar Rp70 juta. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, satu tas pinggang, nota pembelian material bangunan, serta papan dan kayu kaso sekitar dua meter kubik. “Terduga pelaku diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Garut untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Ipda Ipar Suparlan, Sabtu (19/07/26) Polres Garut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal, terutama yang memberikan janji-janji besar tanpa disertai bukti maupun kemampuan yang jelas. Apabila menemukan dugaan tindak pidana, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat. Bandung, 19 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com – Sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek jajaran sekaligus menyapa warga di wilayah hukum Polres Majalengka pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Polsek berjalan dengan baik. Dalam setiap kunjungannya, Kapolres berdialog langsung dengan personel Polsek dan masyarakat guna mendengarkan aspirasi, masukan, serta situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Di sela-sela kegiatan, AKBP Rita Suwadi menyempatkan diri menyapa warga dengan penuh keakraban. Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh masyarakat yang merasa senang dapat berinteraksi secara langsung dengan pimpinan Polres Majalengka. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat sinergi dengan kepolisian. Kapolres Majalengka juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi maupun permasalahan yang berkaitan dengan keamanan kepada pihak kepolisian. Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta selalu hadir di tengah masyarakat. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jumat 17 Juli 2026. Tiga anak kembar penyandang disabilitas netra yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an, menerima kunjungan sekaligus bantuan sosial dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan. Dalam kegiatan bertajuk Jumat Berkah tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini menyerahkan tiga boks berisi sembako dan makanan, serta bantuan uang tunai kepada keluarga Ahmad Taufik (54). Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga, yang tetap tegar mendampingi anak-anaknya menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an meski memiliki keterbatasan penglihatan. Ahmad Taufik menceritakan, ketiga putra kembarnya mengalami disabilitas netra sejak lahir. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu karena mereka lahir prematur saat usia kandungan sekitar enam bulan sehingga perkembangan saraf, khususnya saraf mata, belum sempurna. “Ketiganya lahir prematur. Kata dokter, karena sarafnya belum berkembang sempurna, akhirnya berdampak pada penglihatannya.” “Dari tiga anak itu, satu masih memiliki sedikit kemampuan melihat, tetapi hanya dalam jarak yang sangat dekat,” tutur Ahmad. Ia mengungkapkan, ketiga anaknya sempat menjalani perawatan intensif di inkubator selama sekitar 40 hari setelah dilahirkan. Meski memiliki keterbatasan fisik, mereka justru menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Ketiga anak tersebut bernama Farhan, Farhat, dan Farhaz yang kini berusia 10 tahun dan lahir pada 3 September 2016. Mereka merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Selain mereka, Ahmad memiliki seorang anak perempuan sebagai anak kedua, sementara anak lainnya laki-laki. Saat ini, ketiganya menempuh pendidikan di SLB Perwari Kasturi Kuningan. Tidak hanya aktif belajar, mereka juga telah menyelesaikan program tahfidz dan mengikuti wisuda penghafal Al-Qur’an di Yayasan Netra Berkah Mandiri. Cita-cita mereka masing-masing ada yang ingin menjadi Hafidz Qur’an, kemudian menjadi ustaz dan dosen. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,.Ketua Majelis Adat Sunda Jabar (Masda) Irjen Pol. Purn. Dr.H., anton Charliyan yang lebih dikenal sebagai Abah Anton Charly, yang juga mantan Kapolda Jabar 2016–2017, mendampingi Kapolda Jabar baru Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.H., M.H., di Mapolda Jabar pada acara Apel Sabuk Babinkamtibmas, sekaligus perkenalan pertama dengan komunitas masyarakat jabar, Jum’at (17/7/2026) Dalam apel tersebut, Pipit Rismanto mengatakan bahwa dalam rangka memaksimalkan kinerja Polri di Jawa Barat, dirinya akan lebih mengedepankan Babinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan polri. “Karena Jawa Barat sebagai wilayah yang jumlah penduduknya terbesar di Indonesia mempunyai dinamika sosial yang sangat tinggi dan strategis sebagai kota penyangga ibu kota, pusat pendidikan, kota industri, pusat investasi, kota tujuan kuliner, dan lain-lain.” ujar Kapolda Jabar, Sabtu (18/7/2026) Ia pun berkomitmen mengabdikan diri sepenuhnya untuk masyarakat jawa barat dengan membawa program 9 komander wish dan 4 prinsip kerja, yakni adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif. karena saat itu merupakan apel pertama, Pipit pun memperkenalkan diri bahwa yang bersangkutan adalah akpol angkatan 1994 yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolda Kalbar. Untuk itu, ia memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat jawa barat, baik dari kalangan tokoh budaya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik, instansi, tni, pemda, terutama tokoh agama karena jawa barat dikenal sebagai daerah yang religius. Abah Anton Charliyan sebagai tokoh nasional dan sesepuh masyarakat sunda Jabar yang diminta ikut mendampingi saat konferensi pers menyampaikan bahwa dirinya sebagai mantan Kapolda Jabar sekaligus sebagai kakak seniornya akan all out mendukung dan memberikan apresiasi penuh terhadap kebijakan Kapolda baru, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan program kapolda baru yang mengusung tema “Bersama jaga rawat Jawa Barat Istimewa.” “Jangankan diminta,” sambungnya, “Tanpa diminta pun sebagai Purnawirawan Polri pasti akan selalu mendukung dan mengawal program- program Kepolisian Jawa Barat.” ujarnya Anton dalam kesempatan perdana ini sekaligus mengucapkan selamat bertugas kepada Kapolda baru beserta keluarganya. semoga sukses, dimudahkan segala urusannya, dicintai anggota dan masyarakat, serta betah di Jawa Barat yang dikenal dengan masyarakatnya yang ramah, someah, hade kasemah, serta mempunyai pemandangan alam yang sangat indah. Hadir dalam acara apel dan perkenalan tersebut antara lain Rektor Unla Irjen Pol. Purn. Dr. Kamil Rajak, S.H., M.H., Ketua MUI Jabar, Ketua NU, Ketua KBP3 Polri Mugi Sujana, Ketua BUJP Jabar Rudi, Ketua Senkom Polri Tito, para Pejabat Utama Polda Jabar mulai dari Waka Polda, para direktur, para Karo, para Kapolres, Kapolresta, serta seluruh Babinkamtibmas di Jawa Barat. Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan ramah tamah di ruang depan mapolda jabar. Bandung, 18 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling yang dilanjutkan dengan silaturahmi bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khairiyah Cirebon di Masjid Jami’ Nurul Huda, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Intelkam Polda Jabar Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan Putra, S.I.K., Dir Polairud Polda Jabar Kombes Pol. Edward Indharmawan E.C., S.I.K., M.H., Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, serta Kapolsek Sumber AKP Afandi, S.H., M.H. Kehadiran Kapolda Jawa Barat beserta rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khairiyah Cirebon, Alhabib Miqdad bin Gasim Baharun dan Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsy. Setelah melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Sholat Jumat Keliling merupakan salah satu upaya mempererat hubungan emosional antara Polri dengan para ulama, tokoh agama, pondok pesantren, dan masyarakat. “Ulama dan pondok pesantren adalah mitra strategis Polri dalam menjaga persatuan dan membangun kesejukan di tengah masyarakat. Melalui silaturahmi seperti ini, kami ingin terus memperkuat kolaborasi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta merawat persatuan melalui semangat Jaga Rawat Jawa Barat. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan ulama dan masyarakat serta menjadi penguat sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah. “Kunjungan dan silaturahmi Bapak Kapolda Jawa Barat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergitas antara Polri, ulama, pondok pesantren, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di wilayah hukum Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol. Imara Utama. Ia menambahkan, Polresta Cirebon akan terus mendukung kebijakan dan program Polda Jawa Barat dengan memperkuat kemitraan bersama seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan yang humanis, dialogis, dan Presisi, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi wujud komitmen Polda Jawa Barat bersama Polresta Cirebon dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan para ulama dan pondok pesantren sebagai mitra strategis untuk mewujudkan Jawa Barat yang aman, damai, dan semakin solid. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,.Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Barat yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, hingga investasi sangat tinggi. Hal itu disampaikan Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema Bersama Kita Jaga dan Rawat Jawa Barat Istimewa. Menurut Irjen Pol. Pipit, Jawa Barat merupakan Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, dan tujuan investasi nasional. “Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar serta dinamika yang tinggi di Indonesia. Jawa Barat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, tujuan investasi, sekaligus wilayah yang memiliki posisi strategis secara nasional,” kata Kapolda Jabar. “Menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat bukan sekadar kepentingan daerah, tetapi juga menjadi fondasi stabilitas nasional.” ungkapnya. Namun tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks. Mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial hingga kriminalitas menuntut pola kerja kepolisian terus beradaptasi. “Dalam konteks inilah saya menaruh harapan besar kepada saudara- saudara sekalian yang hadir di hadapan saya hari ini. Saudara-saudara adalah bagian dari garda terdepan. Saudara-saudaralah yang pertama mendengar dan menjawab harapan masyarakat,” ujarnya. Irjen Pol. Pipit mengajak seluruh Bhabinkamtibmas dan elemen masyarakat memperkuat kolaborasi agar keamanan di Jawa Barat tetap terjaga. Bandung, 17 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Guna menjaga kondusivitas dan stabilitas keamanan di tingkat wilayah, para Kapolsek beserta seluruh jajaran di bawah naungan Polres Kuningan secara masif mengintensifkan jalinan koordinasi dan komunikasi ke markas Komando Rayon Militer (Koramil) di wilayah hukum masing-masing. Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk implementasi nyata dalam menyamakan persepsi serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. Rabu (15/07/26). Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Kuningan, AKP Mugiyono, S.E., M.M., menegaskan bahwa komunikasi dua arah antara kepolisian sektor dan satuan TNI di tingkat kecamatan merupakan pilar utama dalam menghadirkan rasa aman bagi warga. Hubungan emosional dan kerja sama yang erat ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan bersama, mulai dari patroli gabungan berskala mikro, pemetaan titik rawan, hingga penyelesaian berbagai persoalan sosial secara humanis di tingkat desa. Melalui instruksi langsung dari pimpinan, seluruh jajaran Kapolsek bergerak aktif menyambangi Koramil di tiap-tiap kecamatan untuk berdialog dan menyusun strategi pengamanan wilayah. Sinergi ini tidak hanya terbatas pada level perwira, namun juga diturunkan secara konkret oleh para personel Bhabinkamtibmas yang berkolaborasi bahu-membahu bersama Babinsa di lapangan dalam mengawal berbagai program pembangunan serta menjaga ketenteraman lingkungan. Jalinan komunikasi yang solid ini mendapat respons positif dari jajaran TNI di tingkat Koramil. Kehadiran personel Polri yang proaktif dalam berkoordinasi dinilai mampu mempercepat alur informasi dan penanganan perdana jika sewaktu-waktu terjadi dinamika sosial atau bencana alam di kewilayahan, sehingga pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan jauh lebih optimal serta tepat sasaran. Komitmen kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa di Kabupaten Kuningan, jajaran TNI dan Polri berdiri tegak di barisan depan dengan soliditas yang tidak tergoyahkan. Semangat kebersamaan ini selaras dengan jargon yang terus digaungkan di lapangan, yakni TNI-Polri Solid, Bersama Rakyat TNI-Polri Kuat, demi mewujudkan wilayah hukum Kuningan yang aman, damai, dan kondusif. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,-Bidik-kasusnews.com,.17 Juli 2026 – Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) PETANI, Hery Reang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang bantuan hukum, pendampingan masyarakat, serta sinergi dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi simbol penghormatan atas peran aktif YLBH PETANI dalam memberikan edukasi hukum, pendampingan kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi yang konstruktif dengan aparat penegak hukum demi mewujudkan keadilan yang berkeadaban. Dalam keterangannya, Hery Reang mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. atas penghargaan yang diberikan kepada saya. Penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi, melainkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar YLBH PETANI agar terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Hery Reang. Ia juga memanjatkan doa agar penghargaan tersebut membawa keberkahan dan menjadi penyemangat untuk terus berbuat kebaikan. “Alhamdulillah, Barakallah atas penghargaan yang saya terima. Semoga pencapaian ini menjadi berkah, membawa manfaat bagi banyak orang, serta menjadi ladang amal kebaikan. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tuturnya. Hery Reang menegaskan bahwa YLBH PETANI akan terus berkomitmen menjalankan tugasnya sebagai lembaga bantuan hukum yang profesional, independen, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, sinergi antara lembaga bantuan hukum dan institusi kepolisian merupakan bagian penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang humanis, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh lapisan masyarakat. Sementara itu, penghargaan yang diberikan Kapolres Indramayu mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan apresiasi kepada individu maupun lembaga yang telah berkontribusi positif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam membangun kesadaran hukum, menjaga kondusivitas daerah, serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan organisasi bantuan hukum, sehingga kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Dengan penghargaan tersebut, Hery Reang berharap semangat pengabdian dan nilai-nilai keadilan terus tumbuh, sehingga kehadiran YLBH PETANI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pencari keadilan serta turut mendukung terciptanya Indonesia yang aman, tertib, dan berkeadilan. (Asep Rusliman)

KOTA CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.17 Juli 2026 – Hari ini, Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., bersama jajaran melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa-siswi SMAN 3 Kota Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Dalam kesempatan itu, AKP Juntar Hutasoit menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset sekaligus penerus bangsa yang kelak akan menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, mereka harus dijaga, dibimbing, dan diberikan pendidikan karakter agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), tawuran, geng motor, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. “Anak-anak adalah harapan dan penerus bangsa. Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Karena itu, manfaatkan masa sekolah untuk belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, jauhi narkoba, jangan melakukan bullying, jangan ikut tawuran, serta bangun karakter yang baik demi meraih cita-cita,” pesan AKP Juntar Hutasoit di hadapan para pelajar. Selain memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja, Kapolsek juga mengajak para siswa agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar, serta selalu mematuhi aturan hukum dan tata tertib sekolah. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan serta aktif berdiskusi mengenai pentingnya menjaga masa depan dengan menjauhi perilaku yang melanggar hukum. Melalui kegiatan ini, Polsek Cirebon Selatan Timur berharap seluruh pelajar dapat menjadi generasi yang unggul, cerdas, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Polri meyakini bahwa pembinaan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa nasionalisme, serta menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju. (Asep Rusliman)

Jakarta,-Bidik-kasusnews.com,.17 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus digital, praktik judi online terus menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Berbagai iming-iming keuntungan instan, bonus besar, hingga janji cepat kaya hanyalah ilusi yang pada akhirnya lebih banyak meninggalkan kerugian daripada keuntungan. Pemerintah pun terus menggencarkan kampanye edukasi bahwa judi online pasti merugikan dan berdampak luas terhadap kondisi ekonomi, sosial, hingga masa depan generasi bangsa. Fenomena judi online bukan lagi sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi telah berkembang menjadi persoalan sosial yang menggerus ketahanan keluarga. Banyak korban kehilangan tabungan, terlilit utang, mengalami gangguan mental akibat kecanduan, hingga kehilangan pekerjaan karena terus mengejar kemenangan yang tidak pernah benar-benar datang. “Judi online bukan side hustle, apalagi jalan cepat menjadi kaya. Yang ada justru dompet semakin tipis, pikiran dipenuhi tekanan, dan hubungan dengan keluarga maupun orang-orang terdekat ikut hancur. Jangan pernah menukar masa depan hanya demi sensasi kemenangan sesaat. Lebih baik bertumbuh perlahan dengan kerja keras daripada hancur karena mengejar keuntungan instan.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati lahir dari kerja keras, kejujuran, disiplin, serta kesabaran, bukan dari permainan yang sejak awal dirancang untuk menguntungkan penyelenggara. Berbagai lembaga pemerintah juga terus mengingatkan bahwa judi online dapat memicu kemiskinan, konflik rumah tangga, tindak kriminal, hingga mengancam masa depan anak-anak dan remaja. Di era digital saat ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak menggunakan teknologi. Internet semestinya dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berwirausaha, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang ekonomi yang produktif, bukan menjadi pintu masuk praktik perjudian yang merusak kehidupan. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah, diharapkan terus memperkuat edukasi dan pengawasan agar generasi muda tidak terjebak dalam lingkaran judi online. Membangun karakter yang kuat dan literasi digital menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai ancaman di ruang digital. Karena pada akhirnya, kesuksesan bukan ditentukan oleh keberuntungan sesaat, melainkan oleh usaha yang konsisten, integritas yang terjaga, dan keberanian untuk memilih jalan yang benar. Masa depan yang cerah tidak dibangun dengan berjudi, tetapi dengan bekerja, berkarya, dan terus belajar.